Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  27  Maret  2020

 

 

Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

 

Pimpinan Komite I DPD RI, H Fachrul Razi, MIP

 

JAKARTA,  INDEX  – Pimpinan Komite I DPD RI, H Fachrul Razi, MIP, mendesak penegak hukum agar membasmi habis para mafia proyek yang diduga terlibat dalam monopoli tender proyek di Aceh. Desas desus mengenai mafia proyek di Aceh sudah beredar luas di Pusat.

 

“Sebagai orang Aceh, terus terang saya malu karena Aceh masih berada di bawah garis kemiskinan. Padahal Pemerintah Pusat setiap tahun mengucurkan belasan triliun untuk membangun Aceh pasca konflik dan tsunami,” kata Fachrul Razi kepada INDEX melalui siaran tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

 

Tapi sayang beribu sayang, kata dia, harapan ingin mensejahterakan rakyat Aceh justru tidak tercapai meski sudah 15 tahun pasca damai. Keberadaan mafia proyek yang memonopoli proyek di ULP Aceh dianggap menjadi salah satu kendala pemerataan ekonomi. Untuk itu, Fachrul Razi juga meminta dinas-dinas tidak bermain dengan “mafia proyek”, karena menurutnya Aceh butuh kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

 

“Kenapa hari ini Aceh masih miskin? Saya rasa, salah satu sebabnya karena banyaknya mafia proyek di Aceh. Dan itu bukan rahasia lagi, yang mengatur semua pemenangan tender proyek seperti desas-desus yang selama ini beredar. Karena itu, kita minta penegak hukum membasmi mafia proyek tersebut agar ada pemerataan ekonomi di Aceh,” ungkap Fachrul.

 

Menurut Senator Fachrul Razi, penegakan hukum bisa mencegah mafia-mafia tersebut berhenti memonopoli pemenangan proyek. Dengan begitu, ujarnya, tidak ada lagi perputaran uang hanya di kalangan satu kelompok saja.

 

“Bayangkan jika hanya satu kelompok saja yang bermain proyek, maka yang lain gigit jari. Proses peredaran uang terhambat, sehingga masyarakat susah terus, karena uang APBA dan Otsus tidak beredar di masyarakat,” ungkapnya.

 

Fachrul Razi juga menolak pernyataan yang mengatakan bahwa yang menikmati Dana Otsus selalu dituduhkan kepada mantan kombatan GAM dan korban konflik, padahal mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan. *Sementara, mafia proyek masih terus menikmati hasil atas perjuangan mereka,” kecamnya.

 

“Karena itu, sekali lagi kami minta kepada penegak hukum di Aceh, khususnya Kepolisian dan Kejaksaan, jangan takut, basmi semua mafia proyek tersebut walaupun mereka orang dekat dengan Plt Gubernur Aceh,” tegas Fachrul.

 

Senator DPD RI asal Aceh ini juga meminta kepada masyarakat sipil dan media untuk mengawasi proyek dan penggunaan anggaran di Aceh.

 

“Kami sudah komunikasikan dengan KPK RI untuk mengawasi masalah ini, dan Aceh masih dalam pantauan ketat KPK RI,” tutupnya. (FRZ/003)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tabanan Teken MoU dengan Investor Pengembangan UKM di Tabanan

    Bupati Tabanan Teken MoU dengan Investor Pengembangan UKM di Tabanan

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  25  Oktober  2021   Bupati Tabanan Teken MoU dengan Investor Pengembangan UKM di Tabanan   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Dalam upaya meningkatkan pemasaran produk perdesaan di Provinsi Bali, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri Business Meeting “Accsess to Market” sekaligus penandatanganan MoU atas kerjasama Kementerian Desa, Pembangunan DaerahTertinggal dan Transmigrasi dengan […]

  • Dugaan Reklamasi Ilegal  Menguat ? Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Penutupan PT Pasir Toya Anyar!

    Dugaan Reklamasi Ilegal  Menguat ? Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Penutupan PT Pasir Toya Anyar!

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle 080
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  25  Februari 2026   Dugaan Reklamasi Ilegal  Menguat ? Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Penutupan PT Pasir Toya Anyar!   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali merekomendasikan penutupan aktivitas PT Pasir Toya Anyar di Kubu, Karangasem. Perusahaan ini diduga melakukan reklamasi ilegal dan melanggar tata […]

  • CORIS Fokus Riset Besama Yang Bermanfaat Untuk Manusia

    CORIS Fokus Riset Besama Yang Bermanfaat Untuk Manusia

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  11  Agustus  2022 CORIS Fokus Riset Besama Yang Bermanfaat Untuk Manusia   Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan di acara  seminar nasional CORIS dan Rapat Kerja Nasional Indonesian Computer Electronics and Intrumentation Support Society (IndoCEISS) di Aula ITB STIKOM Bali, Kamis ( 11/8/2022) (Foto/ist).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Rektor ITB STIKOM Bali yang […]

  • PT.Indonesia  Expose  Press

    PT.Indonesia  Expose  Press

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  04  Juni  2019   PT.Indonesia  Expose  Press

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  18  Februari 2022   Renungan  JOGER

  • Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International

    Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26  Desember  2019   Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International   Launching sekaligus penandatangan MoU Museum Cokelat Sanan Bali, bertempat di Kampus Elizabeth International, Tanjung Bungkak, Denpasar-Bali,  Kamis (26/12/2019).   BALI,  INDEX  –  Museum Cokelat Sanan Bali kini telah hadir di Bali, […]

expand_less