Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  19  Juni  2020

 

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

 

JAKARTA,  INDEX  – Dalam upaya mendukung dan memberikan pemastian bagi pelaku usaha di situasi New Normal, PT sucofindo (Persero) mengadakan Webinar atau Web Seminar dengan tema “Pentingnya kesiapan industri memasuki tatanan normal baru”.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung industri atau pelaku usaha di Indonesia agar tetap beroperasional khususnya paska pandemi dengan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal,” kata Direktur Utama PT sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Bachder mengatakan bahwa melalui kegiatan ini para pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal, terutama untuk keberlangsungan usaha dan menjaminkan keyakinan para konsumen.

“Komitmen ini kami wujudkan melalui jasa-jasa sucofindo dalam mendukung pelaku industri terutama dalam tatanan New Normal,” kata Bachder di Jakarta melalui siaran resminya, Kamis  (18/06/2020).

Direktur Komersial I PT sucofindo (Persero) Herliana Dewi yang hadir sebagai pembicara dalam Webinar mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap Kementerian Pariwisata terutama dalam menjaminkan kepastian usaha pariwisata dengan tata cara pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal salah satunya adalah dengan merilis jasa baru sucofindo, yaitu Jasa Sertifikasi ARISE yang juga turut dipaparkan dalam Webinar.

“Sertifikasi ARISE mampu membantu para pelaku usaha mengelola bisnis di masa Covid-19, sesuai dengan kondisi tatanan New Normal,” tambah Herliana Dewi.

Herliana mengatakan bahwa sertifikasi ARISE dapat menjadi pedoman dan panduan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.

“ARISE bisa menjadi tolak ukur bagi para pelaku usaha dalam meninjau sejauh mana kesiapan penyesuaian bisnis di tatanan normal baru,” kata Herliana. Selain itu, bagi para pelaku usaha yang menerapkan ARISE mampu memberikan jaminan dan meningkatkan keyakinan para komsumen untuk menggunakan jasa mereka.

Dalam sertifikasi ARISE secara umum yang dilihat adalah bagaimana pola pengendalian risiko sesuai jenis bisnis para pelaku, yaitu eliminasi dengan menghilangkan sumber bahaya dari paparan covid-19 antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning, atau tamu dengan riwayat pernah mengunjungi daerah atau negara zona merah dan kuning dalam 2 minggu ke belakang; Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara; administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.

Herliana menambahkan dan menjaminkan bahwa untuk auditor PT SUCOFINDO (Persero) dalam pengerjaan ARISE ini dilaksanakan dengan tenaga profesional.

“Auditor kami memiliki kualifikasi ISO 45001 sehingga terbiasa dengan pendekatan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko kesehatan dan keselamatan kerja serta konsep hirarki pengendalian resiko. Serta, kami juga dilengkapi dengan Auditor lembaga sertifikasi usaha (LSU) yang sudah terbiasa dengan proses bisnis pariwisata,” imbuh Herliana.

Selanjutnya, Herliana mengatakan dengan ARISE ini, nantinya tidak hanya fokus pada sektor pariwisata tetapi juga dapat digunakan sebagai pedoman untuk sektor pelayanan publik, kesehatan, industri manufaktur, migas, dan konstruksi untuk memasuki tatanan normal baru.

“Namun, untuk saat ini jasa Sertifikasi ARISE SUCOFINDO tengah fokus pada bidang Pariwisata dan Food and Beverage, dan akan meluas sesuai kebutuhan ragam sektor industri,” ucap Herliana.

Dalam acara tersebut sebagai pembicara Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN Zakiyah, Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung, Direktur Pengawasan Norma K3 Kementerian Tenaga Kerja Ghazamahadi, serta dengan moderator Handito Joewono, President & Chief Strategy Consultant Arrbey Group.

Masa pandemi ini Sucofindo tetap mengedepankan kepuasan pelanggan dan memudahkan pelanggan dengan memberikan pelayanan jasa Remote Audit Sertifikasi. Layanan ini dapat mengakomodir secara online beragam sertifikasi ISO mulai dari aspek kegiatan perusahaan seperti lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, dan keamanan sistem informasi serta mutu produk.

Dalam implementasi Physical Distancing, PT SUCOFINDO (Persero) juga mengadakan pelatihan online yang meliputi pelatihan Sistem Manajemen yang berbasis ISO, serta Eco Framework, seperti PROPER (Program Pemeriksa Kinerja Perusahaan) dalam pengelolaan lingkungan hidup dan LCA (Life Cycle Assessment).

Kemudian, SUCOFINDO juga tengah berproses dalam mengimplementasikan penerapan New Normal dengan melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Implementasi yang dilakukan dalam upaya terserbut adalah penggunaan teknologi informasi, salah satunya mengutamakan pertemuan atau pelatihan secara daring atau online, menggunakan digital signature untuk penandatangan surat atau laporan dan mengutamakan pembayaran secara cashless.

Di tengah pandemi ini SUCOFINDO mewajibkan bagi pegawai atau pengunjung Graha SUCOFINDO untuk menggunakan masker, cuci tangan, melewati ruang disinfectant spraying, melakukan pengukuran suhu dengan thermo gun, dan penggunaan cairan hand sanitizer.

SUCOFINDO juga telah melakukan penataan ruangan dan lift yang berjarak dan rutin penyemprotan cairan disinfektan selama dua minggu sekali di tiap ruangan Graha Sucofindo. Selain itu terdapat protokol pelaksanaan pekerjaan lapangan (offsite) dengan salah satunya mewajibkan pemakaian APD lengkap sesuai dengan standar operasional industri.

( Hartono/009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koster Tegaskan Kader PDIP Harus Hadir di Tengah Rakyat dan Bela Wong Cilik

    Koster Tegaskan Kader PDIP Harus Hadir di Tengah Rakyat dan Bela Wong Cilik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Buleleng, Minggu  15  Maret  2026 Koster Tegaskan Kader PDIP Harus Hadir di Tengah Rakyat dan Bela Wong Cilik   Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan 4.592 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting partai se-Kabupaten Buleleng masa bakti 2025–2030 dalam konsolidasi besar di GOR Bhuana Patra, Minggu (15/3/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Ketua […]

  • Polri Peduli Penghijauan, Dit Polairud Polda Jabar Laksanakan Penanaman Mangrove di Pantai Kasenden

    Polri Peduli Penghijauan, Dit Polairud Polda Jabar Laksanakan Penanaman Mangrove di Pantai Kasenden

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  09  Januari  2020   Polri Peduli Penghijauan, Dit Polairud Polda Jabar Laksanakan Penanaman Mangrove di Pantai Kasenden     Dir Polairud Polda Jabar Kombes Pol A.Widihandoko, SH, MH (kedua kiri) saat melaksanakan penanaman bibit mangrove di pesisir pantai Kesenden, Kota Cirebon, Kamis (9/1/2020)   Jawa Barat,INDEX  –  Direktorat Polairud Polda Jabar, Kamis pagi […]

  • Kabupaten Badung Siap Sukseskan Program Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali

    Kabupaten Badung Siap Sukseskan Program Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle 110
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Badung,  Jumat  23  Januari  2026 Kabupaten Badung Siap Sukseskan Program Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali   Kabupaten Badung Siap Sukseskan Program Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Kegiatan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Tahun 2026. Pertemuan strategis ini […]

  • Wawali Arya Wibawa Hadiri Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Tahun 2023

    Wawali Arya Wibawa Hadiri Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  04  Mei  2023 Wawali Arya Wibawa Hadiri Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Tahun 2023     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam Rangka Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) tahun 2023 yang diperingati setiap 20 Mei setiap tahunnya, Ikatan Dokter Indonesia Denpasar melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat pada Minggu (4/5/2023) yang dilaksanakan di Lapangan […]

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 21 Februari 2022   Rangkaian Prosesi Nyepi Termasuk Nyomya Ogoh Ogoh di Kota Denpasar Disepakati Dengan Pembatasan dan Disiplin Protokol Kesehatan.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelaksanaan prosesi rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1944 di Kota Denpasar mulai dari pelaksanaan Melasti, Tawur Agung Kesanga dan prosesi Pengerupukan yang biasanya diisi dengan […]

  • KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Helikopter

    KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Helikopter

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 05 Oktober 2022 KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Helikopter Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap Tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Helikopter Angkut AW-101 di TNI Angkatan Udara Tahun 2016-2017. Melalui siaran tertulisnya di jelaskan, tersangka IKS alias JIK selaku Direktur PT DJM dan Pengendali PT KCG, sebagai […]

expand_less