Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kemenkes RI :  Inovasi Wolbachia di Kota Denpasar,Sudah Teruji Secara Klinis Efikasinya Aman Bagi Lingkungan, Hewan Dan Manusia

Kemenkes RI :  Inovasi Wolbachia di Kota Denpasar,Sudah Teruji Secara Klinis Efikasinya Aman Bagi Lingkungan, Hewan Dan Manusia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 08 November 2023

Kemenkes RI :  Inovasi Wolbachia di Kota Denpasar,Sudah Teruji Secara Klinis Efikasinya Aman Bagi Lingkungan, Hewan Dan Manusia

 

Pelaksanaan Sensing Implementasi Metode Wolbachia dalam penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Bali yang digelar di Inna Bali Hotel Denpasar, beberapa waktu lalu

Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Dinas Kesehatan Provinisi Bali dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar Sensing Implementasi Metode Wolbachia dalam penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Bali yang digelar di Inna Bali Hotel Denpasar, beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan jaminan bahwa metode Wolbachia aman untuk diterapkan.

JFT Epidemiolog Ahli Masya Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Asik Surya, MPMM mengatakan bahwa, Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Bali masih menjadi perhatian yang serius oleh semua kalangan, terutama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bali. Dinas Kesehatan Provinsi Bali, mencatat 7.068 kasus DBD telah terjadi di Provinsi Bali dari Bulan Januari hingga Bulan September 2023. Selain itu Dinas Kesehatan Kota Denpasar sendiri mencatat 1.305 kasus DBD sejak bulan Januari – September 2023.

Lebih lanjut dijelaskan, Metode Wolbachia merupakan terobosan dari organisasi World Mosquito Program (WMP) yang telah diimplementasikan di 14 negara sejak tahun 2011, termasuk Indonesia. Wolbachia adalah bakteri alami yang terdapat di 50% serangga yang ada di bumi dan dinyatakan aman untuk manusia, hewan dan lingkungan.

“Wolbachia mampu menghambat replikasi virus dengue di dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti sehingga tidak menularkan penyakit Dengue, Zika dan Chikungunya. Di Indonesia Wolbachia WMP pertama kali dilakukan di Yogyakarta. Hasilnya metode Wolbachia ini terbukti berhasil menurunkan 77% kasus DBD dan 86% rawat inap di rumah sakit,” ujarnya

Dikatakannya, pertemuan sensing Implementasi Wolbachia dilaksanakan guna mendukung penguatan peran pemangku kebijakan dalam keberhasilan implementasi Wolbachia. Dimana, berbagai stakeholder turut dihadirkan, mulai dari OPD lintas sektor, Majelis Desa Adat dan tokoh berpengaruh di Provinsi Bali.

Ditambahkannya, Kemenkes telah mengevaluasi hasil penyebaran nyamuk ber-Wolbachia di Yogyakarta dan menyatakan bahwa cukup bukti untuk memperluas manfaat Wolbachia WMP guna melindungi jutaan orang di Indonesia dari DBD. Sebagai mitra pembangunan Pemerintah, Save the Children Indonesia bersama dengan Yayasan Kerti Praja dan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng terus berupaya melakukan pencegahan DBD, dengan melibatkan seluruh pihak termasuk masyarakat sejak awal tahun 2023.

“Antusias dan penerimaan masyarakat Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng sangat tinggi. Survey menunjukkan sebanyak 95,63% mendukung implementasi metode Wolbachia di lingkungan mereka. Hal ini didasari dari pengalaman keluarga yang pernah merasakan dampak buruk dari DBD,” ujarnya

“Kita berangkat dari kalimat yang sama, keprihatinan yang sama dan mungkin jalannya berbeda. Bali merupakan provinsi dengan kasus Demam Berdarah yang tinggi. Strategi penanggulangan DBD secara konvensional, seperti halnya 3M Plus, satu rumah satu Jumantik, tetapi cara tersebut sering kali tidak berhasil. Selain PSN tadi, memang ada vektor yang perlu dikendalikan melalui metode Wolbachia sebagai pelengkap, dimana program Wolbachia ini juga sudah masuk program strategi Nasional dari Kemenkes,” imbuhnya

Peneliti metode Wolbachia dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Citra Indriani, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa bahwa metode Wolbachia sudah teruji secara klinis efikasinya. Dimana, telah dilaksanakan uji klinis dari tahun 2011- 2020. Dari hasil uji klinis tersebut, metode Wolbachia aman bagi lingkungan, hewan dan manusia, serta bukan merupakan produk rekayasa genetika (GMO).

Dikatakannya, penerapan Metode Wolbachia ini telah dilaksakan di Kota Jogjakarta (2020), Sleman (2021), Bantul (2022). Terdapat penurunan kasus yang signifikan didaerah tersebut. Melalui Keputusan Menteri Kesehatan No 1341 Tahun 2022 metode Wolbachia di implementasikan di 5 kota lainnya yaitu Semarang, Jakarta Barat, Bandung, Kupang, dan Bontang. Nyamuk ber-Wolbachia yang telah diimplementasikan di 5 kota tersebut juga sama dengan yang akan disebarkan di Bali.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Candrawati mengatakan bahwa Sensing Implementasi Metode Wolbachia ini dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi bagi masyarakat. Sehingga dalam implementasinya nanti masyarakat mengetahui secara jelas bagaimana proses kerja Metode Wolbachia.

“Tentunya harapan kami inovasi ini dapat mendukung optimalisasi penanganan DBD di Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar,” tutupnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

    Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  26   Juli 2021   Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics     Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini meraih penghargaan Indonesia Best CEO Award 2021 “Employees’ Choice”. Penghargaan pada kategori Electric Power ini diberikan oleh Iconomics Research and Consulting. Penganugerahaan dilakukan secara virtual dalam gelaran webinar […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  28  Juni  2025 Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  08  April  2025    

  • Tirta  Amerta

    Tirta  Amerta

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jawa  Tengah , Minggu  03  Juli  2025 Tirta  Amerta  

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jembrana, Senin   06  Maret  2023  Aksi Sosial Ketua TP PKK Bali Putri Koster Menyapa dan Berbagi di Jembrana Sasar 400 Warga Kurang Mampu   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Masih dalam rangkaian ‘Aksi Sosial Ketua TP PKK Provinsi Bali Menyapa dan Berbagi’ di Kabupaten Jembrana, pada hari kedua (Sabtu, 4 Maret 2023), Ketua TP PKK Ny. Putri […]

  • Wawali Arya Wibawa ‘Ngaturang Bhakti Pujawali’ di Pura Luhur Uluwatu

    Wawali Arya Wibawa ‘Ngaturang Bhakti Pujawali’ di Pura Luhur Uluwatu

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Badung, Rabu 29 Juni 2022   Wawali Arya Wibawa ‘Ngaturang Bhakti Pujawali’ di Pura Luhur Uluwatu Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Pengempon Pura Luhur Uluwatu yang merupakan Panglingsir Puri Agung Jro Kuta, IGN Jaka Pratidnya saat melaksanakan bhakti […]

expand_less