IGN Alit Kelakan DPR RI: Persatuan Bangsa Terancam, Generasi Muda Diminta Jadi Garda Pancasila
- account_circle 080
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, Senin 22 Juni 2026
IGN Alit Kelakan DPR RI: Persatuan Bangsa Terancam, Generasi Muda Diminta Jadi Garda Pancasila
Bali, indonesiaexpose.co.id – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Kesuma Kelakan, menekankan pentingnya Empat Pilar MPR RI sebagai benteng utama menjaga kebhinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah meningkatnya radikalisme, intoleransi, serta penyebaran hoaks di era digital.
Dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Denpasar, Senin (22/6/2026), anggota Badan Pengkajian MPR RI itu mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama, bukan dijadikan sumber perpecahan.
“Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia harus menjadi perekat persatuan, bukan sumber perpecahan. Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi yang menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar tetap harmonis dan berkeadilan,” tegas Kesuma Kelakan.
Ia menjelaskan, Empat Pilar MPR RI terdiri dari Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar tersebut menjadi landasan utama dalam memperkuat karakter bangsa sekaligus menjaga stabilitas nasional.
Kesuma Kelakan menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga ancaman nonmiliter seperti radikalisme, intoleransi, kebencian, hingga maraknya informasi palsu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
“Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, masyarakat harus mampu menyaring informasi secara bijaksana. Memperkuat wawasan persahabatan melalui Empat Pilar menjadi benteng penting menghadapi berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan asal Bali itu juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Menurutnya, kaum muda harus memahami sejarah perjuangan bangsa dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila agar tidak kehilangan identitas nasional di tengah derasnya arus budaya global.
“Generasi muda harus menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi persatuan, menghormati keberagaman, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam membangun Indonesia,” ujarnya.
Kesuma Kelakan menambahkan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa yang wajib dijaga bersama melalui sikap toleransi, saling menghormati, dan semangat persaudaraan.
Ia menegaskan, keberhasilan menjalankan Empat Pilar MPR RI bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“Dengan pengamalan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara konsisten, Indonesia akan tetap kokoh menjadi bangsa yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur di tengah keberagaman yang dimiliki,” tutupnya.
(080)
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
