Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  17  Desember  2022

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

 

Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

 

 

Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

“Harus dipetakan. Pusat memetakan, provinsi memetakan, Bawaslu di kabupaten/kota memetakan, Bawaslu di kecamatan memetakan, semuanya akan lebih memudahkan. Perhatikan satu per satu setiap kemungkinan, jangan sampai ada yang terlewat. Lakukan perencanaan yang matang, siapkan langkah pencegahan, siapkan langkah-langkah mitigasi, siapkan langkah-langkah antisipasi. Jangan sampai ada kejadian kita baru pontang-panting,” ujar Presiden.

Arahan kedua, Presiden meminta agar Bawaslu fokus pada upaya-upaya pencegahan. Presiden menegaskan bahwa Bawaslu jangan hanya bekerja saat terjadi pelanggaran, serta pasif menunggu pengaduan. Menurutnya, Bawaslu harus sejak dini mencegah terjadinya gesekan yang bisa menimbulkan benturan-benturan sosial. “Gesekan sekecil apapun segera selesaikan saat itu juga, jangan tunggu membesar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden berharap Bawaslu tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu. Menurutnya, Bawaslu juga harus punya indeks kerawanan pemilu. Presiden juga merespons baik rencana Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang akan meningkatkan pengawasan terkait pemilu di media sosial (medsos) karena menurutnya medsos kerap menjadi ajang menyebarkan isu atau memanas-manasi masyarakat.

“Saya setuju sekali tadi Pak Ketua Bawaslu menyampaikan itu. Di dalam dunia nyata enggak ada apa-apa, ini dari mana kok ribut isu ini, medsos pasti enggak ada yang lain,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menekankan bahwa salah satu faktor kerawanan pada pemilu dan pilkada itu adalah soal politik identitas, politik SARA, dan hoaks. Untuk itu, Presiden mengingatkan agar Bawaslu berhati-hati mengenai hal tersebut dan harus segera memperingatkan pihak yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apapun kepada ini, ini sangat berbahaya sekali. Ini bisa menjadi peluang pihak lain untuk memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai sebuah bangsa,” tegasnya.

Arahan ketiga, Presiden meminta Bawaslu bekerja cepat, responsif, dan selalu berada dalam koridor hukum. Bawaslu juga diminta agar merespons dan menyelesaikan pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas, memegang teguh integritas, dan melakukannya secara adil dan tidak memihak.

“Bawaslu harus tegas dalam menegakkan aturan, tidak boleh ragu, tapi juga jangan sampai Bawaslu malah menjadi badan pembuat was-was pemilu yang membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi. Artinya apa? ingar bingar pemilu tetap harus terasa sebagai bagian dalam kita berdemokrasi. Ini penting sekali, harus ingar bingar pemilunya. Jangan sampai kita mengadakan pemilu senyap, kelihatan enggak ada apa-apa, ya enggak benar juga. Menurut saya, kuncinya aturan main harus jelas dan disosialisasikan,” paparnya.

Arahan keempat, Presiden mendorong agar Bawaslu melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Presiden juga meminta agar Bawaslu menggencarkan pendidikan politik, literasi, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

“Partisipasi masyarakat ini akan mempermudah tugas Bawaslu. Partisipasi masyarakat ini salah satunya penting dalam mengatasi praktik politik uang, ini hati-hati banyak kejadian mengenai ini. Politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu, pasti ada … Libatkan masyarakat untuk memperkecil peluang terjadinya politik uang karena jika ini dibiarkan berlama-lama ini akan merusak demokrasi kita, demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSBB di Puncak Pass Cianjur Dijaga Ketat Anggota Brimob Polda Jabar

    PSBB di Puncak Pass Cianjur Dijaga Ketat Anggota Brimob Polda Jabar

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  31  Mei  2020   PSBB di Puncak Pass Cianjur Dijaga Ketat Anggota Brimob Polda Jabar   JAWA BARAT,  INDEX  – Anggota Kompi 4 Batalyon B Pelopor Mako Cipanas Satbrimob Polda Jabar dipimpin Aipda Eddy Kartiko melaksanakan giat pengamanan PSBB di Puncak Pass – Cianjur, memback up keamanan saat petugas sedang mengecek suhu kepada […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  29  Juni  2019   Renungan  JOGER  

  • Kapolresta Bandung Pimpin Sertijab  Kasat Lantas dan Sejumlah Kapolsek

    Kapolresta Bandung Pimpin Sertijab  Kasat Lantas dan Sejumlah Kapolsek

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  20  Juni  2020   Kapolresta Bandung Pimpin Sertijab  Kasat Lantas dan Sejumlah Kapolsek     JAWA BARAT, INDEX   – Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.IK, Jumat pagi (19/6/2020) memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Lantas dan sejumlah Kapolsek, bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Bandung, Jl. Bhayangkara Soreang, Kab. Bandung. Sertijab dilakukan […]

  • Antisipasi Kebutuhan Nasabah pada Ramadhan & Idul Fitri 2025, Bank Mandiri Siapkan  Rp 1,14 Triliun Uang Tunai di Bali

    Antisipasi Kebutuhan Nasabah pada Ramadhan & Idul Fitri 2025, Bank Mandiri Siapkan  Rp 1,14 Triliun Uang Tunai di Bali

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 11 Maret 2025 Antisipasi Kebutuhan Nasabah pada Ramadhan & Idul Fitri 2025, Bank Mandiri Siapkan  Rp 1,14 Triliun Uang Tunai di Bali   Bank Mandiri Bali Nusra gelar buka puasa bareng bersama media, Denpasar, Rabu (11/3/2025) Bali, indonesiaexpose.co.id  – Bank Mandiri menyiapkan net kebutuhan uang tunai sekitar Rp 1,14 triliun untuk mengantisipasi peningkatan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  17  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  28  Oktober 2022 Renungan  JOGER

expand_less