Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu 10 November 2018

 

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

 

BALI, INDEX – Disampaikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Anung Sugihantono usai acara bahwa antibiotika jenis Tetrasiklin sudah tidak mampu membunuh kuman yang ada di lingkungan. Setelah ditelusuri ternyata Tetrasiklin klorampenikol yang dulunya digunakan untuk obat Tipus yang merupakan salah satu jenis antibiotik ini kerap digunakan untuk pencegahan oleh orang – orang aspek peternakan.

“Yang kami yakini karena bakteri. Kami itu memberinya tetrasiklin tapi sudah tidak mampu membunuh kuman yang saat ini ada diligkungan kita,” ujarnya kemarin.

Jadi, ayam – ayam itu dikasih antibiotik supaya nggak gampang sakit menurut persepsinya mereka, lanjutnya. Nah, akhibatnya sekarang dengan konsumsi ayam yang semakin meningkat, residu tetrasiklin tersebut ada ditubuhnya ayam juga terkonsumsi manusia. Sehingga menurutnya semakin lama masyarakat sudah diinisiasi dengan hal tersebut. Akhibatnya kuman yang tadinya mati berubah jadi kebal.

“Harus ganti Ampisolin, amoksisilin. Dan sekarang sudah ganti lagi menjadi apa yang kita kenal dari golongan cevalo klorin. Antibiotiknya kan makin lama makin mahal,” ungkapnya.

Di dunia peternakan hampir 100 persen disebutnya menggunakan antibiotik. Tingginya penggunakan antibiotik di dunia peternakan ini juga dipengaruhi oleh sales-nya. Yang notabene 80 persen saleanya bukanlah orang kesehatan hewan dan bukan pula kesehatan manusia.

Selain itu kebiasaan masyarakat yang tidak menghabiskan resep yang dianjurkan dokter terkait antibiotika juga menjadi salah satu penyebab masalah resistensi ini. Kepatuhan yang dinilai rendah oni menyebabkan efek lain. “Ini teman – teman ya, kalau dikasih antibiotik kan pasti 12 sampai 20 tablet. Bener nggakkalau tiga hari, dua hari badan kita sudah enak. Diminum habis nggak. Nah itulah,” paparnya.

Sehingga apabila nantinya jatuh sakit, harus ada tambahan dosis lagi supaya tidak resisten. (Tri)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

    Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Badung, Sabtu  27   September  2025 Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk   Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, meminta pelaku pariwisata menyelesaikan sendiri sampah yang mereka hasilkan. Hal tersebut ia sampaikan kepada GM dan perwakilan seluruh […]

  • Tim Respon Cepat Desa Pemecutan Kelod Sigap Atasi Pohon Tumbang

    Tim Respon Cepat Desa Pemecutan Kelod Sigap Atasi Pohon Tumbang

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 30  Oktober  2021   Tim Respon Cepat Desa Pemecutan Kelod Sigap Atasi Pohon Tumbang   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tim Respon Cepat Desa Pemecutan Kelod tangani pohon tumbang di Jalan Dam Tukad Badung Banjar Sadingsari Sabtu (30/10/2021). Perbekel Desa Pemecutan Kelod I Wayan Tantra mengatakan, pagi pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada pohon […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  07  Juni 2024 Renungan  Joger

  • Polda Jabar Ungkap Peredaran Sejumlah Kosmetik, Alat Rumah Tangga dan Makanan Ringan Kadaluarsa Ditempel Expire Baru

    Polda Jabar Ungkap Peredaran Sejumlah Kosmetik, Alat Rumah Tangga dan Makanan Ringan Kadaluarsa Ditempel Expire Baru

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  10  September  2019   Polda Jabar Ungkap Peredaran Sejumlah Kosmetik, Alat Rumah Tangga dan Makanan Ringan Kadaluarsa Ditempel Expire Baru   Jawa Barat,INDEX  –  Dit Reskrimsus Polda Jabar Unit lll Subdit l berhasil mengungkap dan menangkap pelaku berinisial P alias H dalam kasus peredaran berbagai merek kosmetik dan alat rumah tangga yang telah […]

  • 143 PMI Asal Denpasar Telah Ikuti Rapid Test, 1 Orang Dikonfirmasi Positif Covid-19, 2 Orang Reaktif

    143 PMI Asal Denpasar Telah Ikuti Rapid Test, 1 Orang Dikonfirmasi Positif Covid-19, 2 Orang Reaktif

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  28  April  2020     143 PMI Asal Denpasar Telah Ikuti Rapid Test, 1 Orang Dikonfirmasi Positif Covid-19, 2 Orang Reaktif Suasana Rapid Test PMI di Rumah Singgah Kota Denpasar, beberapa waktu lalu   BALI,  INDEX  –  Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan serta Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 memfasilitasi Rapid Test atau screning […]

  • Job Fair 2019 DTKSK Denpasar Libatkan 40 Perusahaan

    Job Fair 2019 DTKSK Denpasar Libatkan 40 Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  04  Juli  2019   Job Fair 2019 DTKSK Denpasar Libatkan 40 Perusahaan   Rapat Teknis Job Fair 2019 di Kantor DTKSK Kota Denpasar, Rabu (3/7). “Job Fair 2019 DTKSK Denpasar Sediakan 1.001 Lowongan Kerja”   BALI,  INDEX  –  Guna menekan angka pengangguran, serta memfasilitasi antara pencari kerja dan pengguna tenaga kerja di Kota […]

expand_less