Siswa One Earth School Bali Raih Prestasi di Kompetisi Silambam Malaysia 2026 Negeri Sembilan
- account_circle 071
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Malaysia , Minggu 4 Oktober 2026
Siswa One Earth School Bali Raih Prestasi di Kompetisi Silambam Malaysia 2026 Negeri Sembilan

Bali, indonesiaexpose.co.id — Siswa One Earth School Bali menorehkan prestasi membanggakan di ajang 9th International Silambam Porr Kalai Championship 2026 yang berlangsung di Paroi Sports Complex, Negeri Sembilan. Setelah melalui pelatihan intensif bersama Porr Kalai Silambam Malaysia di Bali, para siswa tampil percaya diri dan berhasil membawa pulang 10 medali (5 perunggu, 4 perak, dan 1 emas) serta 3 medali emas pada combat kategori spesial. Total 13 medali tersebut menempatkan tim Indonesia di posisi ketiga secara keseluruhan.
One Earth School merupakan Sekolah Interkultural yang didirikan oleh Bapak Anand Krishna pada tahun 2009. Beliau merupakan seorang aktivis Humanis Spiritual dan penulis lebih dari 200 judul buku. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Anand Krishna (salah satu sayap dari Yayasan Anand Ashram yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa). One Earth School menerapkan Pendidikan Berlandaskan Budi Pekerti dengan motto Sekolah untuk Kehidupan, bukan sekadar untuk hidup. Demi mewujudkan motto tersebut, Silambam diajarkan bukan hanya sebagai olahraga atau keterampilan bela diri, tetapi sebagai sarana pendidikan karakter. Hal ini juga sejalan dengan visi sekolah untuk melahirkan generasi muda yang berani, berbudaya, dan siap menghadapi dunia dengan semangat positif.
Silambam sendiri adalah seni bela diri tradisional dari India Selatan yang menggunakan berbagai jenis tongkat sebagai senjata utama. Kini, olahraga ini telah berkembang pesat di Asia Tenggara, khususnya Malaysia, sebagai bagian dari warisan budaya yang mendapat perhatian dunia. UNESCO mengakui Silambam sebagai salah satu seni bela diri tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi. Sementara, Federasi Silambam Dunia menekankan perannya sebagai olahraga kompetitif global. Filosofi Silambam menekankan pengembangan kualitas seorang kesatria dalam diri setiap individu. Nilai-nilai seperti keberanian, keteguhan hati, semangat, antusiasme, dan kekuatan tekad untuk menghadapi tantangan hidup adalah inti dari Silambam.
Dalam kompetisi ini, Ni Putu Indah Farras Alisha (Kelas 5) meraih tiga medali perunggu di kategori madu (deer horn performance), thothu (empty hand pattern performance), dan combat untuk kelompok usia putri 9–11 tahun, serta satu emas di kategori combat kategori spesial. Rugaiyah Iloponu (Kelas 8) menyumbang satu perunggu di kategori madu 14–15 tahun putri dan satu emas di combat kategori spesial. Gusti Agung Kirti Rajeshwari (Kelas 9) meraih satu perunggu di kategori vel kambu (long spear performance) 14–15 tahun putri. Divya Arihito Simamora (Kelas 9) menambah satu emas di combat kategori spesial. Kasih Kamila Dewi (Kelas 10) berhasil meraih tiga medali perak di kategori madu, vel kambu, dan combat untuk kelompok usia 1G–17 tahun putri. Sementara itu, Jovan Josia S Colia (Kelas 11) mencatat prestasi gemilang dengan satu perak di kategori vel kambu dan satu emas di kategori combat untuk kelompok 14–15 tahun putra.
“Kami sangat bangga atas kerja keras dan dedikasi siswa. Prestasi ini bukan hanya kemenangan olahraga, tetapi juga wujud pertukaran budaya dan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia,” ujar Bapak Wayan Gede Sudiartha, Ketua Yayasan Pendidikan Anand Krishna.
Dengan pencapaian ini, One Earth School Bali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan olahraga tradisional Silambam di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat reputasi Indonesia di kancah internasional.
(071)
- Penulis: 071
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
