Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

  • account_circle 002
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  25  Juli  2026

Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Rencana pemerintah membangun Pusat Keuangan Internasional (International Financial Center/IFC) di Bali menuai sorotan tajam dari kalangan akademisi. Di tengah persiapan pemerintah menyusun Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan hukum proyek tersebut, Guru Besar Unud Soroti Tata Ruang Bali, Ingatkan Ancaman Hilangnya Ruang Hidup Generasi Mendatang.

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., mengingatkan agar ambisi investasi tidak mengorbankan daya dukung lingkungan dan masa depan Pulau Dewata.

Menurut Prof. Salain, pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi wajib menghitung secara ilmiah kemampuan alam Bali dalam menerima tambahan beban pembangunan.

“Persoalannya bukan sekadar berapa besar keuntungan ekonomi yang diperoleh. Pertanyaan utamanya, berapa daya tampung Bali? Setelah itu, bagaimana daya lenting lingkungan kita untuk pulih ketika menerima tekanan pembangunan?” tegasnya.

Ia menilai konsep daya lenting lingkungan selama ini nyaris tidak pernah dijadikan indikator utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Akibatnya, berbagai aktivitas ekonomi terus bertambah tanpa diimbangi perhitungan mengenai akumulasi dampak terhadap lingkungan.

“Bali Bukan Ruang Tanpa Batas”

Prof. Salain mencontohkan fenomena sederhana yang selama ini luput dari perhatian pemerintah, yakni menjamurnya usaha laundry di berbagai wilayah Bali.

Menurutnya, hampir tidak pernah ada evaluasi mengenai ke mana limbah cair, deterjen, pewarna, maupun bahan kimia dari ribuan usaha tersebut bermuara.

“Siapa yang menghitung limbah itu dibuang ke mana? Siapa yang mengawasi? Semua aktivitas ekonomi menambah beban lingkungan, tetapi jarang dihitung secara serius,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap proyek besar akan menambah tekanan terhadap lingkungan apabila tidak didasarkan pada kajian ilmiah yang komprehensif.

Pertanyakan Urgensi IFC di Bali

Prof. Salain juga mempertanyakan urgensi pembangunan kawasan fisik untuk Pusat Keuangan Internasional di era digital.
Menurutnya, transaksi keuangan modern pada dasarnya telah berlangsung secara elektronik dan tidak selalu membutuhkan pembangunan kawasan baru yang berpotensi mengubah bentang ruang Bali.

“Saya masih belum memahami secara utuh konsep yang akan diterapkan. Dubai berbeda, Singapura berbeda, Jakarta berbeda. Bali juga memiliki karakter yang sama sekali berbeda. Karena itu jangan terburu-buru mengambil keputusan sebelum kajiannya benar-benar matang,” katanya.

Ia menegaskan, sebelum pemerintah membangun proyek berskala besar, masyarakat harus memperoleh penjelasan yang transparan mengenai bentuk pembangunan, kebutuhan ruang, manfaat ekonomi, hingga dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan sosial budaya Bali.

Kajian Ilmiah Harus Didahulukan

Prof. Salain mengingatkan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada investasi tanpa memperhitungkan daya dukung lingkungan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di masa depan.

Menurutnya, setiap kebijakan strategis harus berlandaskan kajian ilmiah yang objektif, bukan semata-mata didorong oleh target investasi.

“Yang paling penting adalah menjaga Bali. Alamnya harus dilindungi, budayanya harus diamankan, dan setiap pembangunan wajib berpihak pada kepentingan jangka panjang masyarakat Bali, bukan hanya kepentingan ekonomi sesaat,” pungkasnya.

Pernyataan Prof. Salain menambah daftar kritik terhadap rencana pembangunan Pusat Keuangan Internasional di Bali. Di tengah upaya pemerintah mempercepat proyek strategis tersebut melalui penyusunan Peraturan Pemerintah, publik kini menanti apakah aspek lingkungan, budaya, dan daya tampung Pulau Dewata benar-benar akan menjadi prioritas, atau justru kembali dikalahkan oleh ambisi investasi.

(002)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 05  April  2025 Renungan  Joger  

  • Aplikasi Speed.Id dan QRCode guna melacak mobilitas warga , ITB STIKOM Bali, menargetkan 100 lokasi di Denpasar terpasang

    Aplikasi Speed.Id dan QRCode guna melacak mobilitas warga , ITB STIKOM Bali, menargetkan 100 lokasi di Denpasar terpasang

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22  September  2021   Aplikasi Speed.Id dan QRCode guna melacak mobilitas warga , ITB STIKOM Bali, menargetkan 100 lokasi di Denpasar terpasang   Kegiatan sosialisasi bersama enam staf kelurahan dan dua desa di Denpasar, Selasa 21 September 2021 bertempat di ITB STIKOM Bali   Bali, indonesiaexpose.co.id – Tim riset ITB STIKOM Bali pimpinan […]

  • Kunjungi Dinas PUPRPKP Tabanan, PLN Bali Selatan Perkuat Koordinasi Untuk Sinergitas Pembangunan Berkelanjutan

    Kunjungi Dinas PUPRPKP Tabanan, PLN Bali Selatan Perkuat Koordinasi Untuk Sinergitas Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu  21 Juni 2025 Kunjungi Dinas PUPRPKP Tabanan, PLN Bali Selatan Perkuat Koordinasi Untuk Sinergitas Pembangunan Berkelanjutan   Manager PLN UP3 Bali Selatan, I Putu Kariana (tiga dari kiri) memberikan cinderamata ke Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan, Dedi Dharmasaputra (dua Dari Kiri)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka memperkuat koordinasi pembangunan infrastruktur, Manager PT […]

  • Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026

    Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle 110
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Mangupura , Sabtu  14  Maret  2026 Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026   Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa lepas 625 peserta mudik gratis di area Parkir Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (14/3/2026) sore.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Program Mudik Gratis Tahun 2026 yang merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Forum Komunikasi Pegawai Muslim […]

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  26  Agustus  2021

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 15 Agustus 2022 Wagub Bali Cok Ace Atensi Serius Pengusaha Pariwisata Lokal Bali   Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok. Oka Sukawati (Wagub Cok Ace) menghadiri stakeholder gathering BPR Kanti, Senin (15/08/2022). Pada kesempatan itu Ia menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran penting dalam mengelola keuangan. “Selama dua tahun lebih […]

expand_less