Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar,  Rabu  25  Agustus  2021

 

Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat peninjauan pelaksanaan Isoter berbasis Desa, bertempat di Kantor Camat Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Rabu 25-8-2021.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Terjadinya gelombang kedua akibat varian baru Covid-19 di Bali terus mendapatkan perhatian. Berbagai upaya untuk menurunkan angka kasus baru dan kematian terus diupayakan oleh Pemprov Bali bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 di Bali. Salah satu upaya yang dipercaya bisa menekan laju penyebaran adalah dengan pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter). Isoter berbasis desa menjadi salah satu cara penekanan laju kasus Covid-19 di Bali.

 

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati , mengingatkan warga masyarakat yang terpapar  varian baru Covid-19  namun tidak mengalami gejala, agar ikut Isoter dan tidak lagi isolasi mandiri.

 

“Sebagai salah satu green zone, bersama dengan Sanur dan Nusa Dua, saya berharap pelaksanaan Isoter berbasis Desa ini membuahkan hasil dalam menekan laju penyebaran virus,” tutur Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat peninjauan pelaksanaan Isoter berbasis Desa, bertempat di Kantor Camat Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Rabu (25/8/2021).

 

Dengan tetap mengedepan protokol ketat, acara rapat yang  juga dihadiri oleh Kalaksa BPBD Prov Bali I Made Rentin, Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali dr. Ketut Suarjaya, Kepala Dinas Pariwisata yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Prov Bali Ida Ayu Indah Yustikarini, Camat Ubud Komang Alit Adnyana serta Kepala Desa di seputaran Ubud.

 

Apalagi menurutnya pembuatan Isoter sesuai dengan arahan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan ketika kunjungan kerjanya ke Bali minggu lalu. “Menurut Bapak Menko tingginya angka kasus di Bali dikarenakan banyak pasien OTG-GR yang menjalankan isoman, sehingga laju penyebarannya tidak bisa kita kontrol,” imbuhnya.

 

Pemprov Bali, ditambahkan tokoh dari Puri Ubud ini, juga melakukan berbagai pendekatan Isoter, seperti Isoter di hotel-hotel berbintang yang difasilitasi Pemprov bersama dengan Pemkab/Pemkot, dan Isoter berbasis desa.

 

“Saya meyakini Isoter berbasis Desa sangat bagus diterapkan di Bali karena ini juga sesuai dengan kearifan lokal kita. Mungkin banyak masyarakat yang kurang nyaman jika harus diisolasi di hotel dan jauh dari tempat tinggal. Sehingga isolasi secara terpusat dengan fasilitas desa bisa menjadi salah satu solusi,” bebernya.

 

Untuk itu, Cok Ace pun mendorong desa-desa untuk terus meningkatkan jumlah Isoter serta mengajak masyarakat untuk tidak ragu lagi menjalani perawatan di Isoter selain juga testing.

 

“Tentu saja target vaksinasi terus kita kejar, sehingga masyarakat Bali bisa memenuhi target vaksin pada September mendatang,” jelasnya.

 

Senada dengan Wagub Cok Ace, Kalaksa BPBD dan juga Kadiskes Prov Bali juga meyakini bahwa pelaksanaan Isoman selama ini cukup beresiko, mengingat kultur rumah di Bali yang dihuni oleh banyak orang/KK, serta jiwa kekerabatan yang tinggi jika ada orang sekitar sakit maka tetangga beramai-ramai menjenguk. Konsep Isoter berbasis Desa menurut Made Rentin bisa memanfaatkan rumah-rumah penduduk yang tidak terpakai atau fasilitas Desa, tentu saja dengan pengawasan ketat dari aparat Desa.

 

Kadiskes Ketut Suarjaya menambahkan angka kasus baru di Bali masih cukup tinggi, sekitar 26%, dikarenakan varian delta yang 10 kali lebih cepat menyebar dibandingkan dengan varian Covid-19 yang biasa. Sementara untuk angka kematian di Bali 90% adalah masyarakat yang belum divaksin.

 

“Untuk itu penambahan Isoter serta percepatan pencapaian vaksinasi kita targetkan agar bisa segera keluar dari pandemi ini,” tutupnya.

Menanggapi arahan Wagub Bali, para Kepala Desa sangat menyambut baik rencana tersebut. Ubud sebagai salah satu kawasan green zone di Bali siap melaksanakan kebijakan Isoter berbasis Desa.

 

“Jadi perlu tetap konsisten untuk menangani masalah Covid-19 ini, yang paling utama Isoter. Selain itu vaksinasi terus dipercepat, mudah-mudahan target vaksinasi 2.996.060  dapat tercapai,” harapnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  08  Oktober  2020   Renungan  JOGER

  • Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Kelilingi Dua Pasar di Bali

    Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Kelilingi Dua Pasar di Bali

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  4  Februari  2021   Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Kelilingi Dua Pasar di Bali   Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjadi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo keliling dua pasar di Bali, Kamis (4/2/2021)   BALI, indonesiaexpose.co.id  –  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja […]

  • Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 12, 185 Gram Sabu

    Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 12, 185 Gram Sabu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Bandung,  Rabu  23  OKtober  2019   Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 12, 185 Gram Sabu   Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudi Sufahriadi   Jawa Barat,INDEX  –  Direktorat Res Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polrestabes Bandung Sabtu (12/10/2019) berhasil mennggagalkan penyelundupan narkotik jenis Methamphetamine /Sabu seberat 12,185 di Bandara Lanud Husain Sastranegarab Bandung. Kapolda Jabar […]

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  7  April  2021   Wawali Arya Wibawa Terima Bantuan Sembako Dari Yayasan Bina Ilmu Korea Selatan.       “Salurkan Kepada Masyarakat Terdampak Covid 19” Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Yayasan Bina Ilmu Korea Selatan bersama Bali Korean Association menyerahkan bantuan sembako kepada Pemerintah Kota Denpasar untuk didistribusikan kepada masyarakat Kota Denpasar yang terdampak Covid-19. […]

  • 18 Orang Sembuh, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 30 Orang

    18 Orang Sembuh, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 30 Orang

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  15  Juli  2020   18 Orang Sembuh, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 30 Orang     Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat penambahan angka kesembuhan pasien. Pada hari Rabu (15/7) sedikitnya 18 pasien […]

  • Kejaksaan Negeri Kota Depok Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Pancoran Mas Yang Terdampak Covid-19

    Kejaksaan Negeri Kota Depok Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Pancoran Mas Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 19 Mei 2020   Kejaksaan Negeri Kota Depok Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Pancoran Mas Yang Terdampak Covid-19 (ist)   JAKARTA, INDEX  –  Di tengah guyuran hujan deras, tidak menyurutkan niat dan semangat personil Korps Adhyaksa Kota Depok untuk menebarkan kebaikan dengan cara membagikan paket sembako kepada warga dan masyarakat yang terkena […]

expand_less