Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  07  November  2019

 

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

 

 

BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya mendorong implementasi ETP sebagaimana telah didorong melalui penerbitan Surat edaran Mendagri Nomor 910/1866/SJ tanggal 17  April  2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Propinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara, Ketua DPRD Denpasar, Pimpinan OJK, Pimpinan Pemerintah Daerah, Direktur Utama BPD Bali, serta Direktur Utama Perbankan.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, ETP dapat menjadi upaya untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, membantu peningkatan keuangan inklusif to the last mile, serta tentunya langkah nyata mendukung Indonesia memasuki era ekonomi keuangan digital.

“Penerapannya di Bali kita akan buatkan Pergubnya supaya bisa berjalan dengan baik,” tutur Koster usai membuka rakornas di Prama Sanur Beach, Sanur,Denpasar-Bali, Kamis (7/11/2019).

Lanjut Gubernur Bali I Wayan Koster, pihaknya menyambut baik Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”, sembari berharap pendapatan daerah bisa naik dengan menggunakan ETP.

“Jadi bukan PHR aja yang menggunakan ETP, yang lain juga,” tukasnya.

Sementara , Kepala KPw Bali, Trisno Nugroho mendorong penggunaan ETP di lingkungan Pemda Bali termasuk kabupaten/kota.

” Dengan menggunakannya ETP maka lebih akuntable, transparan dan mudah. Pasalnya dana yang masuk langsung ke kas negara, tidak ada lagi yang tercecer,” jelas Trisno.

Menurutnya,  ketika pendapatan daerah naik, artinya buat masyarakat juga bagus karena prosesnya sangat mudah dan tentu hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat karena hasil dari pendapatan daerah yang meningkat, di Bali implementasi Qris telah dikerjasamakan dengan BPD Bali.

” Disamping itu transaksi ETP ini lebih murah. Kalau menggunakan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) macam kartu debet kena biaya 1 persen, ETP hanya 0,7 persen. Karena aplikasi ini berbasis jaringan, pihak penyelenggara juga sudah menyiapkan jaringan bekerjasama dengan provider yang ada,” ungkap Kepala Group Sistem Pembayaran Ritel dan Pegelolaan Uang Rupiah, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky Purnomo Wibowo didampingi Ira Hayatunnisma dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Bali, salah satu provinsi yang kita jadikan pilot project ETP. Dan 1 Januari 2020 serentak di seluruh Indonesia akan mulai menggunakan Qris,” kata Pungky.

Pungky menambahkan, ETP bisa membantu pembayaran pemda, untuk retribusi pasar, pajak daerah seperti PHR, semuanya harus menggunakan Qris sebagai fasilitas transaksi. Paling tidak katanya dari segi infrastruktur jadi lebih murah, tidak perlu ada EDC dan lain sebagainya, lebih murah, lebih transparan, akuntable, efisien dan tercatat.

“Dengan mulai digunakannya Qris, tidak ada lagi monopoli, semua standar menggunakan Qris, semua uang elektronik harus menggunakan Qris,” harapnya.

Pemerintah berharap agar ada komitmen dari para kepala daerah, para Sekda, serta seluruh OPD terkait, untuk segeraa merealisasikan transsksi non tunai, terutama untuk potensi PAD yang strategis seperti pajak, retribusi daerah dan sebagainya. Sektor ini diyakini bisa menaikkan PAD dan mencegah kebocoran-kebocoran baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja atau human eror.

” Tantangan yang dihadapi adalah jaringan internet, kondisi listrik yang belum memadai dan banyak daerah yang masih mengalami black spot,” tutupnya.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Investasi di Bank Fajar Rp 220 juta, Gratis Uang Kuliah di ITB STIKOM Bali Sampai Tamat

    Hanya Investasi di Bank Fajar Rp 220 juta, Gratis Uang Kuliah di ITB STIKOM Bali Sampai Tamat

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 2 Juli 2021   Hanya Investasi di Bank Fajar Rp 220 juta, Gratis Uang Kuliah di ITB STIKOM Bali Sampai Tamat   Komisaris Utama Bank Fajar, I Made Marlowe Bandem, paling kiri bersama pengurus Yayasan WDS Denpasar dan Rektor ITB STIKOM Bali.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – PT BPR Bank Fajar Sejahtera Bali atau cukup […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  02  September  2021   Renungan  JOGER  

  • Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Gelar Penyemprotan Disinfektan Sasar Fasilitas Umum

    Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Gelar Penyemprotan Disinfektan Sasar Fasilitas Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  14  Maret  2020   Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Gelar Penyemprotan Disinfektan Sasar Fasilitas Umum Pelaksanaan penyemprotan disinfektan di beberapa fasilitas umum Kota Denpasar, Jumat (13/3/2020).   BALI, INDEX  –  Beragam langkah strategis digalakkan Pemkot Denpasar guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau Virus Corona. Sebelumnya, setelah dilaksanakan rapat koordinasi Mitigasi Penanganan, Pemkot Denpasar langsung […]

  • Dua Gubernur tanda tangani MoU PembangunanRendah Karbon di kantor Gubernur Prov.Bali.

    Dua Gubernur tanda tangani MoU PembangunanRendah Karbon di kantor Gubernur Prov.Bali.

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  14  Januari  2020   Dua Gubernur tanda tangani MoU PembangunanRendah Karbon di kantor Gubernur Prov.Bali.   Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Provinsi Bali dan Gubernur Provinsi Riau mengenai PRK,di Kantor Gubernur Provinsi Bali, Selasa (14/01/2020).   BALI, INDEX – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of […]

  • R. Bambang. SS Ketua Umum CIC : Dua Menteri Jokowi Bukan Yang Terakhir, Masih Ada Menteri Yang Terlibat Kasus Korupsi

    R. Bambang. SS Ketua Umum CIC : Dua Menteri Jokowi Bukan Yang Terakhir, Masih Ada Menteri Yang Terlibat Kasus Korupsi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  6  Desember  2020   R. Bambang. SS Ketua Umum CIC : Dua Menteri Jokowi Bukan Yang Terakhir, Masih Ada Menteri Yang Terlibat Kasus Korupsi JAKARTA, indonesiaexpose.co.id  – Ketua Umum Corruption Investigastion Commiittee (CIC) R. Bambang. SS mengatakan, bahwa kasus korupsi dua menteri dalam beberapa waktu terakhir, semakin menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja partaim […]

  • Perkuat Kontribusi Kalangan Muda ke Masyarakat  XLFL Gelar Pelatihan untuk Organisasi Mahasiswa dan Pengelola Start-Up

    Perkuat Kontribusi Kalangan Muda ke Masyarakat XLFL Gelar Pelatihan untuk Organisasi Mahasiswa dan Pengelola Start-Up

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  20  April 2022 Perkuat Kontribusi Kalangan Muda ke Masyarakat XLFL Gelar Pelatihan untuk Organisasi Mahasiswa dan Pengelola Start-Up   Chief of Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir, dalam acara pembukaan program Rumah Akselerasi Inovasi (REAKSI).   Banyak organisasi kemahasiswaan dan startup anak muda yang hanya menjalankan organisasi ataupun startupnya tanpa memiliki visi, misi, […]

expand_less