Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  16  Juli  2020

 

 

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil

Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

 

Suasana pasar tumpah dan pedagang bermobil di wilayah Kota Denpasar

 

BALI,  INDEX  –  Berbagai elemen di seluruh dunia saat ini sedang berjibaku untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilaksanakan guna memaksimalkan pencegahan. Pun demikian, diperlukan dukungan semua pihak, utamanya masyarakat sehingga pencegahan dapat dimaksimalkan. Langkah sederhananya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Ahli Epidemiologi Universitas Udayana Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH saat diwawancarai Kamis (16/7) menjelaskan bahwa pengalaman di banyak negara di dunia menunjukkan bahwa protokol kesehatan yang paling susah diatur oleh pemerintah dan diikuti oleh masyarakat adalah kerumunan manusia, hal ini baik kerumuman kegiatan ekonomi, sosial, agama, dan lain sebagainya.

“Kerumunan ekonomi yang agak menonjol di Denpasar, Bali maupun Indonesia adalah kerumunan di pasar tradisional baik kerumunan antar pedagang maupun pembeli, termasuk pasar tumpah dan pedagang bermobil, kondisi ini wajib mendapatkan perhatian serius, karena adaptasi kebiasaan normal era baru bukan berarti normal seperti dahulu sebelum ada Covid-19, ada protokol kesehatan yang harus tetap diterapkan dengan disiplin dan harus menjadi perhatian nersama, tidak bisa seperti dulu lagi,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pasar tradisional, pasar tumpah dan pedagang bermobil hambatan utamanya adalah karena ruang atau tempat yang sangat terbatas sedangkan jumlah pedagang sangat banyak. Ini adalah kendala atau hambatan yang paling pelik dicarikan jalan keluarnya. Dengan demikian protokol kesehatan yang paling sulit adalah mengatur jarak antar pedagang dan juga pembeli.

“Terlebih dengan dinyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui udara, maka jarak antar pedagang dan juga pembeli harus lebih jauh dari yang ditetapkan selama ini,” ulasnya

Pihaknya mengakui bahwa tidak mudah membuat keseimbangan antara aspek ekonomi dan aspek kesehatan. Bila ruang yang tersedia cukup memadai maka pengaturan jarak antar pedagang akan lebih mudah. Bila tambahan ruang tidak memungkinkan maka satu-satunya jalan keluar adalah dilakukan pengaturan oleh pemerintah, termasuk jika pemerintah menyediakan lokasi yang tidak melanggar aturan yang berlaku, semisal Perda atau aturan hukum lainya.

Di beberapa tempat di Indonesia, jarak antar pedagang diisi pembatas atau partisi. Protokol kesehatan lainnya yang lebih mudah diimplementasikan adalah mengawasi secara terus menerus pemakaian masker dan face shiled (pelindung muka) bagi pedagang maupun pembeli.

“Berbagai kebijakan pasti menimbukan pro dan kontra, tetapi bila tidak diatur maka kerumunan akan tetap terjadi dan wabah Covid-19 tidak akan ada akhirnya dan masalah yang dihadapi seluruh masyarakat Bali akan semakin lama karena matinya sektor pariwisata sebagai tumpuan utama perekonomian Bali hingga saat ini,” jelasnya

Wirawan menyarankan bahwa pengaturan yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mencarikan tempat bagi pedagang tumpah dan pedagang bermobil dan mengatur mereka secara bergiliran untuk berjualan sehingga jumlah pedagang menjadi lebih sedikit sehingga jarak mereka bisa diatur menjadi lebih renggang.

“Cara kedua adalah dengan melakukan surveilens di pasar-pasar tradisional yaitu melakukan test Covid-19 secara berkala sehingga segera bisa diketahui bila ada pedagang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2, selain cara-cara diatas, saya belum melihat solusi lainnya,” pungkasnya.

(Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  9  Mei  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  14 Juli  2024 Renungan  Joger

  • Presiden Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia atas Isu Myanmar

    Presiden Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia atas Isu Myanmar

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  12  November  2022 Presiden Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia atas Isu Myanmar   Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada awak media di sela-sela KTT ASEAN yang digelar di Sokha Hotel, Phnom Penh, Kamboja, Jumat, 11 November 2022. Foto: BPMI Setpres Presiden menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya progres yang signifikan dari impelementasi 5-point consensus (5PC) […]

  • Kagama Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Adonara, Flores Timur

    Kagama Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Adonara, Flores Timur

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 18 Mei 2021   Kagama Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Adonara, Flores Timur   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jogjakarta Wilayah Bali menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam di Pulau Adonara melalui Posko Bali Peduli Adonara, Senin (17/5). Bantuan itu merupakan hasil pengumpulan yang dilakukan Kagama Bali […]

  • IAD  Wilayah Kalimantan Barat gandeng Kejati Kalbar, bagikan paket sembako ke panti asuhan Nur Ilahi dan Pondok pesantren Ashabul Maimanah

    IAD  Wilayah Kalimantan Barat gandeng Kejati Kalbar, bagikan paket sembako ke panti asuhan Nur Ilahi dan Pondok pesantren Ashabul Maimanah

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Pontianak, Jumat 05 November 2021   IAD  Wilayah Kalimantan Barat gandeng Kejati Kalbar, bagikan paket sembako ke panti asuhan Nur Ilahi dan Pondok pesantren Ashabul Maimanah Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakari (IAD) Wilayah Kalbar, Ratu Masyhudi saat Acara Jumat Berkah dan Berbagi Bersma Kejati Kalbar, (5/11/2021)(Foto/Ist) Kalimantan Barat, indonesiaexpose.co.id – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Barat bersama […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bali, Senin 27 Juni 2022   Renungan  JOGER  

expand_less