Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Tahun 2021 Pelindo IV Saluran Dana TJSL Rp. 10,48 Miliar

Tahun 2021 Pelindo IV Saluran Dana TJSL Rp. 10,48 Miliar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makasar , Jumat 26 Februari 2021

 

Tahun 2021  Pelindo IV Saluran Dana TJSL Rp. 10,48 Miliar

 

Salah satu mitra binaan PT. Pelindo IV ( Persero ) Foto. Dok. Pelindo IV (Foto/ist)

Sulawesi  Selatan,  indonesiaexpose.co.id – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tahun ini berencana menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp10,48 miliar untuk membantu perputaran ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih belum ada kepastian kapan akan berakhir.

Corporate Secretary PT Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto mengatakan, penyaluran dana TJSL tahun ini bakal dikelompokkan dalam 4 pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

“Yakni pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan lingkungan dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola,” kata Toto.

Menurutnya, masing-masing pilar ini akan mendapatkan penyaluran dana TJSL sesuai dengan kebutuhannya.

Dia menyebutkan, pada pilar pembangunan ekonomi dialokasikan anggaran untuk penyaluran Program Pendanaan UMK (Usaha Mikro Kecil) TJSL sebesar Rp3,6 miliar, serta pilar pembangunan sosial, lingkungan dan hukum tata kelola sebesar Rp6,88 miliar.

“Pada pilar lingkungan dan sosial, ada yang disalurkan untuk sektor bencana alam dan non bencana alam yang disebabkan oleh wabah, pelestarian alam, sarana ibadah dan pendidikan,” sebutnya.

Sedangkan di pilar sosial, ekonomi dan hukum, penyaluran dana TJSL juga diperuntukkan bagi sektor kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana umum, serta pengentasan kemiskinan.

Toto menjelaskan bila dibagi dalam Program Pendanaan UMK dan TJSL, sebanyak Rp3,6 miliar dari dana yang disalurkan tahun ini dialokasikan untuk Pendanaan UMK. Di mana sebesar Rp3 miliar untuk pengembangan klaster pertanian dan perikanan komoditas unggulan daerah, serta sinergi BUMN.

“Dan anggaran peningkatan promosi dan pemasaran mitra bisnis sebesar Rp600 juta dalam bentuk pembinaan dan pelatihan,” bebernya.

Sementara itu untuk TJSL, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp6,88 miliar. Terdiri dari 2,18% untuk bencana alam, 2,91% untuk pendidikan, 3,63% untuk kesehatan, 29,07% untuk sarana dan prasana, 2,18% untuk pelestarian alam, 17,44% untuk sarana ibadah dan 42,59% untuk bansos dalam rangka pengentasan kemiskinan.

(Hartono/09)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja

    Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 15  Februari  2024 Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali memantau pencoblosan pada sejumlah TPS di Kota Denpasar pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (14/2/2024). Usai melaksanakan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  17  Oktober  2021 Renungan  JOGER  

  • Pemkot  Bekasi  dan  Big Selesaikan  Tentang  Penegasan  Batas  46 Kelurahan

    Pemkot  Bekasi  dan  Big Selesaikan  Tentang  Penegasan  Batas  46 Kelurahan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Bekasi, Minggu  04  Oktober  2020   Pemkot  Bekasi  dan  Big Selesaikan  Tentang  Penegasan  Batas  46 Kelurahan       JABAR, INDEX  – Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) menjalin kerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk menyelesaikan data penegasan wilayah antar 46 Kelurahan se-Kota Bekasi. Sebelumnya Pemkot Bekasi pada 2017 telah melakukan penegasan data batas […]

  • Prokes Ketat, Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Saraswati di Pura Jagatnatha.

    Prokes Ketat, Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Saraswati di Pura Jagatnatha.

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  29  Agustus  2021   Prokes Ketat, Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Saraswati di Pura Jagatnatha.     ” Jaya Negara Harapkan Sekolah Tatap Muka Bisa Segera Terialisasikan. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perayaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar dalam masa pandemi Covid-19 dilakukan sangat terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Jumlah umat pun sangat […]

  • Gugatan Investor Lift Kaca ke PTUN Dinilai Rapuh, Pansus TRAP: Kewenangan di Tangan Provinsi

    Gugatan Investor Lift Kaca ke PTUN Dinilai Rapuh, Pansus TRAP: Kewenangan di Tangan Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle 080
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Denpasar , Sabtu  28  Pebruari  2026 Gugatan Investor Lift Kaca ke PTUN Dinilai Rapuh, Pansus TRAP: Kewenangan di Tangan Provinsi   Ketua Pansus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Dr. (c)  I Made Supartha,S.H.,M.H   Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Gugatan investor proyek Lift Kaca di Kelingking Beach, Nusa Penida, ke Pengadilan Tata Usaha […]

  • OJK : Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Risiko Geopolitik Meningkat

    OJK : Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Risiko Geopolitik Meningkat

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  03  November  2024 OJK : Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Risiko Geopolitik Meningkat     Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Oktober 2024 menilai, stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) terjaga stabil di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan melemahnya aktivitas perekonomian global. Perlambatan pertumbuhan di beberapa […]

expand_less