Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Jaga Keberlangsungan Bisnis, PLN Sudah Siap Jalankan Transisi Energi

Jaga Keberlangsungan Bisnis, PLN Sudah Siap Jalankan Transisi Energi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu 24 November 2021

 

Jaga Keberlangsungan Bisnis, PLN Sudah Siap Jalankan Transisi Energi

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – PT PLN (Persero) memastikan siap menjalankan transisi energi. Langkah tersebut dilakukan dengan terus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah pelaksanaan transisi energi, juga menyiapkan sustainability center untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan.

Manajer Pengelolaan Perubahan Iklim PLN Kamia Handayani mengatakan, PLN berupaya menangkap peluang dari pelaksanaan transisi energi, sehingga dapat menjaga keberlangsungan usahanya.

“Dengan program konversi ke kompor induksi, electric vehicle dimana PLN menyiapkan SPKLU, ada juga layanan sertifikat energi terbarukan, serta layanan carbon credit untuk offset jejak emisi. PLN juga ikut berpartisipasi dalam skema perdagangan emisi,” kata Kamia, dalam diskusi “Presidensi G20: EBT Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060” yang diselenggarakan secara daring, Senin (22/11/2021).

Strategi transformasi energi juga telah disiapkan PLN, sesuai dengan visi perusahaan, untuk menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan pilihan pertama pelanggan untuk solusi energi.

Menurut Srikandi PLN ini, perusahaannya harus meningkatkan kapabilitasnya terkait dengan transisi energi. Salah satunya dengan menyiapkan sustainability center yang terdiri dari renewable energy academy, HSSE academy dan juga center of excellence.

“PLN juga memiliki transformation office, yang akan mengawal progres pencapaian aspirasi carbon neutral PLN secara keseluruhan,” ujarnya

Terkait dengan komitmen pemerintah untuk mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) di tahun 2030 dan net zero emission di tahun 2060, PLN telah menerbitkan RUPTL 2021-2030 yang sudah disahkan pemerintah, dan untuk jangka panjang sudah memiliki peta jalan menuju net zero emission 2060.

Dalam RUPTL tersebut, akan ada penambahan pembangkit baru sebesar 40,6 gigawatt (GW) selama 10 tahun dengan porsi EBT mencapai 20,9 GW atau sekitar 51,6 persen. Kemudian PLN juga akan pensiunkan PLTU dengan total kapasitas 1,1 GW sehingga kapasitas pembangkit PLN pada 2030 menjadi 99,2 GW.

“Pada RUPTL Hijau ini tercantum inisiatif PLN untuk mencapai target NDC pemerintah di tahun 2030, seperti biomass co-firing dan Konversi PLTD ke EBT,” ucap Kamia.

Sementara itu, untuk jangka panjang PLN akan terus melakukan pembangunan EBT yang dikombinasikan dengan energy storage, dan juga interkoneksi. Langkah ini tentunya dibarengi dengan rencana memensiunkan PLTU secara bertahap.

Tidak hanya itu saja, PLN juga tengah mempertimbangkan penggunaan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) mulai 2040 jika harga teknologi tersebut sudah lebih terjangkau. Dengan adanya CCS, diharapkan PLTU yang masih memiliki nilai ekonomi masih dapat dimanfaatkan.

Di sisi lain, Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM RI Sahid Junaidi mengemukakan, secara umum upaya pemerintah menuju karbon netral berdasarkan 5 prinsip utama. Kelima prinsip tersebut meliputi peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi berbasis fosil, peningkatan pemanfaatan kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan peralatan listrik untuk sektor rumah tangga dan industri, dan terakhir pemanfaatan teknologi bersih seperti CCS.

“Kami telah mengembangkan sebuah peta jalan, yang menjabarkan upaya-upaya yang diperlukan untuk mengembangkan EBT, pengurangan bahan bakar fosil dan penerapan teknologi bersih untuk mencapai karbon netral pada 2060 atau lebih cepat melalui bantuan internasional,” papar Sahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Chairani Rachmatullah mengingatkan, hal mendasar yang perlu disiapkan adalah model bisnis yang tepat untuk menjaga keberlanjutan PLN sebagai penyelenggara layanan kelistrikan Indonesia.

“PLN perlu melakukan modernisasi sistem penyaluran dan distribusinya. Karena semakin banyak pembangkit Variable Renewable Energy (VRE) beroperasi, maka PLN perlu mengadopsi digitalisasi dan improvement untuk sistem transmisi dan distribusi,” katanya.

Menurutnya, RUPTL Hijau yang baru saja disahkan oleh pemerintah baru berbicara mengenai neraca daya yang dipasok oleh pembangkit EBT nantinya. Sementara masalah yang krusial adalah teknologi yang ekonomis.

“Banyak teknologi EBT, tetapi kita perlu memilih teknologi yang ekonomis. Karena kita ingin menjaga sustainability perusahaan ini sendiri agar dapat PLN terus berlanjut,” imbuh Chairani.

Di samping itu, PLN juga harus mempersiapkan sistem keuangan secara baik agar rencana teknis di RUPTL 2021-2030 dapat tereksekusi tepat waktu.

“Dari 64 GW kapasitas listrik nasional, hampir 73 persennya dikelola oleh PLN. Maka penting sekali menjaga keandalan layanan kelistrikan,” tutupnya.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  23  April  2020   Renungan  JOGER  

  • Gubernur Koster: Bali Sedang Giat Membangun Kualitas Penyelenggaraan Pariwisata

    Gubernur Koster: Bali Sedang Giat Membangun Kualitas Penyelenggaraan Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  29  Januari  2020   Gubernur Koster: Bali Sedang Giat Membangun Kualitas Penyelenggaraan Pariwisata BALI,  INDEX  – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik rencana kerjasama dengan negara Vietnam yang menyatakan ingin lebih banyak menjalin hubungan baik di masa mendatang.   Hal ini terunglap ketika menerima lawatan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang […]

  • Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah

    Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 04 Mei 2023 Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Tekankan pentingnya Pendidikan pada generasi muda di Tabanan, sekaligus menyukseskan program “Merdeka Belajar” dari Pemerintah Pusat, Bupati Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Sekda Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si, sampaikan beberapa point penting dari Menteri […]

  • AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera

    AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  06 November 2024 AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera. Produk asuransi dwiguna ini memberikan perlindungan jiwa dengan Manfaat Meninggal Dunia dan Manfaat Akhir Masa Asuransi, di mana jumlah dan waktu pembayaran manfaat dapat […]

  • Excom Meeting CityNet Asia Pacific Ke-45 Resmi Dibuka Di Sanur

    Excom Meeting CityNet Asia Pacific Ke-45 Resmi Dibuka Di Sanur

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu   26  Oktober  2025 Excom Meeting CityNet Asia Pacific Ke-45 Resmi Dibuka Di Sanur   Walikota Denpasar Jaya Negara bersama Sekretaris Jenderal CityNet Asia Pacific, Vijay Jagannathan, Ambassador Pemerintah Metropolitan Seoul, Hong-Seok Koo, saat opening ceremony Excom Meeting CityNet Asia Pacific ke-45 Tahun 2025, di BBC, Sanur, Minggu (26/10/2025) Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Executive Committee […]

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  September  2020   Intensitas Penyebaran Covid-19 di Denpasar Meningkat, Walikota Keluarkan SE, Sistem Kerja ASN Ikuti Zona Resiko Wilayah Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Intensitas penyebaran Covid-19 belakangan ini mengalami tren peningkatan di Kota Denpasar. Guna mendukung percepatan penangana dan pengendalian […]

expand_less