Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

  • account_circle 080
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  19  Juli  2026

Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

 

Bali, indonesiaexpose.co.id —  Polemik Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali semakin memanas. Instruksi Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), yang meminta seluruh anggota Fraksi Golkar di Pansus TRAP menghentikan keikutsertaan dalam inspeksi mendadak (sidak) maupun rapat dengar pendapat (RDP), menuai kritik tajam dari berbagai kalangan.

Sorotan keras datang dari dr. Sayoga, Ketua DPD Prajaniti Bali sekaligus Penasehat For Hati Bali. Ia menilai keputusan menarik anggota dari Pansus TRAP merupakan langkah yang tidak mencerminkan sikap kenegarawanan dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap partai politik maupun lembaga legislatif.

“Sangat disayangkan sikap tidak ksatria yang meninggalkan gelanggang sebelum pertempuran berakhir. Semestinya anggota pansus dan seluruh anggota dewan mendukung penuh kerja Pansus TRAP sampai tuntas,” tegas dr. Sayoga di Denpasar, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, intervensi terhadap kerja Pansus TRAP dapat dipersepsikan masyarakat sebagai tindakan yang sarat kepentingan.

“Intervensi semacam itu bisa dianggap sarat kepentingan. Ini menjadi preseden buruk dan dapat berimplikasi pada semakin melemahnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan anggota dewan,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat berhak mempertanyakan alasan di balik penarikan tersebut, terlebih Pansus TRAP sedang menangani berbagai dugaan pelanggaran tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang menjadi perhatian publik.

“Wajar masyarakat bertanya-tanya bahkan menaruh curiga. Sebagai ‘ Wakil Rakyat yang di Pilih Rakyat ‘ semestinya seluruh anggota dewan menunjukkan kekompakan dan tekad yang kuat untuk menyelamatkan serta membela kepentingan Bali, khususnya kawasan Pulau Serangan beserta seluruh aset dan kawasan sucinya,” tegasnya.

dr. Sayoga menegaskan dirinya tidak menolak investasi. Namun, menurutnya investasi harus berjalan sesuai hukum dan tidak boleh merusak Bali.

“Investasi tidak ada salahnya. Yang harus dilawan adalah perilaku serakah yang akhirnya merusak Bali. Jika dalam perjalanannya investasi terbukti merusak lingkungan, merugikan warga lokal, apalagi sampai menerjang pura dan membatasi akses krama untuk beribadah, maka investasi tersebut harus dihentikan,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar dilakukan dialog ulang dengan investor untuk memperjelas batas-batas aktivitas yang diperbolehkan dan yang dilarang sesuai ketentuan hukum dan kepentingan masyarakat Bali.

Lebih jauh, dr. Sayoga menilai keputusan menarik anggota dari Pansus TRAP merupakan langkah yang buruk, baik secara etika politik maupun dampaknya terhadap kehidupan demokrasi.

“Sikap penarikan semacam itu sangat buruk, baik dari sisi etika politik maupun dampaknya di masyarakat. Semua anggota Pansus TRAP dan seluruh anggota DPRD Bali semestinya mendukung penuh seluruh rekomendasi pansus. Mau investor besar atau kecil, kalau melakukan pelanggaran, aturan harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kebebasan menjalankan ibadah telah dijamin oleh konstitusi sehingga setiap bentuk pembatasan terhadap akses masyarakat ke tempat suci tidak boleh ditoleransi apabila terbukti melanggar hukum.

Menutup pernyataannya, dr. Sayoga menyampaikan pesan moral kepada para pejabat politik agar tetap memegang teguh amanat rakyat.

“Mereka yang berada di partai politik dan menjadi pejabat publik adalah kelompok ksatria. Tugasnya membela kepentingan rakyat, menjaga kesejahteraan masyarakat, serta memperjuangkan kebahagiaan bangsanya. Jangan sampai kehormatan itu turun karena lebih membela kepentingan pedagang atau pihak tertentu daripada kepentingan rakyat dan Bali,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Jaya Negara Buka Sosialisasi Bersama KPK RI, Tekankan Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi.

    Wali Kota Jaya Negara Buka Sosialisasi Bersama KPK RI, Tekankan Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi.

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  04  November  2025 Wali Kota Jaya Negara Buka Sosialisasi Bersama KPK RI, Tekankan Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tim Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi bagi […]

  • Polda Jabar Gelar Pesantren Kilat dan ltikaf Bersama Ulama di Masjid Al Amman Mapolda Jabar

    Polda Jabar Gelar Pesantren Kilat dan ltikaf Bersama Ulama di Masjid Al Amman Mapolda Jabar

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  16  Oktober  2019   Polda Jabar Gelar Pesantren Kilat dan ltikaf Bersama Ulama di Masjid Al Amman Mapolda Jabar     Jawa Barat,INDEX –  Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Jawa Barat, menyelenggarakan pesantren kilat dan itikaf bertempat di Masjid Al Amman Mapolda Jabar, sejak hari Jumat hingga Minggu, tanggal 11 sampai dengan […]

  • Jajaran PDI Perjuangan Bali beserta para Milenial Sosialisasikan bahaya Narkoba dan HIV/AIDS  dengan aksi Tik Tok 

    Jajaran PDI Perjuangan Bali beserta para Milenial Sosialisasikan bahaya Narkoba dan HIV/AIDS  dengan aksi Tik Tok 

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  07  Maret  2020   Jajaran PDI Perjuangan Bali beserta para Milenial Sosialisasikan bahaya Narkoba dan HIV/AIDS  dengan aksi Tik Tok   BALI,  INDEX  –  Tik Tok Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster yang juga Gubernur Bali mewarnai sosialisasi Narkoba/ HIV AIDS dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke 47 yang dihadiri ribuan para […]

  • Gubernur Wayan Koster Meletakan Batu Pertama Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta

    Gubernur Wayan Koster Meletakan Batu Pertama Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu  7  November  2020   Gubernur Wayan Koster Meletakan Batu Pertama Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta     BALI,  INDEX   – Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi melakukan peletakan batu pertama kegiatan Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (6/11) sore. Renovasi stadion milik club sepak bola Bali United ini mulai diberlakukan, setelah […]

  • Renungan  Joger 

    Renungan  Joger 

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 16 Mei 2023 Renungan  Joger  

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 1 Juni 2021   Jaya Negara Pimpin Apel Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2021.   “Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh” Bali, indonesiaexpose.co.id  – Momentum hari lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni diperingati serentak di seluruh Indonesia, mulai dari sekolah hingga instansi pemerintah. Tak terkecuali di Kota Denpasar, peringatan hari lahirnya Dasar […]

expand_less