Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu

PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikmalaya, Sabtu   28 September 2024

PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu

 

Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Upaya pengembangan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) melalui sub holding PT PLN Energi Primer Indonesia bakal mengubah lahan yang sebelumnya kritis menjadi lebih hijau dan produktif. Upaya ini akan memanfaatkan 1,7 juta hektare dari 14 juta hektare lahan kritis yang tersebar di seluruh tanah air.

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono mengapresiasi langkah PLN dalam mendorong program biomassa dengan memanfaatkan lahan kritis yang berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, dan kelompok masyarakat.

“Saya mengapresiasi langkah PLN dengan program ini. Kita dihadapkan pada tantangan perubahan iklim. Saya sangat menghargai karena dengan diwajibkan (program ini) maka sumber biomassa akan berasal dari tanah marjinal,” terang Sudaryono dalam sambutannya pada agenda Peresmian Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu di Tasikmalaya pada Kamis (26/9/2024).

Dirinya menambahkan, tanah marjinal umumnya merupakan tanah yang sulit ditanami tanaman dan berlokasi di pelosok-pelosok Tanah Air. Program biomassa PLN pun menjadi salah satu bukti nyata kehadiran pemerintah hingga daerah pelosok.

“Saya ingin betul-betul kalau model ini berhasil maka ini tinggal kita tularkan ke tempat lainnya,” tambah Sudaryono.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya memanfaatkan lahan kritis yang berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Masyarakat.

“Melalui program kolaboratif ini, kami berupaya mengubah lahan yang sebelumnya kering dan tidak produktif menjadi lebih hijau dan produktif,” jelas Darmawan.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terdapat 14 juta hektare lahan kritis di seluruh Tanah Air. Dengan mengembangkan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu, program ini dapat turut berkontribusi dalam upaya pemanfaatan lahan kritis.

“Kami akan memanfaatkan lahan kritis dengan luas total 1,7 juta hektare yang tersebar di seluruh tanah air sehingga mampu berkontribusi dalam upaya penurunan emisi sebesar 11 juta ton CO2e melalui co-firing biomassa,” terang Darmawan.

Lebih dari itu, program ini bahkan juga mampu meningkatkan kapasitas nasional dengan menghadirkan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan daerah, menggerakkan ekonomi kerakyatan sirkuler dan mengentaskan kemiskinan.

“Ke depan, kami menargetkan program ini akan melibatkan 1,25 juta masyarakat dan bernilai ekonomi sebesar Rp9,5 triliun per tahun,” pungkas Darmawan.

(061)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang

    Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 17  Januari  2022 Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukan penambahan. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (16/1/2022), kasus […]

  • Wagub Cok Ace Ikuti Rakernas APPSI 2023, dibuka oleh Presiden Joko Widodo

    Wagub Cok Ace Ikuti Rakernas APPSI 2023, dibuka oleh Presiden Joko Widodo

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Balikpapan, Kamis 23  Februari  2023 Wagub Cok Ace Ikuti Rakernas APPSI 2023, dibuka oleh Presiden Joko Widodo   Presiden Joko Widodo di acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023, bertempat di Ballroom Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim),Kamis (23/02/2023).Foto: BPMI Setpres   Kalimantan Timur, indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda […]

  • XL Axiata 

    XL Axiata 

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  23  Maret  2020   XL Axiata    

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  27  Mei  2025

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,  Minggu 21 November 2021

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bali,  Senin 30  Mei 2022   Renungan  JOGER  

expand_less