Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  07  November  2019

 

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

 

 

BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya mendorong implementasi ETP sebagaimana telah didorong melalui penerbitan Surat edaran Mendagri Nomor 910/1866/SJ tanggal 17  April  2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Propinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara, Ketua DPRD Denpasar, Pimpinan OJK, Pimpinan Pemerintah Daerah, Direktur Utama BPD Bali, serta Direktur Utama Perbankan.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, ETP dapat menjadi upaya untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, membantu peningkatan keuangan inklusif to the last mile, serta tentunya langkah nyata mendukung Indonesia memasuki era ekonomi keuangan digital.

“Penerapannya di Bali kita akan buatkan Pergubnya supaya bisa berjalan dengan baik,” tutur Koster usai membuka rakornas di Prama Sanur Beach, Sanur,Denpasar-Bali, Kamis (7/11/2019).

Lanjut Gubernur Bali I Wayan Koster, pihaknya menyambut baik Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”, sembari berharap pendapatan daerah bisa naik dengan menggunakan ETP.

“Jadi bukan PHR aja yang menggunakan ETP, yang lain juga,” tukasnya.

Sementara , Kepala KPw Bali, Trisno Nugroho mendorong penggunaan ETP di lingkungan Pemda Bali termasuk kabupaten/kota.

” Dengan menggunakannya ETP maka lebih akuntable, transparan dan mudah. Pasalnya dana yang masuk langsung ke kas negara, tidak ada lagi yang tercecer,” jelas Trisno.

Menurutnya,  ketika pendapatan daerah naik, artinya buat masyarakat juga bagus karena prosesnya sangat mudah dan tentu hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat karena hasil dari pendapatan daerah yang meningkat, di Bali implementasi Qris telah dikerjasamakan dengan BPD Bali.

” Disamping itu transaksi ETP ini lebih murah. Kalau menggunakan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) macam kartu debet kena biaya 1 persen, ETP hanya 0,7 persen. Karena aplikasi ini berbasis jaringan, pihak penyelenggara juga sudah menyiapkan jaringan bekerjasama dengan provider yang ada,” ungkap Kepala Group Sistem Pembayaran Ritel dan Pegelolaan Uang Rupiah, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky Purnomo Wibowo didampingi Ira Hayatunnisma dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Bali, salah satu provinsi yang kita jadikan pilot project ETP. Dan 1 Januari 2020 serentak di seluruh Indonesia akan mulai menggunakan Qris,” kata Pungky.

Pungky menambahkan, ETP bisa membantu pembayaran pemda, untuk retribusi pasar, pajak daerah seperti PHR, semuanya harus menggunakan Qris sebagai fasilitas transaksi. Paling tidak katanya dari segi infrastruktur jadi lebih murah, tidak perlu ada EDC dan lain sebagainya, lebih murah, lebih transparan, akuntable, efisien dan tercatat.

“Dengan mulai digunakannya Qris, tidak ada lagi monopoli, semua standar menggunakan Qris, semua uang elektronik harus menggunakan Qris,” harapnya.

Pemerintah berharap agar ada komitmen dari para kepala daerah, para Sekda, serta seluruh OPD terkait, untuk segeraa merealisasikan transsksi non tunai, terutama untuk potensi PAD yang strategis seperti pajak, retribusi daerah dan sebagainya. Sektor ini diyakini bisa menaikkan PAD dan mencegah kebocoran-kebocoran baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja atau human eror.

” Tantangan yang dihadapi adalah jaringan internet, kondisi listrik yang belum memadai dan banyak daerah yang masih mengalami black spot,” tutupnya.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 30  Juli  2021 ITB  Stikom  Bali

  • Sosialisasi PMT dan Sigmon, Kemenkominfo Dorong Pemerataan Akses dan Layanan Internet di Indonesia

    Sosialisasi PMT dan Sigmon, Kemenkominfo Dorong Pemerataan Akses dan Layanan Internet di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Kuta, Jumat  01  Desember  2023 Sosialisasi PMT dan Sigmon, Kemenkominfo Dorong Pemerataan Akses dan Layanan Internet di Indonesia     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI terus melakukan pembenahan untuk mengawasi kualitas penyelenggaraan layanan telekomunikasi dan informatika di tanah air. Pemantauan itu dilakukan melalui fasilitas Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) yang digawangi Direktorat […]

  • Hut RI Ke-76 Tahun,  Wali  Kota  Denpasar Berharap  Pandemi  Covid-19 Segera  Berakhir

    Hut RI Ke-76 Tahun,  Wali  Kota  Denpasar Berharap  Pandemi  Covid-19 Segera  Berakhir

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  17  Agustus  2021   Hut RI Ke-76 Tahun,  Wali  Kota  Denpasar Berharap  Pandemi  Covid-19 Segera  Berakhir   Pelaksanaan  upacara HUT Kemerdekaan RI di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa 17 – 8- 2021.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Pelaksanaan upacara bendera detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 di Kota Denpasar dipimpin Wali Kota Denpasar I Gusti […]

  • Kajati Kalbar  Mengikuti  Pengajuan  Permohonan  Penghentian  Penuntutan  Bersama  Direktur  Oharda  Kejagung  RI

    Kajati Kalbar  Mengikuti  Pengajuan  Permohonan  Penghentian  Penuntutan  Bersama  Direktur  Oharda  Kejagung  RI

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pontianak, Sabtu 18 Juni 2022   Kajati Kalbar  Mengikuti  Pengajuan  Permohonan  Penghentian  Penuntutan  Bersama  Direktur  Oharda  Kejagung  RI Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr Masyhudi, SH. MH. Didampingi Aspidum Kejati Kalbar Yulius Sigit, K, SH. MH Rapat Pemaparan Permohonan Persetujuan Penghentian Penuntutan Bersama Direktur Orharda secara virtual di Kantor Kejati Kalbar, Rabu (15/6/2022) Foto Dok […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  12  Juni 2024

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu 16  Februari 2022   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –

expand_less