Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Presiden Dorong Kerja Sama Kepala Daerah dengan TPID dan TPIP untuk Kendalikan Inflasi

Presiden Dorong Kerja Sama Kepala Daerah dengan TPID dan TPIP untuk Kendalikan Inflasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  22  Agustus  2022

Presiden Dorong Kerja Sama Kepala Daerah dengan TPID dan TPIP untuk Kendalikan Inflasi

Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2022. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Dunia saat ini berada pada posisi yang tidak mudah akibat pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya usai, ditambah perang di Ukraina yang menyebabkan krisis pangan, energi, dan keuangan global. Di tengah situasi tersebut, Presiden Joko Widodo mendorong segenap jajarannya di pusat dan di daerah untuk tidak hanya sekadar bekerja rutin dan standar saja, tetapi harus bekerja secara detail.

“Para menteri, gubernur, bupati, wali kota juga sama, enggak bisa lagi kita bekerja rutinitas, nggak. Enggak bisa kita bekerja hanya melihat makronya saja, enggak akan jalan, percaya saya. Makro dilihat, mikro dilihat, lebih lagi harus detail juga dilihat lewat angka-angka dan data-data. Karena memang keadaannya tidak normal,” ujar Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2022.

Situasi global tersebut juga mendorong terjadinya inflasi yang sekarang menjadi momok di semua negara. Inflasi Indonesia per Juli 2022 berada pada angka 4,94 persen (year on year). Angka tersebut masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lain seperti Turkey yang inflasinya mencapai 79 persen, Uni Eropa 8,9 persen, atau Amerika Serikat yang mencapai 8,5 persen.

Meskipun demikian, Presiden meyakini jika seluruh kepala daerah dapat bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) maupun Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), maka pemerintah akan mampu mengendalikan inflasi hingga di bawah angka 3 persen. Presiden juga meminta para kepala daerah bisa mengecek apa yang menjadi penyebab inflasi di daerahnya.

“Saya ingin bupati, wali kota, gubernur betul-betul mau bekerja sama dengan tim TPID di daerah dan Tim Pengendali Inflasi Pusat. Tanyakan di daerah kita apa yang harganya naik yang menyebabkan inflasi. Bisa saja beras, bisa saja tadi bawang merah, bisa saja cabai dan dicek. Tim Pengendali Inflasi Pusat cek daerah mana yang memiliki pasokan cabai yang melimpah atau pasokan beras yang melimpah? Disambungkan, ini harus disambungkan karena negara ini negara besar,” jelas Presiden.

Kepala Negara juga mengingatkan bahwa angka inflasi Indonesia yang masih bisa ditahan untuk berada pada 4,94 persen adalah karena besarnya subsidi untuk energi dari APBN yang mencapai Rp502 triliun. Presiden pun akan meminta Menteri Keuangan untuk menghitung kemampuan APBN pemerintah dalam melanjutkan subsidi tersebut.

“Pertalite, Pertamax, solar, elpiji, listrik itu bukan harga yang sebenarnya, bukan harga keekonomian, itu harga yang disubsidi oleh pemerintah yang besarnya itu hitung-hitungan kita di tahun ini subsidinya Rp502 triliun, angkanya gede sekali. Ini yang harus kita tahu, untuk apa? Untuk menahan agar inflasinya tidak tinggi. Tapi apakah terus-menerus APBN akan kuat? Nanti akan dihitung oleh Menteri Keuangan,” tuturnya.

Terkait harga pangan, Presiden mengajak semua pihak untuk bersyukur karena harga pangan terutama beras di Indonesia masih bisa dikendalikan dan berada pada harga sekitar Rp10.000. Harga tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan harga beras di sejumlah negara, misalnya di Jepang Rp66.000, di Korea Selatan Rp54.000, di Amerika Serikat Rp53.000, dan di Tiongkok Rp26.000.

“Kita juga patut bersyukur baru seminggu yang lalu kita mendapatkan sertifikat penghargaan dari Internasional Rice Research Institute untuk sistem ketahanan pangan kita dan swasembada beras. Ini yang harus kita pertahankan dan kita tingkatkan sehingga tidak hanya swasembada beras saja, tapi nanti bisa ekspor beras, ikut mengatasi kelangkaan pangan di beberapa negara karena sudah mengerikan sekali,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua TPIP Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Hadir pula dalam acara tersebut yakni Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  18  Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

  • Walikota Jaya Negara dampingi Menteri LH/BPLH Tinjau PDU Padangsambian

    Walikota Jaya Negara dampingi Menteri LH/BPLH Tinjau PDU Padangsambian

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 24 Maret 2025 Walikota Jaya Negara dampingi Menteri LH/BPLH Tinjau PDU Padangsambian   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi kunjungan Menteri LH dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, di PDU Padangsambian Kaja, Senin (24/3/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Temukan Pelanggaran Berat di Kawasan Extreme Park — Puluhan  Kavling  di Pinggir Jurang Retak

    Pansus TRAP DPRD Bali Temukan Pelanggaran Berat di Kawasan Extreme Park — Puluhan  Kavling  di Pinggir Jurang Retak

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Klungkung, Jumat  31  Oktober  2025 Pansus TRAP DPRD Bali Temukan Pelanggaran Berat di Kawasan Extreme Park — Puluhan  Kavling  di Pinggir Jurang Retak   Bali,  indonesiaexpose.co.id    — Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bali yang tengah mengusut izin bermasalah di kawasan Bungee Jumping Extreme Park, Bali, menemukan temuan mengejutkan. Selain penyegelan arena bungee jumping karena […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bali, Senin  23  Maret  2020   Renungan  JOGER  

  • SMPN 1 Denpasar Raih Penghargaan LPKRA dari Kementerian PPPA RI

    SMPN 1 Denpasar Raih Penghargaan LPKRA dari Kementerian PPPA RI

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  29  November  2024 SMPN 1 Denpasar Raih Penghargaan LPKRA dari Kementerian PPPA RI   Penghargaan LPKRA Perjngkat Pratama yang diterima SMPN 1 Denpasar, didampingi oleh Dinas P3AP2KB Kota Denpasar dan Dinas Sosial Provinsi Bali, pada Senin (25/11/2024) di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta.   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Keberhasilan Pemkot Denpasar dalam mengimplementasikan program ramah […]

  • Kakorlantas Hadiri Pembukaan BRI Liga 1 di GBK

    Kakorlantas Hadiri Pembukaan BRI Liga 1 di GBK

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  30  Agustus  2021   Kakorlantas Hadiri Pembukaan BRI Liga 1 di GBK   Hadir Dalam Acara Korlantas Polri Irjen Istiono, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketum PSSI, Menteri BUMN Erick Tohir, Wakapolpolda Polda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, (29/8/21)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – […]

expand_less