Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo meminta rencana pembentukan Holding Ultra Mikro harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, rencana ini akan berdampak pada pelaku usaha swasta yang lain, khususnya yang bergerak di bidang pembiayaan mikro.

Ia pun menyarankan agar Holding Ultra Mikro ini sebaiknya dilakukan oleh BUMN yang bergerak di lembaga keuangan non bank saja. Karena pelaku usaha swasta yang bergerak di bidang ini masih banyak, sehingga tak akan terjadi penguasaan pasar.

“Artinya holdingisasi ini mohon diperhatikan dengan cermat, dengan hati-hati karena akan ada pelaku usaha lain di bidang pembiayaan yang akan terkena dampak. Kan banyak juga lembaga-lembaga pembiayaan mikro yang lain (swasta). Ini bagaimana dengan nasib mereka kalau kita secara serampangan melakukan upaya holdingisasi lembaga pembiayaan,” kata Kodrat melalui siaran tertulisnya, Kamis (4/3/2021) pagi.

“Kalau mau lebih bijak ya tadi, yang di-holding misalkan lembaga keuangan non perbankannya saja. Jadi kalaupun mereka disatukan belum tentu bisa monopoli, karena swasta juga banyak dan umum bagi masyarakat. Jadi mereka bersaing bersaing lebih efisien. Kalau dengan bank BRI, saya masih perlu melihat kajiannya. Kok ada wacana kebijakan seperti ini,” lanjut dia.

Menurut Kodrat, wacana penggabungan PT BRI (Persero) Tbk dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) ini disebut akan mengarah kepada upaya efisiensi. Namun, ia mengingatkan ada unsur efisiensi yang harus terpenuhi.

“Karena klaim efisiensi ini klaim sepihak, yakni di BUMN-nya. Jadi kalau efisiensi itu kan terkait supaya pengelolaan BUMN jadi lebih efisien, lebih hemat, tidak ada pemborosan. Ingat, efisiensi itu dalam bahasa ekonomi adalah ‘pareto optimal’, artinya efisiensi terjadi bila tidak ada pihak lain yang dirugikan di atas kepentingan pihak tertentu,” lanjut Kodrat.

Terkait adanya dugaan perilaku yang mengarah kepada monopolisasi pasar, pria yang dikenal sebagai ahli ekonomi mikro ini menilai perlu ada analisis yang lebih mendalam lagi. Sebab ketiga entitas tersebut memiliki relevansi pasar yang berbeda.

Namun, dirinya berharap, KPPU dapat turut terlibat dalam pembahasan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini. Hal ini untuk menghindari adanya penguasaan pasar, khususnya di sektor pembiayaan UMKM.

“Intinya, posisi kami seperti itu, kalau sudah ada upaya ke arah monopoli, dan memang ada dampak yang bisa terjadi pada pelaku usaha lain dan juga konsumen, ini kita harapkan setidaknya kita bisa diajak diskusilah. Karena kebijakan seperti ini kan pasti ada dampaknya,” tutp Kodrat.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Tabanan ,Rabu  13  April 2022   Sidak Pegawai dengan Humanis, Bupati Tabanan Motivasi ASN       Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam mewujudkan pembangunan yang diprogramkan sesuai visi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul Dan Madani (AUM) sangat diperlukan kebersamaan dan harmonisasi dari semua pihak. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  14  November  2019   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 11 Juli 2023 Renungan  Joger  

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 01  Juni  2020   Pastikan Masyarakat Menerapkan Protokol Kesehatan,Kelurahan Pedungan Giatkan Sosialisasi dan Edukasi   Kelurahan Pedungan menggiatkan sosialisasi dan memantau kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan juga kebersihan.   BALI,  INDEX   – Membiasakan masyarakat menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar tetap beraktifitas dengan aman dan produktif ditengah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  13  September   2024 Renungan  Joger

  • Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov

    Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Palangka Raya ,Selasa 21 Januari 2020   Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov (Foto/Ist)   KalTeng,  INDEX  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan segera menindaklanjuti, permasalahan gagal tender pengadaan lift di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya pada tahun 2019 lalu. “Gagal tender lift di rumah sakit itu […]

expand_less