Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » BPJS Kesehatan Mendengar” Ajak Stakeholders JKN-KIS Suarakan Aspirasinya

BPJS Kesehatan Mendengar” Ajak Stakeholders JKN-KIS Suarakan Aspirasinya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Senin   8 Maret 2021

 

“BPJS Kesehatan Mendengar” Ajak Stakeholders JKN-KIS Suarakan Aspirasinya

 

 

Jakarta ,  indonesiaexpose.co.id    – Dalam rangka membangun ekosistem Program JKN-KIS yang ideal, BPJS Kesehatan berupaya melakukan optimalisasi sinergi lintas sektoral dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, manajemen fasilitas kesehatan, tenaga medis, pemberi kerja, asosiasi fasilitas kesehatan, organisasi profesi, akademisi, pakar, dan stakeholders JKN-KIS
lainnya.

Untuk itu, BPJS Kesehatan menciptakan Program “BPJS Kesehatan Mendengar” guna menjaring berbagai masukan dan
saran yang konstruktif dari para stakeholders JKN-KIS tersebut.

Hal ini demi meningkatkan mutu layanan dan mendongkrak
kepuasan peserta JKN-KIS.

“BPJS Kesehatan Mendengar ini membantu kami melakukan pemetaan kebutuhan stakeholders untuk kami jadikan evaluasi, masukan, dan acuan dalam mengelola Program JKN-KIS lima tahun ke depan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bila suara
mereka akan menjadi sasaran strategis jangka panjang BPJS Kesehatan,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron
Mukti kepada indonesiaexpose.co.id melalui siaran tertulisnya, Senin (08/03/2021).

Ghufron menjelaskan, pelaksanaan kegiatan “BPJS Kesehatan Mendengar” menggunakan tiga metode yaitu melalui pertemuan offline atau kunjungan langsung ke pemangku kepentingan, melalui pertemuan online, serta melalui e-Form, yakni formulir elektronik yang akan diedarkan BPJS Kesehatan untuk diisi oleh para pemangku kepentingan.

Hasil kegiatan tersebut selanjutnya akan dikompilasi dan menjadi masukan bagi penyusunan strategi organisasi.

“Di samping itu, masukan tersebut juga akan kami manfaatkan untuk mengembangkan inovasi dalam rangka peningkatan mutu layanan, kepuasan peserta serta menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS,” kata Ghufron yang bersama-sama melakukan Kick Off BPJS Kesehatan Mendengar dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono dan Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Achmad Yurianto.

Menurutnya, berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPJS Kesehatan, stakeholders yang menjadi prioritas utama untuk dikelola secara intensif adalah mereka yang memiliki wewenang besar serta kepentingan tinggi terhadap organisasi.

Misalnya, peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan, dan pemerintah (dalam hal ini, kementerian/lembaga yang terkait langsung dengan operasional BPJS Kesehatan, seperti Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Dewan Jaminan Sosial Nasional, Otoritas Jasa Keuangan, Kejaksaan Republik Indonesia, dan sebagainya).

Sementara, Direktur Pengawasan, Pemeriksaan, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno selaku pengarah
kegiatan BPJS Kesehatan Mendengar mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mempererat jalinan komunikasi yang lebih baik lagi antara BPJS Kesehatan dengan berbagai stakeholders, yang pada akhirnya diharapkan dapat makin memperkuat ekosistem penyelenggaraan JKN-KIS ke depan.

“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan berbagai stakeholders, diharapkan ekosistem JKN-KIS dapat lebih kondusif dan pada akhirnya Program JKN-KIS dapat dilaksanakan lebih baik lagi. Untuk itu kepada seluruh jajaran BPJS Kesehatan kami menekankan tentang pentingnya mendengar suara publik; mendengar dengan empati untuk memahami dan mengerti, bukan sekedar mendengar untuk menjawab dengan kata-kata. Pemikiran dan masukan-masukan mereka merupakan hal yang sangat penting karena Program JKN-KIS merupakan program nasional yang dalam pelaksanaannya perlu dukungan dari berbagai stakeholders, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah,” ujar Mundiharno.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, ada sejumlah upaya yang harus dilakukan untuk menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS antara lain dengan menyesuaikan besaran iuran, redefinisi paket manfaat JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan dan rawat inap standar, peningkatan kepatuhan pembayaran iuran (khususnya dari sektor informal atau Pekerja Bukan Penerima Upah/PBPU), dan perbaikan tata kelola JKN. Selain itu, dalam hal keadilan dan mutu layanan, juga diperlukan penambahan fasilitas kesehatan di daerah, penguatan mutu layanan, serta penguatan manfaat promotif preventif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Kementerian Kesehatan berperan sebagai regulator sistem dan fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Segala peraturan
terkait JKN-KIS perlu diharmonisasikan dengan peraturan Presiden, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan, agar sesuai dengan kerangka pembangunan kesehatan. Kami juga siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan untuk menguatkan kerja sama dalam peningkatan akses fasilitas pelayanan, sustainabilitas finansial, integrasi data, dan hal prioritas nasional lainnya, seperti vaksinasi Covid-19. Kami dari Kementerian Kesehatan sangat mendukung Program JKN-KIS,” tutup Dante.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  08  Oktober  2021   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  17  April  2023 Ringankan Beban Masyarakat, Walikota Jaya Negara Distribusikan Penyaluran Bantuan Pangan Beras.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara serahkan bantuan pangan beras Pemerintah Kota Denpasar tahun 2023, bertempat di Kantor Lurah Sesetan, Senin (17/4/2023). Setelah sebelumnya bantuan cadangan pangan pemerintah Tahun 2023 telah di serahkan ke masing-masing […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  07  November  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  22  Maret  2024 Renungan  Joger

  • Jaga Stabilitas Inflasi di Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa Tinjau Bazar Pangan di Banjar Taman Sekar Padangsambian.

    Jaga Stabilitas Inflasi di Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa Tinjau Bazar Pangan di Banjar Taman Sekar Padangsambian.

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  30  Agustus  2024 Jaga Stabilitas Inflasi di Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa Tinjau Bazar Pangan di Banjar Taman Sekar Padangsambian.   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana meninjau langsung pelaksanaan Bazar Pangan di Banjar Taman Sekar Kelurahna Padangsambian , Kecamatan Denbar pada Jumat (30/8/2024). […]

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bangli, Senin  30  Januari 2023    Rayakan Hari Arak Bali : Wabup  Bangli dan GM Toya Devasya Kintamani,DR.Ketut Mardjana Tos Bersama segelas minuman Coctail berbahan Arak Bali   Wakil Bupati Bangli  I Wayan Diar (tengah) bersama General Manager Toya Devasya DR. Ketut Mardjana,di Perayaan perdana Hari Arak Bali,  yang di gelar di Barrel Tavern Toya Devasya Geopark […]

expand_less