Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan , Jumat  13  Oktober  2023

Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Eksistensi Kabupaten Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali, didukung oleh beragam program yang menunjang, terutama dalam proses menjaga ketahanan pangan masyarakat di Tabanan. Oleh karena itu berangkat dari desa, Pemerintah menghimbau untuk saling bersinergi dan berkolaborasi agar produktifitas tani bisa dipertahankan dan meningkat, khususnya pertanian organik. Hal itu terbukti melalui Panen Padi organik perdana, varietas “Mentik Susu” di Subak Bengkel yang dihadiri oleh Bupati Tabanan diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, A.A. Gede Dalem Trisna Ngurah, Jumat (6/10/2023)lalu.

Panen Raya yang berlangsung di lahan Demplot Organik, Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, nampak dihadiri oleh Perwakilan dari UNESCO, Perwakilan BI Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat. Unsur Forkopimcam dan KTNA Kecamatan Kediri, Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Tabanan dan Perbekel Desa Bengkel, para Petani Subak Bengkel serta undangan terkait lainnya.

Program Ketahanan pangan telah diikuti oleh Pemerintah Desa Bengkel dan Pangkung Tibah sejak tahun 2022, saat itu petani di Subak Bengkel dihimbau untuk menanam padi dengan pola tanam organik. Adapun varietas yang ditanam yakni varietas Mentik Susu, di mana ini merupakan varietas lokal yang memiliki usia panen lebih lama dari pada padi hybrid yang banyak di tanam saat ini. Bibit lokal ini terbukti cocok untuk digunakan dengan metode pola tanam organic, karena tidak diberikan campuran kimia saat olah tanah.

Dalam perjalanannya, Desa Bengkel mendapat bantuan dan kolaborasi dari berbagai universitas, salah satunya adalah universitas Muhammadiyah Malang. Kolaborasi tersebut termasuk edukasi terhadap para petani, tentang bagaimana cara membuat pupuk organik, insektisida, pestisida dan hal-hal lain yang mengambil bahan-bahannya dari lingkungan sekitar/organik, dengan harapan, petani akan mampu menekan biaya produksi yang dikeluarkan. Hal tersebut terbukti dalam penen perdana kali ini, di mana 9 ton panen yang dihasilkan mampu menyejahterakan para petani di Desa Bengkel.

Bupati Tabanan, melalui Asisten II, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga dengan hasil dari program Kerjasama yang telah dibangun ini. “Kami sangat menyambut gembira, lebih-lebih disampaikan pencapaiannya hingga 9 ton, luar biasa. Kita berhasil karena mengikuti tahap-tahap pemeliharaan. Ini yang harus kita bangun di para petani kita di Tabanan, terlebih Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali. Oleh karena itu, Kerjasama yang sudah dibangun ini mari kita lanjutkan, ini juga menjadi PR untuk bisa diterapkan di tempat lain,” ungkap Gede Dalem, dan pihaknya meyakini dengan harga beras organik ini, para petani pasti akan berbahagia.

Sementara itu, Manajemen penyediaan beras yang mencukupi di Tabanan, menjadi komitmen Kepala Dinas Pertanian, I Made Subagia, sesuai dengan arahan dari Bupati Tabanan, untuk mewujudkan Visi Menuju Tabanan Era Baru. “Kami dari Dinas Pertanian diberikan tugas untuk memanajemen dengan baik, tentang bagaimana kita kedepannya bisa mempertahankan produksi beras dan meningkatkan produktifitasnya, serta menjalankan program pemerintah yaitu membangun pertanian organik. Di mana kita kedepannya harus menginisiasi pangan yang aman dan nyaman untuk dikonsumsi masyarakat, salah satunya adalah pertanian ramah liingkungan dan kedepannya harus pertanian organik,” sebut Subagia.

“Meskipun terkendala dengan pertanian konvensional yang menggunakan pupuk subsidi atau kimia, kedepannya, program pemerintah untuk menjadikan pertanian organik dilanjutkan dengan penadatanganan MOU antara Dinas Pertanian Tabanan dan Universitas Muhammadiyah Malang. Di mana tujuannya, yakni dapat membina, mendampingi, memberikan edukassi dan penyuluhan bagi para petani secara lanjut melalui pelaksanaan pertanian ramah lingkungan, untuk memberikan hasil positif baik dari segi produksi maupun keuntungan bagi para petani,” pungkasnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 17  Juli  2021   Webinar UMKM Denpasar Bangkit Jaya Negara : Digital  Marketing  Solusi  di Tengah  Pandemi   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan menyebabkan banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak. Mulai dari mengurangi operasional, merumahkan karyawan hingga tutup total. “Pelaku usaha UMKM mesti mulai melakukan inovasi dan […]

  • Pemkot Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Bank BPD Bali dan BPN Sinergikan Pemanfaatan Tanah Pemerintah dan Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah

    Pemkot Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Bank BPD Bali dan BPN Sinergikan Pemanfaatan Tanah Pemerintah dan Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  22  Agustus  2019   Pemkot Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Bank BPD Bali dan BPN Sinergikan Pemanfaatan Tanah Pemerintah dan Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Bank BPD Bali dan BPN Kota Denpasar di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (21/8/2019). BALI,  INDEX  […]

  • Waspada, Banyak Vaksin Kedaluwarsa 13 Januari

    Waspada, Banyak Vaksin Kedaluwarsa 13 Januari

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Semarang, Rabu  12  Januari  2022   Waspada, Banyak Vaksin Kedaluwarsa 13 Januari   (Foto/ist)     Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua kepala daerah menggenjot vaksinasi. Ganjar juga mewanti-wanti, agar tidak ada lagi kasus vaksin expired atau kedaluwarsa di Jawa Tengah. Peringatan itu diberikan saat Ganjar memimpin rapat koordinasi penanganan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  23  Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  15 Agustus  2020   Renungan  JOGER        

  • Angka Kesembuhan Kembali Melonjak, 33 Pasien Sembuh di Denpasar  Kasus Positif Bertambah 20 Orang, dan 2 Orang Meninggal Dunia

    Angka Kesembuhan Kembali Melonjak, 33 Pasien Sembuh di Denpasar Kasus Positif Bertambah 20 Orang, dan 2 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  September  2020   Angka Kesembuhan Kembali Melonjak, 33 Pasien Sembuh di Denpasar Kasus Positif Bertambah 20 Orang, dan 2 Orang Meninggal Dunia   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –   Angka kesembuhan harian Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan pada Minggu […]

expand_less