Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

  • account_circle 002
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  25  Juli  2026

Pemerintah Siapkan Pusat Keuangan Internasional di Bali, Prof. Salain: Jangan Korbankan Daya Tampung Alam Demi Investasi

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Rencana pemerintah membangun Pusat Keuangan Internasional (International Financial Center/IFC) di Bali menuai sorotan tajam dari kalangan akademisi. Di tengah persiapan pemerintah menyusun Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan hukum proyek tersebut, Guru Besar Unud Soroti Tata Ruang Bali, Ingatkan Ancaman Hilangnya Ruang Hidup Generasi Mendatang.

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., mengingatkan agar ambisi investasi tidak mengorbankan daya dukung lingkungan dan masa depan Pulau Dewata.

Menurut Prof. Salain, pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi wajib menghitung secara ilmiah kemampuan alam Bali dalam menerima tambahan beban pembangunan.

“Persoalannya bukan sekadar berapa besar keuntungan ekonomi yang diperoleh. Pertanyaan utamanya, berapa daya tampung Bali? Setelah itu, bagaimana daya lenting lingkungan kita untuk pulih ketika menerima tekanan pembangunan?” tegasnya.

Ia menilai konsep daya lenting lingkungan selama ini nyaris tidak pernah dijadikan indikator utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Akibatnya, berbagai aktivitas ekonomi terus bertambah tanpa diimbangi perhitungan mengenai akumulasi dampak terhadap lingkungan.

“Bali Bukan Ruang Tanpa Batas”

Prof. Salain mencontohkan fenomena sederhana yang selama ini luput dari perhatian pemerintah, yakni menjamurnya usaha laundry di berbagai wilayah Bali.

Menurutnya, hampir tidak pernah ada evaluasi mengenai ke mana limbah cair, deterjen, pewarna, maupun bahan kimia dari ribuan usaha tersebut bermuara.

“Siapa yang menghitung limbah itu dibuang ke mana? Siapa yang mengawasi? Semua aktivitas ekonomi menambah beban lingkungan, tetapi jarang dihitung secara serius,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap proyek besar akan menambah tekanan terhadap lingkungan apabila tidak didasarkan pada kajian ilmiah yang komprehensif.

Pertanyakan Urgensi IFC di Bali

Prof. Salain juga mempertanyakan urgensi pembangunan kawasan fisik untuk Pusat Keuangan Internasional di era digital.
Menurutnya, transaksi keuangan modern pada dasarnya telah berlangsung secara elektronik dan tidak selalu membutuhkan pembangunan kawasan baru yang berpotensi mengubah bentang ruang Bali.

“Saya masih belum memahami secara utuh konsep yang akan diterapkan. Dubai berbeda, Singapura berbeda, Jakarta berbeda. Bali juga memiliki karakter yang sama sekali berbeda. Karena itu jangan terburu-buru mengambil keputusan sebelum kajiannya benar-benar matang,” katanya.

Ia menegaskan, sebelum pemerintah membangun proyek berskala besar, masyarakat harus memperoleh penjelasan yang transparan mengenai bentuk pembangunan, kebutuhan ruang, manfaat ekonomi, hingga dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan sosial budaya Bali.

Kajian Ilmiah Harus Didahulukan

Prof. Salain mengingatkan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada investasi tanpa memperhitungkan daya dukung lingkungan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di masa depan.

Menurutnya, setiap kebijakan strategis harus berlandaskan kajian ilmiah yang objektif, bukan semata-mata didorong oleh target investasi.

“Yang paling penting adalah menjaga Bali. Alamnya harus dilindungi, budayanya harus diamankan, dan setiap pembangunan wajib berpihak pada kepentingan jangka panjang masyarakat Bali, bukan hanya kepentingan ekonomi sesaat,” pungkasnya.

Pernyataan Prof. Salain menambah daftar kritik terhadap rencana pembangunan Pusat Keuangan Internasional di Bali. Di tengah upaya pemerintah mempercepat proyek strategis tersebut melalui penyusunan Peraturan Pemerintah, publik kini menanti apakah aspek lingkungan, budaya, dan daya tampung Pulau Dewata benar-benar akan menjadi prioritas, atau justru kembali dikalahkan oleh ambisi investasi.

(002)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Arya Wibawa Perkenalkan Graha Nawasena Dihadapan Komisi VIII DPR RI, Wujud Komitmen Kota Inklusi Berikan Harapan Bagi Penyandang Disabilitas

    Wawali Arya Wibawa Perkenalkan Graha Nawasena Dihadapan Komisi VIII DPR RI, Wujud Komitmen Kota Inklusi Berikan Harapan Bagi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  05  Oktober  2023 Wawali Arya Wibawa Perkenalkan Graha Nawasena Dihadapan Komisi VIII DPR RI, Wujud Komitmen Kota Inklusi Berikan Harapan Bagi Penyandang Disabilitas   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan kerja rombongan anggota Komisi VIII DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR […]

  • Penuhi Aspek Penilaian Kategori Paripurna, Pemkot Denpasar Dinilai Tim STBM Award

    Penuhi Aspek Penilaian Kategori Paripurna, Pemkot Denpasar Dinilai Tim STBM Award

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  03  September   2024 Penuhi Aspek Penilaian Kategori Paripurna, Pemkot Denpasar Dinilai Tim STBM Award     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan sanitasi melalui ajang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2024. Setelah meraih penghargaan bergengsi pada tahun sebelumnya, yaitu Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba Wistara dan STBM Award Kategori Pratama, […]

  • Listrik Terbukti Aman dan Andal, PLN Siagakan Puluhan Posko Sukseskan Tahapan Pemilu

    Listrik Terbukti Aman dan Andal, PLN Siagakan Puluhan Posko Sukseskan Tahapan Pemilu

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  16  Februari 2024 Listrik Terbukti Aman dan Andal, PLN Siagakan Puluhan Posko Sukseskan Tahapan Pemilu       Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) memastikan pasokan kelistrikan pada tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di seluruh wilayah Bali tetap aman dan andal dengan menyiapkan 75 lokasi posko siaga. Hal ini dilakukan selama masa siaga […]

  • Walikota Jaya Negara Turun Langsung Pimpin Pembersihan Sungai di Desa Tegal Kertha

    Walikota Jaya Negara Turun Langsung Pimpin Pembersihan Sungai di Desa Tegal Kertha

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  14   September  2025 Walikota Jaya Negara Turun Langsung Pimpin Pembersihan Sungai di Desa Tegal Kertha Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung memimpin upaya penanganan dan pembersihan sampah pasca banjir, di sepanjang Tukad Jalan Resimuka, Desa Tegal Kertha, Minggu (14/9/2025). Hal ini sekaligus untuk memastikan bahwa penanganan […]

  • index

    index

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  05  Agustus  2023

  • Baleganjur Duta Denpasar di PKB XLIII Tampil Apik dan Memukau.Bawakan Karya Tabuh Menur Tiga Sakti.

    Baleganjur Duta Denpasar di PKB XLIII Tampil Apik dan Memukau.Bawakan Karya Tabuh Menur Tiga Sakti.

    • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 6 Juni  2021   Baleganjur Duta Denpasar di PKB XLIII Tampil Apik dan Memukau.Bawakan Karya Tabuh Menur Tiga Sakti.  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama istri, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan […]

expand_less