Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Minggu  07  Desember  2025

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

 

Drs. I Made Urip, M.Si.Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP), memberikan tanggapan keras dan menegaskan perlunya langkah cepat sebelum Indonesia benar-benar kehilangan salah satu ikon dunia.

Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan “Jatiluwih”, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Kawasan yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (World Cultural Heritage/WBD) sejak 2012 itu tengah menghadapi tekanan serius akibat pembangunan pariwisata yang tidak terkendali. Alih fungsi lahan yang kian masif dikhawatirkan mengancam kelestarian sistem “subak” yang menjadi tulang punggung penetapan WBD tersebut.

Status WBD Bukan Sekadar Gelar, Ini Warisan Leluhur yang Tidak Boleh Rusak

Made Urip menegaskan, status WBD yang diperoleh melalui proses panjang merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat Bali. Jika status itu sampai dicabut oleh UNESCO akibat pelanggaran tata ruang, maka kerugian budaya, ekonomi, dan citra Bali akan sangat besar.

“Jika status WBD dicabut, kerugiannya tidak terhitung. Ini ikon dunia yang diwariskan leluhur, bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi untuk dijaga bersama,” ujarnya.

Iklan

Menurutnya, ajaran Hindu melalui konsep “Tri Hita Karana” menegaskan pentingnya keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. Jatiluwih sebagai kawasan pertanian berteras yang unik merupakan perwujudan nyata dari prinsip tersebut.

Alih Fungsi Lahan dan Pembangunan Komersial Diwaspadai

Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemprov Bali, Madyudut, juga menyoroti masifnya alih fungsi lahan dan pembangunan fasilitas komersial di Jatiluwih yang dinilai melampaui batas kewajaran.

Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi merusak struktur lanskap budaya subak yang menjadi dasar utama penetapan Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia.

“Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat mengancam predikat itu. Ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi soal keberlanjutan subak dan kelestarian alam,” tegasnya.

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Ekonomi Warga Terdongkrak

Sejak ditetapkan sebagai WBD oleh UNESCO, Jatiluwih memang mengalami lonjakan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Keindahan hamparan sawah berundak dan sistem irigasi tradisional subak menjadi daya tarik utama dunia.

Made Urip mengakui, pariwisata telah memberi dampak positif pada ekonomi warga.

“Wisatawan datang karena ingin melihat sawah, subak, dan kehidupan tradisi di Jatiluwih. Ini membawa berkah bagi masyarakat. Karena itu justru harus dijaga, bukan diubah menjadi kawasan beton,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan agar ekonomi tumbuh tanpa merusak lingkungan dan warisan leluhur.

“Jangan sampai Jatiluwih Menjadi Kebun Beton”

Politisi senior Bali itu mengingatkan bahwa pembangunan berlebihan justru dapat menghapus karakter utama Jatiluwih sebagai lanskap budaya pertanian.

“Tugas kita adalah menjaga agar tidak terjadi konversi lahan berlebihan. Jangan sampai Jatiluwih menjadi kebun beton. Kalau alam rusak, wisata pun ikut mati,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat, pemerintah, dan pelaku pariwisata harus bersatu menjaga kelestarian kawasan ini agar tetap menjadi kebanggaan dunia dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Harapan untuk Pemerintah dan Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Made Urip mengapresiasi langkah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan yang turun langsung menemukan pelanggaran di lapangan. Ia mendorong agar penertiban dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pembinaan kepada masyarakat.

“Saya sangat mendukung Pansus. Penertiban harus dilakukan tegas, karena menyelamatkan kawasan WBD berarti menyelamatkan masa depan Bali,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten meningkatkan pengawasan agar Jatiluwih tetap terjaga sesuai nilai-nilai budaya dan ketentuan UNESCO.

Kelestarian Jatiluwih adalah Tanggung Jawab Bersama

Sebagai warisan budaya dunia, Jatiluwih bukan hanya milik Tabanan atau masyarakat subak, melainkan aset budaya global yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Kelestarian Jatiluwih menentukan masa depan pertanian Bali dan citra Bali sebagai destinasi budaya dunia. Ini tanggung jawab kita semua,” tutup Made Urip.

Jatiluwih bukan sekadar sawah berundak. Ini adalah identitas Bali, warisan dunia, dan sumber hidup ribuan petani.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakorlantas Polri Bersama Menhub Tinjau Penyekatan PPKM Darurat di KM 31 Tol Cikampek

    Kakorlantas Polri Bersama Menhub Tinjau Penyekatan PPKM Darurat di KM 31 Tol Cikampek

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 20  Juli  2021   Kakorlantas Polri Bersama Menhub Tinjau Penyekatan PPKM Darurat di KM 31 Tol Cikampek   Menhub Bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat Meninjau Penyekatan di Tol KM 31 Cikampek. Dok. Humas Polri. (18/7/21) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau […]

  • Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture

    Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  03  Mei  2024 Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture     XL Axiata Smart Manufacture merupakan solusi IoT untuk mendigitalisasikan aset seperti mesin, sensor, PLC, robot, dan motor dari industri manufaktur dimana data-data yang dihasilkan dapat ditangkap, dikirim, divisualisasikan dan dianalisis lebih lanjut melalui suatu dashboard. Solusi digital ini […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  20  Maret  2025 Renungan  Joger  

  • Anggiat Napitupulu Kakanwil Kemenkumham Bali : WBBM Bukan Sebuah  Prestasi, Tapi  Ajang  Pembentukan

    Anggiat Napitupulu Kakanwil Kemenkumham Bali : WBBM Bukan Sebuah  Prestasi, Tapi  Ajang  Pembentukan

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  07  Februari  2023 Anggiat Napitupulu Kakanwil Kemenkumham Bali : WBBM Bukan Sebuah  Prestasi, Tapi  Ajang  Pembentukan   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Tindaklanjut dari dibentuknya Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Kakanwil Kemenkumham Bali memimpin kegiatan Rapat Rencana Kerja Pembangunan Zona […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Bali , Rabu  04   Pebruari  2026 Renungan JOGER  

  • Presiden Prabowo  Lantik Sanjaya – Dirga  Jadi   Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Periode 2025 – 2030

    Presiden Prabowo  Lantik Sanjaya – Dirga  Jadi   Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 20  Pebruari  2025 Presiden Prabowo  Lantik Sanjaya – Dirga  Jadi   Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Periode 2025 – 2030   Bupati Tabanan terpilih, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos, didampingi Ny. Budiasih Dirga, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo […]

expand_less