Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 03 Maret 2019

 

DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

 

BALI, INDEX – Yosep Yulius Diaz melalui YYDiaz Center menggelar Teras Dialog bertajuk Hospitality vs Sampah bertempat di  di Warung Tresni Renon Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019).

Keindahan Pulau Bali terancam oleh kerusakan yang sulit dihindari karena masalah sampah yang menjadi berita keseharian media massa. Saat ini saluran air yang ada di seluruh pulau dibanjiri oleh sampah terutama sampah plastik. Hal ini mengundang perhatian dan keprihatinan banyak pihak.Pemerintah diharapkan  memberikan kemudahan, misalnya bagi pihak hotel dan restoran yang mengurus izin untuk pengelolaan sampah dan limbahnya.

Para wakil rakyat di gedung DPRD Bali mengusulkan agar masalah lingkungan masuk dalam kurikulum sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMK/SMA, dengan kurikulum ini setiap minggu para siswa -siswi melakukan pembersihan sampah di lingkungannya.

“Saya sudah usulkan agar eksekutif mengakomodir soal ada kurikulum di tingkat sekolah guna mengatasi masalah sampah di pulau Bali,” kata  anggota DPRD Bali, I Nyoman Tirtawan saat jadi pembicara di acara Teras Dialog bertajuk Hospitality vs Sampah bertempat di  di Warung Tresni Renon Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019).

Dijelaskan Nyoman Tirtawan yang juga aktivis sampah,  kalau ingin Bali kaya dan nyaman bagi wisatawan dan warganya maka buatlah Bali bersih agar orang-orangnya sehat dan produktif.

“Buat negara bersih lingkungan dan bersih birokrasi. Kalau Bali bersih jadi tempat studi banding,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Bali itu.

Ia juga menggagas dan terus memperjuangkan adanya kurikulum lingkungan hidup yang salah satunya ada edukasi penanganan sampah agar masuk dalam sistem kurikulum pendidikan mulai dari tingkat dari TK (Taman Kanak-kanak) hingga perguruan tinggi atau minimal hingga SMA/SMK.

“Secara teknis agar kurikulum itu bisa segera dijalankan, cukup denga surat edaran atau perintah dari Gubernur Bali, I Wayan Koster.Kalau memang darurat sampah, Gubernur sebagi penguasa Bali memiliki kewenangan untuk membuat peratuaran ataupun perintah,” lanjut politisi Nasdem asal Buleleng ini.

“Jangan sampai sampah jadi masalah. Maka kami dorong Gubernur Bali terapkan kurikulum lingkungan hidup masuk di pendidikan TK minimal sampai SMA/SMK, agar jangan sampai penanganan sampah hanya jadi wacana,” kata caleg petahana DPRD Bali dari Partai NasDem dapil Buleleng itu.

Salah satu penggagas Gerakan Kedas Bersih Sampah Plastik (Gedasamtik) I Ketut Bagus Arjana Wira Putra juga menyayangkan sampah plastik masih banyak berserakan di tempat suci. Misalnya di kawasan Pura Besakih hingga di sejumlah tempat melasti. “Jadi kami ajak ayo generasi muda ikut berpartisipasi perangi sampah,” ajaknya.

Caleg Gerindra untuk DPRD Bali dapil Denpasar nomor urut 7 Yosep Yulius Diaz yang akrab disapa Yusdi menambahkan, Hotel sudah coba ikuti regulasi kurangi sampah. Mau comply tapi susah. Misalnya saya mau urus izin pengelolaan limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) bukannya diberikan kemudahan tapi dipersulit.

“Kalau ada perusahaan mau ikuti pengolahan sampah harusnya diberikan kemudahan,” ungkap  Yusdi dalam Diskusi “Hospitality Vs Sampah”,  di Renon,Denpasar,Bali Sabtu (02/3/2019).

Yusdi yang juga penggagas diskusi ini mengatakan, salah satu tantangan dan permasalahan besar pariwisata Bali adalah soal sampah. Baik sampah yang ada di destinasi pariwisata seperti di pantai, maupun sampah di sekitar sekitar jalur perlintasan wisatawan seperti di TPA Suwung yang seperti gunung sampah. Termasuk juga sampah/limbah yang dihasilkan pelaku pariwisata seperti hotel dan restoran yang belum dikelola secara maksimal. Belum lagi sampah yang dihasilkan di rumah tangga.

Sementara Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar Gede Mulyawan Arya alias De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Bali menegaskan penanganan sampah di Indonesia khususnya juga Bali sebenarnya bukanlah persoalan adanya teknologi canggih atau tidak. Namun lebih kepada budaya dan gaya hidup masyarakat dalam menyikapi sampah.

“Sebab kita belum terbiasa dan dibudayakan melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga hingga melakukan pengurangan dan pengolahan sampah secara mandiri. Belum lagi masih banyaknya ditemukan kebiasaan warga yang buang sampah sembarangan baik di tempat publik maupun di sungai yang bisa memicu banjir,” ujarnya.

Jadi penangan sampah ini bukan pada soal teknologi. Tapi budaya dalam membuang dan mengelola sampah.
“Kalau masih ada budaya buang sampah sembarang, secanggih apapun teknologi tetap kita bermasalah dengan sampah,” tegas De Gadjah yang juga caleg petahana Gerindra untuk DPRD Kota Denpasar dapil Denpasar Barat 2 nomor urut 1.

Solusi mengatasi masalah sampah di Bali adalah pemilahan sampah yang dimulai dari rumah. Masing-masih rumah tangga mesti ikut peduli terhadap sampah dengan cara memilah sampah antara sampah organik dan non-organik.(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fitur Baru “XTRA UNLIMITED TURBO”  Bebaskan Pelanggan XL Prabayar Akses ke Aplikasi Film Favoritnya

    Fitur Baru “XTRA UNLIMITED TURBO” Bebaskan Pelanggan XL Prabayar Akses ke Aplikasi Film Favoritnya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  16  Juli  2020   Fitur Baru “XTRA UNLIMITED TURBO” Bebaskan Pelanggan XL Prabayar Akses ke Aplikasi Film Favoritnya JAKARTA,  INDEX  –   Menjawab kebutuhan masyarakat di masa pandemi ini, PT XL Axiata (XL Axiata) terus berusaha menghadirkan layanan yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Salah satunya dengan menghadirkan fitur baru pada paket XTRA UNLIMITED TURBO […]

  • Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama

    Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  25  November 2022 Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tujuh   orang tersangka telah ditetapkan Satreskrim Polres Gianyar dalam kasus pencabutan penjor di Desa Adat Taro Kelod, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Mereka adalah I Wayan Nangun sebagai Kelihan Adat, I Made Arsa Nata sebagai Bendahara, […]

  • Diskop Denpasar Ingatkan Koperasi, Maret 2021 Batas Akhir Gelar RAT

    Diskop Denpasar Ingatkan Koperasi, Maret 2021 Batas Akhir Gelar RAT

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  21  Desember  2020   Diskop Denpasar Ingatkan Koperasi, Maret 2021 Batas Akhir Gelar RAT Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadarna Sena BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar mengingatkan pengelola koperasi tentang pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dimana, batas terakhir melaksanakan RAT untuk […]

  • Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Hadiri Rangkaian Lomba Sambut HUT BKOW Provinsi Bali Ke-60.

    Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Hadiri Rangkaian Lomba Sambut HUT BKOW Provinsi Bali Ke-60.

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  29  April  2023 Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Hadiri Rangkaian Lomba Sambut HUT BKOW Provinsi Bali Ke-60.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Serangkaian menyambut HUT ke 60 BKOW Propinsi Bali digelar berbagai lomba diantaranya Lomba Fashion Show, Tari Janger, serta Lomba Tari Kreasi Nusantara digelar di Gedung Ksirarnawa, Art Center, […]

  • Kab.Tabanan Raih Insentif Fiskal Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting

    Kab.Tabanan Raih Insentif Fiskal Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 13 November 2025 Kab.Tabanan Raih Insentif Fiskal Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting       Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Berkat komitmen dan kerja keras dalam menurunkan angka stunting, Kabupaten Tabanan ditetapkan sebagai […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  24  Juli 2021   Renungan JOGER  

expand_less