Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 251
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Minggu  07  Desember  2025

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

 

Drs. I Made Urip, M.Si.Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP), memberikan tanggapan keras dan menegaskan perlunya langkah cepat sebelum Indonesia benar-benar kehilangan salah satu ikon dunia.

Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan “Jatiluwih”, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Kawasan yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (World Cultural Heritage/WBD) sejak 2012 itu tengah menghadapi tekanan serius akibat pembangunan pariwisata yang tidak terkendali. Alih fungsi lahan yang kian masif dikhawatirkan mengancam kelestarian sistem “subak” yang menjadi tulang punggung penetapan WBD tersebut.

Status WBD Bukan Sekadar Gelar, Ini Warisan Leluhur yang Tidak Boleh Rusak

Made Urip menegaskan, status WBD yang diperoleh melalui proses panjang merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat Bali. Jika status itu sampai dicabut oleh UNESCO akibat pelanggaran tata ruang, maka kerugian budaya, ekonomi, dan citra Bali akan sangat besar.

“Jika status WBD dicabut, kerugiannya tidak terhitung. Ini ikon dunia yang diwariskan leluhur, bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi untuk dijaga bersama,” ujarnya.

Iklan

Menurutnya, ajaran Hindu melalui konsep “Tri Hita Karana” menegaskan pentingnya keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. Jatiluwih sebagai kawasan pertanian berteras yang unik merupakan perwujudan nyata dari prinsip tersebut.

Alih Fungsi Lahan dan Pembangunan Komersial Diwaspadai

Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemprov Bali, Madyudut, juga menyoroti masifnya alih fungsi lahan dan pembangunan fasilitas komersial di Jatiluwih yang dinilai melampaui batas kewajaran.

Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi merusak struktur lanskap budaya subak yang menjadi dasar utama penetapan Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia.

“Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat mengancam predikat itu. Ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi soal keberlanjutan subak dan kelestarian alam,” tegasnya.

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Ekonomi Warga Terdongkrak

Sejak ditetapkan sebagai WBD oleh UNESCO, Jatiluwih memang mengalami lonjakan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Keindahan hamparan sawah berundak dan sistem irigasi tradisional subak menjadi daya tarik utama dunia.

Made Urip mengakui, pariwisata telah memberi dampak positif pada ekonomi warga.

“Wisatawan datang karena ingin melihat sawah, subak, dan kehidupan tradisi di Jatiluwih. Ini membawa berkah bagi masyarakat. Karena itu justru harus dijaga, bukan diubah menjadi kawasan beton,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan agar ekonomi tumbuh tanpa merusak lingkungan dan warisan leluhur.

“Jangan sampai Jatiluwih Menjadi Kebun Beton”

Politisi senior Bali itu mengingatkan bahwa pembangunan berlebihan justru dapat menghapus karakter utama Jatiluwih sebagai lanskap budaya pertanian.

“Tugas kita adalah menjaga agar tidak terjadi konversi lahan berlebihan. Jangan sampai Jatiluwih menjadi kebun beton. Kalau alam rusak, wisata pun ikut mati,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat, pemerintah, dan pelaku pariwisata harus bersatu menjaga kelestarian kawasan ini agar tetap menjadi kebanggaan dunia dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Harapan untuk Pemerintah dan Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Made Urip mengapresiasi langkah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan yang turun langsung menemukan pelanggaran di lapangan. Ia mendorong agar penertiban dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pembinaan kepada masyarakat.

“Saya sangat mendukung Pansus. Penertiban harus dilakukan tegas, karena menyelamatkan kawasan WBD berarti menyelamatkan masa depan Bali,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten meningkatkan pengawasan agar Jatiluwih tetap terjaga sesuai nilai-nilai budaya dan ketentuan UNESCO.

Kelestarian Jatiluwih adalah Tanggung Jawab Bersama

Sebagai warisan budaya dunia, Jatiluwih bukan hanya milik Tabanan atau masyarakat subak, melainkan aset budaya global yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Kelestarian Jatiluwih menentukan masa depan pertanian Bali dan citra Bali sebagai destinasi budaya dunia. Ini tanggung jawab kita semua,” tutup Made Urip.

Jatiluwih bukan sekadar sawah berundak. Ini adalah identitas Bali, warisan dunia, dan sumber hidup ribuan petani.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)

    Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04 Juni  2024 Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)     Bali, indonesiaexpose.co.id – Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, perkembangan harga Provinsi Bali pada Mei 2024 secara bulanan mengalami deflasi sebesar -0,10% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,32% (mtm) dan lebih dalam dibandingkan deflasi nasional sebesar -0,03% (mtm).Namun […]

  • Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

    Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 2 Juli 2021   Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat   Kapolda Jabar lrjen Pol Drs Ahmad Dofiri, M.Si   Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akan menerapkan sanksi tindakan hukum bagi warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) pada saat pelaksanaan PPKM Darurat, yang […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  09  Agustus  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 01 Maret 2021   Sertijab Wali Kota Denpasar, Jaya Negara Ucapkan Terima Kasih Kepada Rai Mantra     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan Plh Wali Kota Denpasar berlangsung, Senin (1/3/2021) di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar. Berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pelaksanaan […]

  • Perluasan Jaringan di Sumatera  Jaringan 4G XL Axiata Layani 82% Desa di Rokan Hulu

    Perluasan Jaringan di Sumatera Jaringan 4G XL Axiata Layani 82% Desa di Rokan Hulu

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pekanbaru,  Minggu  12  September 2021.   Perluasan Jaringan di Sumatera Jaringan 4G XL Axiata Layani 82% Desa di Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hulu menjadi salah satu daerah prioritas dalam perluasan jaringan 4G XL Axiata di Sumatera. Kini ada sebanyak 114 desa yang berada di 12 kecamatan sudah terjangkau jaringan 4G XL Axiata. Permintaan atas layanan […]

  • Presiden Jokowi Tekankan Pembangunan SDM Kunci Indonesia Emas 2045

    Presiden Jokowi Tekankan Pembangunan SDM Kunci Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  18  November  2023 Presiden Jokowi Tekankan Pembangunan SDM Kunci Indonesia Emas 2045       Lebih lanjut, Presiden memandang bahwa kepemimpinan nasional yang kuat juga dibutuhkan dalam menghadapi tantangan tersebut. Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Meski tantangan ke […]

expand_less