Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, Selasa  05  Mei 2020

 

Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan terbaru terkait pandemi virus korona atau Covid-19 dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2020 (Foto/ist)

 

JABAR,  INDEX  –  Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan terbaru terkait pandemi virus korona atau Covid-19 dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2020. Arahan Presiden tersebut yaitu pertama terkait evaluasi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah berlangsung di 4 provinsi dan 12 kabupaten/kota.

“Saya ingin memastikan bahwa ini betul-betul diterapkan secara ketat dan efektif dan saya melihat beberapa kabupaten dan kota telah melewati tahap pertama dan akan masuk ke tahap kedua. Ini perlu evaluasi, mana yang penerapannya terlalu over, terlalu kebablasan, dan mana yang masih kendur. Evaluasi ini penting sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan di kota/kabupaten maupun provinsi yang melakukan PSBB,” jelas Presiden melalui siaran resminya, Kamis (04/5/2020).

Kedua, Presiden meminta agar setiap daerah yang melakukan PSBB harus memiliki target-target yang terukur. Misalnya, berapa jumlah pengujian sampel dan tes PCR (polymerase chain reaction) yang telah dilakukan, apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, serta berapa kontak yang telah ditelusuri setiap hari.

“Betul-betul ini harus dikerjakan. Kemudian juga apakah isolasi yang ketat juga dilakukan, karena saya melihat ada yang sudah positif saja masih bisa lari dari rumah sakit, yang PDP (pasien dalam pengawasan) masih beraktivitas ke sana ke mari. Kemudian juga apakah warga yang berisiko, yang manula (manusia usia lanjut), yang memiliki riwayat penyakit, riwayat komorbid (penyakit penyerta), ini sudah diproteksi betul. Evaluasi-evaluasi yang terukur seperti ini perlu dilakukan,” paparnya.

Ketiga, Kepala Negara meminta agar dilakukan monitor secara ketat terkait potensi penyebaran di beberapa klaster seperti klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, hingga klaster industri. Menurutnya, pengawasan klaster harus dilakukan secara baik guna mengantisipasi munculnya gelombang kedua.

“Kita lihat bahwa pekerja migran Indonesia, laporan yang saya terima, sudah 89 ribu (pekerja) yang sudah kembali dan akan bertambah lagi kemungkinan 16 ribu (pekerja), ini betul-betul harus ditangani, dikawal secara baik di lapangan sehingga jangan sampai muncul gelombang kedua. Yang lain juga klaster industri, kita harus memastikan industri-industri yang diizinkan beroperasi itu yang mana, harus dicek di lapangan, mereka melakukan protokol kesehatan secara ketat atau tidak,” ungkapnya.

Keempat, yang berkaitan dengan program jaring pengaman sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), paket sembako, bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT), hingga Dana Desa yang semuanya telah berjalan. Meski demikian, Presiden ingin agar seluruh program tersebut bisa sampai di tangan keluarga penerima secepatnya pada pekan ini.

Lebih lanjut, Presiden juga meminta Menteri Sosial Juliari P. Batubara, para gubernur, bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa untuk turun langsung menyisir ke lapangan. Di samping itu, Presiden juga meminta agar para kepala daerah bisa fleksibel dalam mencari solusi bagi warga miskin yang belum mendapatkan bansos.

“Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa sehingga jelas, tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera, koreksi di lapangan. Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing, betul-betul harus di-manage secara baik karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, kemudian juga dari desa,” ujarnya.

“Yang terakhir, saya minta dibuat hotline untuk pengaduan sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan, kita bisa ketahui secara cepat,” tandasnya.

(012)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Tabanan ,Minggu  14  Agustus 2022 HUT Ke-64 Provinsi Bali, Bupati Tabanan Pimpin Upacara Peringatan di Kantor Bupati   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M pimpin seluruh ASN di lingkungan Setda Tabanan untuk melaksanakan upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Tabanan, […]

  • KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025

    KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  27  Januari  2025 KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyebut tahun 2024 merupakan tonggak penting dalam perjalanan penegakan hukum di Indonesia dengan menghadapi tantangan utama dalam membangun keadilan yang transparan dan inklusif, sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman. […]

  • Rayakan Hari Perempuan Sedunia, Prita Kemal Gani Berdayakan Perempuan dan Anak Lawan Kemiskinan melalui Pendidikan di UNCSW68

    Rayakan Hari Perempuan Sedunia, Prita Kemal Gani Berdayakan Perempuan dan Anak Lawan Kemiskinan melalui Pendidikan di UNCSW68

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    United Nations New York, Selasa  26  Maret  2024   Rayakan Hari Perempuan Sedunia, Prita Kemal Gani Berdayakan Perempuan dan Anak Lawan Kemiskinan melalui Pendidikan di UNCSW68 Prita Kemal Gani  Founder dan CEO LSPR (baju orange) , saat jadi pembicara pada side event UNCSW68 (United Nations Commission on the Status of Women 68 Session), yang berlangsung  di kantor […]

  • Diskominfo Gelar Kegiatan Lintas Sektoral Percepat Terwujudnya Data Desa Presisi di Tabanan

    Diskominfo Gelar Kegiatan Lintas Sektoral Percepat Terwujudnya Data Desa Presisi di Tabanan

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  12  November  2024 Diskominfo Gelar Kegiatan Lintas Sektoral Percepat Terwujudnya Data Desa Presisi di Tabanan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)Tabanan melalui Bidang Layanan E-Gov, Selasa, (12/11), menyelenggarakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan untuk mempercepat pencapaian Data Desa Presisi di Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang […]

  • Tim Penelusuran Aset Desa Adat Gianyar Bergerak Cepat Berhasil Inventarisir Tanah Pasar Umum Gianyar

    Tim Penelusuran Aset Desa Adat Gianyar Bergerak Cepat Berhasil Inventarisir Tanah Pasar Umum Gianyar

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Gianyar,  Sabtu  23  November  2019     Tim Penelusuran Aset Desa Adat GianyarBergerak Cepat Berhasil Inventarisir Tanah Pasar Umum Gianyar   BALI, INDEX – Bila dihitung hanya butuh waktu empat hari Tim Penelusuran Aset Desa Adat Gianyar semenjak dibentuk tanggal 17 Nopember 2019 sudah mampu memberikan laporan kerja dalam paruman Desa Adat Gianyar Kamis 21 […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  24  Juni 2023 Renungan  Joger

expand_less