Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  01  Desember  2021

Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima audiensi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo beserta jajarannya di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Selasa sore (30/11/2021).

Disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, dalam pertemuan ini Wapres memberikan arahan terkait upaya percepatan penanganan stunting untuk mencapai target angka prevalensi 14% pada 2024.

“Pertama, Wapres memerintahkan kepada BKKBN untuk melakukan langkah-langkah percepatan (penanganan stunting), dengan target (angka prevalensi) 14% selesai dalam dua tahun setengah, sampai akhir masa periode (Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin),” tutur Masduki dalam siaran tertulisnya, di Jakarta, Rabu (01/12/2021).

Terkait hal ini, Wapres meminta BKKBN agar lebih intensif melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan juga dengan pemerintah daerah khususnya daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi.

“Lalu juga harus dilakukan konvergensi (program) antara kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah kabupaten/kota. Kalau bisa terkoordinasi dengan baik, itu adalah kunci keberhasilan. Itu menjadi syarat utama yang diharapkan oleh Wapres,” tegas Masduki.

Adapun kedua, lanjut Masduki, Wapres meminta agar BKKBN memetakan daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi agar dapat dilakukan penanganan secara khusus.

“Terpetakannya daerah-daerah yang tinggi stunting-nya, penting agar dapat dilakukan rencana aksi secara lebih khusus per wilayah sesuai dengan karakter daerah masing-masing,” ujarnya.

Selanjutnya yang ketiga, kata Masduki, Wapres meminta upaya penanganan stunting dilakukan sedini mungkin bahkan sejak pra nikah. Di samping juga meminta agar pemenuhan gizi anak dapat menggunakan pendekatan kearifan lokal. Dalam hal ini Wapres mencontohkan penggunaan biskuit dari daun kelor sebagai makanan tambahan anak di Nusa Tenggara Timur.

“Masing-masing daerah (tentu) punya kearifan lokal sendiri-sendiri. Dengan demikian maka bagaimana Ibu-Ibu ataupun keluarga dapat mulai dari sejak dini, dengan kearifan lokalnya, memanfaatkan sumber-sumber gizi yang ada di sekitarnya secara maksimal,” jelas Masduki.

Lebih jauh, Masduki memaparkan bahwa dalam kesempatan ini Kepala BKKBN melaporkan kepada Wapres, berbagai program penanganan stunting sebagai wujud implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“BKKBN sekarang ini sudah menyiapkan Tim Pendamping Keluarga, yang terdiri dari Bidan, Kader-Kader Lapangan, Kader-Kader PKK untuk pelaksanaan sosialisasi agar masyarakat tidak terkena stunting,” sebutnya.

Salah satu program yang akan dilakukan BKKBN, lanjut Masduki, adalah pemberian pelatihan kepada sekitar 600 ribu tenaga lapangan secara bergelombang yang akan dimulai pada Januari 2022.

“Dari 600 ribu orang itu, nanti akan bergerak secara nasional ke setiap kecamatan terutama di daerah-daerah yang stunting-nya tinggi,” ujarnya.

Di samping itu, menurut Masduki BKKBN juga akan melakukan pendekatan terhadap calon-calon pengantin sebelum menikah.

“Karena ternyata tiap tahun itu ada sekitar 2 juta orang pengantin, yang setiap tahunnya juga ada sekitar 1,6 juta orang hamil setelah menikah. Dari yang hamil tersebut, rata-rata 400 ribu itu kena stunting,” paparnya.

Untuk itu, kata Masduki, terhadap para calon pengantin akan dilakukan pendekatan termasuk pemberian pelatihan.

“Kemudian juga diberikan catatan-catatan penting bagaimana dirinya, seperti penyakit yang dimiliki, anemia atau tidak dan seterusnya, itu akan dilakukan pendekatan-pendekatan sejak dini,” jelasnya.

Kemudian, Masduki menuturkan bahwa BKKBN juga akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

“Dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat misalnya untuk koordinasi pembangunan jamban dan penyediaan air bersih. Dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemetaan di kecamatan-kecamatan,” urainya.

Terakhir, Masduki menyebutkan bahwa kehadiran Kepala BKKBN di Istana Wapres selain melaporkan berbagai program penanganan stunting juga mengundang Wapres untuk menghadiri acara pencanangan Gerakan Pengentasan Stunting pada pertengahan Desember 2021.

“Mulai pertengahan Desember nanti itu akan ada semacam peresmian, (sehingga) mengundang Wapres untuk melakukan Gerakan Pengentasan Stunting,” pungkasnya.

Turut hadir bersama Kepala BKKBN, Sekretaris Utama Tavip Agus Rayanto, Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Sukaryo Teguh Santoso, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti, serta Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga Wahidah.

Sementara, selain Jubir Masduki Baidlowi, Wapres didampingi oleh Plt. Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika serta Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan

    Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis  22   Mei  2025 Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan   Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya melakukan kunjungan terkait Program Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mewujudkan pembangunan Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM) dimulai dari Desa secara […]

  • Polri Diuji   : Keamanan  Bali Adalah  Nyawa  Pariwisata   Dan  Investasi

    Polri Diuji   : Keamanan  Bali Adalah  Nyawa  Pariwisata   Dan  Investasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Denpasar , Rabu  01  Juli  2026  Polri Diuji   : Keamanan  Bali Adalah  Nyawa  Pariwisata   Dan  Investasi   Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Upacara dihadiri Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wirasatya, jajaran Forkopimda, Pimpinan DPRD Provinsi Bali, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, pelajar, masyarakat.di Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (1/7/2026).   Bali, indonesiaexpose.co.id  —   Peringatan Hari Bhayangkara […]

  • Atasi Kemacetan Di Kawasan Pelabuhan Sanur, Pemkot Denpasar Akan Perketat Parkir Liar di Bypass Ngurah Rai

    Atasi Kemacetan Di Kawasan Pelabuhan Sanur, Pemkot Denpasar Akan Perketat Parkir Liar di Bypass Ngurah Rai

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 28 April  2023 Atasi Kemacetan Di Kawasan Pelabuhan Sanur, Pemkot Denpasar Akan Perketat Parkir Liar di Bypass Ngurah Rai Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Mengatasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan jalan By Pass Ngurah Rai Akses menuju Pelabuhan Sanur, Pemerintah Kota Denpasar akan memperketat Parkir liar di Jalan Bay Pass Ngurah Rai. Hal ini […]

  • DPR RI : Bank Emas Di Harapkan Memberi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    DPR RI : Bank Emas Di Harapkan Memberi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  17  Januari  2024 DPR RI : Bank Emas Di Harapkan Memberi Manfaat Nyata bagi Masyarakat     Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Fathi, menyambut baik wacana pemerintah untuk membentuk Bank Emas, sebuah lembaga keuangan yang akan melayani masyarakat dalam pengelolaan dan penyimpanan emas sebagai bentuk investasi. Namun, […]

  • Polri Sebut Pihak Keluarga Sudah Ketahui Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

    Polri Sebut Pihak Keluarga Sudah Ketahui Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  10  Februari  2021   Polri Sebut Pihak Keluarga Sudah Ketahui Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat Konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/2/2021)   JAKARTA, indonesiaexpose.co.id  –  Polri menyatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher […]

  • Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal

    Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Badung, Kamis  23 Mei 2024 Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perhelatan internasional World Water Forum (WWF) ke – 10 tahun 2024 tak lepas dari peran PLN sebagai penyedia pasokan listriknya. Andil PLN untuk […]

expand_less