Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  19  Juni  2020

 

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

 

JAKARTA,  INDEX  – Dalam upaya mendukung dan memberikan pemastian bagi pelaku usaha di situasi New Normal, PT sucofindo (Persero) mengadakan Webinar atau Web Seminar dengan tema “Pentingnya kesiapan industri memasuki tatanan normal baru”.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung industri atau pelaku usaha di Indonesia agar tetap beroperasional khususnya paska pandemi dengan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal,” kata Direktur Utama PT sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Bachder mengatakan bahwa melalui kegiatan ini para pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal, terutama untuk keberlangsungan usaha dan menjaminkan keyakinan para konsumen.

“Komitmen ini kami wujudkan melalui jasa-jasa sucofindo dalam mendukung pelaku industri terutama dalam tatanan New Normal,” kata Bachder di Jakarta melalui siaran resminya, Kamis  (18/06/2020).

Direktur Komersial I PT sucofindo (Persero) Herliana Dewi yang hadir sebagai pembicara dalam Webinar mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap Kementerian Pariwisata terutama dalam menjaminkan kepastian usaha pariwisata dengan tata cara pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal salah satunya adalah dengan merilis jasa baru sucofindo, yaitu Jasa Sertifikasi ARISE yang juga turut dipaparkan dalam Webinar.

“Sertifikasi ARISE mampu membantu para pelaku usaha mengelola bisnis di masa Covid-19, sesuai dengan kondisi tatanan New Normal,” tambah Herliana Dewi.

Herliana mengatakan bahwa sertifikasi ARISE dapat menjadi pedoman dan panduan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.

“ARISE bisa menjadi tolak ukur bagi para pelaku usaha dalam meninjau sejauh mana kesiapan penyesuaian bisnis di tatanan normal baru,” kata Herliana. Selain itu, bagi para pelaku usaha yang menerapkan ARISE mampu memberikan jaminan dan meningkatkan keyakinan para komsumen untuk menggunakan jasa mereka.

Dalam sertifikasi ARISE secara umum yang dilihat adalah bagaimana pola pengendalian risiko sesuai jenis bisnis para pelaku, yaitu eliminasi dengan menghilangkan sumber bahaya dari paparan covid-19 antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning, atau tamu dengan riwayat pernah mengunjungi daerah atau negara zona merah dan kuning dalam 2 minggu ke belakang; Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara; administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.

Herliana menambahkan dan menjaminkan bahwa untuk auditor PT SUCOFINDO (Persero) dalam pengerjaan ARISE ini dilaksanakan dengan tenaga profesional.

“Auditor kami memiliki kualifikasi ISO 45001 sehingga terbiasa dengan pendekatan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko kesehatan dan keselamatan kerja serta konsep hirarki pengendalian resiko. Serta, kami juga dilengkapi dengan Auditor lembaga sertifikasi usaha (LSU) yang sudah terbiasa dengan proses bisnis pariwisata,” imbuh Herliana.

Selanjutnya, Herliana mengatakan dengan ARISE ini, nantinya tidak hanya fokus pada sektor pariwisata tetapi juga dapat digunakan sebagai pedoman untuk sektor pelayanan publik, kesehatan, industri manufaktur, migas, dan konstruksi untuk memasuki tatanan normal baru.

“Namun, untuk saat ini jasa Sertifikasi ARISE SUCOFINDO tengah fokus pada bidang Pariwisata dan Food and Beverage, dan akan meluas sesuai kebutuhan ragam sektor industri,” ucap Herliana.

Dalam acara tersebut sebagai pembicara Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN Zakiyah, Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung, Direktur Pengawasan Norma K3 Kementerian Tenaga Kerja Ghazamahadi, serta dengan moderator Handito Joewono, President & Chief Strategy Consultant Arrbey Group.

Masa pandemi ini Sucofindo tetap mengedepankan kepuasan pelanggan dan memudahkan pelanggan dengan memberikan pelayanan jasa Remote Audit Sertifikasi. Layanan ini dapat mengakomodir secara online beragam sertifikasi ISO mulai dari aspek kegiatan perusahaan seperti lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, dan keamanan sistem informasi serta mutu produk.

Dalam implementasi Physical Distancing, PT SUCOFINDO (Persero) juga mengadakan pelatihan online yang meliputi pelatihan Sistem Manajemen yang berbasis ISO, serta Eco Framework, seperti PROPER (Program Pemeriksa Kinerja Perusahaan) dalam pengelolaan lingkungan hidup dan LCA (Life Cycle Assessment).

Kemudian, SUCOFINDO juga tengah berproses dalam mengimplementasikan penerapan New Normal dengan melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Implementasi yang dilakukan dalam upaya terserbut adalah penggunaan teknologi informasi, salah satunya mengutamakan pertemuan atau pelatihan secara daring atau online, menggunakan digital signature untuk penandatangan surat atau laporan dan mengutamakan pembayaran secara cashless.

Di tengah pandemi ini SUCOFINDO mewajibkan bagi pegawai atau pengunjung Graha SUCOFINDO untuk menggunakan masker, cuci tangan, melewati ruang disinfectant spraying, melakukan pengukuran suhu dengan thermo gun, dan penggunaan cairan hand sanitizer.

SUCOFINDO juga telah melakukan penataan ruangan dan lift yang berjarak dan rutin penyemprotan cairan disinfektan selama dua minggu sekali di tiap ruangan Graha Sucofindo. Selain itu terdapat protokol pelaksanaan pekerjaan lapangan (offsite) dengan salah satunya mewajibkan pemakaian APD lengkap sesuai dengan standar operasional industri.

( Hartono/009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Bali-Nusra Salurkan CSR Bertajuk “ World Habitat Day “

    PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Bali-Nusra Salurkan CSR Bertajuk “ World Habitat Day “

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  20  Desember  2022 PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Bali-Nusra Salurkan CSR Bertajuk “ World Habitat Day “   Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kantor Wilayah VII (Bali-Nusra) Denpasar Wayan Darmayasa,menyerahkan bantuan bibit pohon kelapa genjah, bibit jeruk prestagi dan siem madu, bibit palpukat senilai Rp.30 juta, bertempat di Desa Wisata Taro, Kec Tegallalang, […]

  • PD. Pasar Kota Denpasar Gencarkan Gerakan Bebas Plastik di Pasar Badung

    PD. Pasar Kota Denpasar Gencarkan Gerakan Bebas Plastik di Pasar Badung

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  27  November  2019   PD. Pasar Kota Denpasar Gencarkan Gerakan Bebas Plastik di Pasar Badung Sisialisasi Penerapan Pengurangan Kantong Plastik di Pasar Badung, Selasa (26/11/2019).   BALI, INDEX – Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus berkomitemn untuk mengurangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan plastik. Kali ini, guna memberikan fokus pengurangan plastik di Pasar Tradisional, […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  24   Juli  2025 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  23  Mei  2022

  • Polres Cimahi Ungkap Kasus Curanmor  di Wilayah Hukum Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung

    Polres Cimahi Ungkap Kasus Curanmor  di Wilayah Hukum Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Cimahi, Kamis  21  Januari  2021   Polres Cimahi Ungkap Kasus Curanmor  di Wilayah Hukum Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung   Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan, S.IK, M.Hum saat gelar konferensi pers kasus tindak pidana curanmor di Mapolres Cimahi, Kamis (21/1/2021)   JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id  –  Kapolres Cimahi Polda Jabar AKBP Indra Setiawan, S.IK, M.Hum, pimpin konferensi […]

  • Partisipasi Warga di Pilkades Cenderung Tinggi

    Partisipasi Warga di Pilkades Cenderung Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Rembang, Senin 03 Oktober 2022 Partisipasi Warga di Pilkades Cenderung Tinggi   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) diminta untuk memberikan pelayanan maksimal, kepada warga yang ingin menyalurkan hak suaranya. Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz saat memantau jalannya Pilkades di di Desa Gedangan, Kecamatan Rembang, Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan, Desa Sidomulyo, […]

expand_less