Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Hak Pesangon  Tidak Jelas, Mantan Pilot Merpati Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Jokowi

Hak Pesangon  Tidak Jelas, Mantan Pilot Merpati Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Jokowi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kamis 24  Juni  2021

 

Hak Pesangon  Tidak Jelas, Mantan Pilot Merpati Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Jokowi

 

(Foto: istimewa)

 

Jakarta,indonesiaexpose.co.id  –  Paguyuban Pilot Ex-Merpati (PPEM) mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Juni 2021 sebagai upaya memohon dukungan agar permasalahan pesangon eks-pegawai Merpati segera terselesaikan.

Pasalnya, nasib ribuan mantan pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) tidak kunjung mendapat kepastian selama 6 tahun.

Ketua Paguyuban PPEM Kapten Anthony Ajawaila menjelaskan, selain kepada Presiden, surat terbuka tersebut ditembuskan khusus ke sembilan instansi, yakni Wakil Presiden, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri Ketenagakerjaan, Ketua Komnas HAM, Ketua Komisi VI DPR, dan Ketua Ombudsman.

Anthony menuturkan, terdapat ribuan karyawan eks-MNA yang hak-hak normatifnya belum dipenuhi. Hal itu berupa cicilan kedua uang pesangon dari 1.233 pegawai sejumlah Rp 318,17 miliar serta nilai hak manfaat pensiun berupa solvabilitas (dana pensiun MNA dalam likuidasi) dari 1.744 pensiunan sebesar Rp 94,88 miliar.

“Kami sudah menempuh berbagai upaya sejak 2016 tetapi hingga kini tidak ada kepastian kapan hak pesangonnya akan dibayarkan. Sedangkan masing-masing eks-pegawai berharap uang pesangon akan dinikmati di masa pensiun, maupun untuk melanjutkan keberlangsungan hidup keluarganya,” kata Anthony melalui siaran tertulinya kepada indonesiaexpose.co.id di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Lanjut Anthony, tidak dibayarnya uang pesangon tersebut, menjadi masalah di setiap keluarga pegawai, mulai adanya perceraian, anak sakit, putus sekolah, alih kerja menjadi sopir ojek online, tukang bangunan, dan lain-lain.

“Bahkan setiap minggu kami mendengar kabar kematian rekan kami sesama eks-pegawai MNA,” ungkap Anthony.

Kapten M Masykoer menambahkan, dalam surat terbuka kepada Presiden, PPEM juga menyampaikan apabila MNA akhirnya harus ditutup atau dilikuidasi oleh negara, maka seluruh eks-karyawan Merpati juga tidak memiliki daya dan kuasa untuk mencegah. Namun, hendaknya MNA sebagai BUMN tidak lalai dalam kewajibannya memenuhi hak-hak eks-pegawainya.

“Jangan kami diperlakukan seperti kata pepatah ‘Habis manis, Sepah dibuang’. Kami memohon dengan sangat, perhatian serta pertolongan Bapak Presiden untuk membantu dapat segera dibayarkannya hak pesangon, begitupun hak pensiun kami yang sampai saat ini tidak ada kepastiannya,” Pungkasnya.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Dharma Santi Hari Suci Nyepi Caka 1944 Jaya Negara: Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi dan Vasudhaiva Khutumbakam Wujudkan Harmonisasi Beragama

    Gelar Dharma Santi Hari Suci Nyepi Caka 1944 Jaya Negara: Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi dan Vasudhaiva Khutumbakam Wujudkan Harmonisasi Beragama

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 21 April 2022   Gelar Dharma Santi Hari Suci Nyepi Caka 1944 Jaya Negara: Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi dan Vasudhaiva Khutumbakam Wujudkan Harmonisasi Beragama     Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dan Sekda […]

  • 7th ASEAN Children Forum, XL Axiata Terima Delegasi Anak dari 10 Negara Anggota ASEAN

    7th ASEAN Children Forum, XL Axiata Terima Delegasi Anak dari 10 Negara Anggota ASEAN

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  18   November 2022   7th ASEAN Children Forum, XL Axiata Terima Delegasi Anak dari 10 Negara Anggota ASEAN  Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini (ketiga dari kiri) berbincang dengan delegasi Forum Anak ASEAN asal Malaysia, Sameer Monn Suresh (kedua dari kiri) dan Thy Rina asal Cambodia (kedua dari kanan) di XL […]

  • Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis

    Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Agustus  2019   Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis   BALI, INDEX  –  Sebagai upaya untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang pentingnya arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar Sosialisasi Perwali tentang Jadwal Retensi Arsip (JRA) […]

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 09  Juli  2020

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Badung, Minggu 07 Mei 2023 Wagub Cok Ace Harap IMI Bali Bisa Warnai Sport Tourism di Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri Rapat Kerja Provinsi (RAKERPROV) Ikatan Motor Indonesia Bali 2023 bertempat di Krisna Oleh-Oleh Bypass, Jl. Bypass Ngurah rai, Kuta, Badung pada Sabtu (6/5/2023). […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Bali, Senin  19  Mei 2025 Renungan  Joger

expand_less