Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Erwin Soeriadimadja, Kepala BI Bali :  Pertumbuhan Ekonomi Bali, diperlukan Diversifikasi  Sektor Pertanian dan Ekonomi Kreatif

Erwin Soeriadimadja, Kepala BI Bali :  Pertumbuhan Ekonomi Bali, diperlukan Diversifikasi  Sektor Pertanian dan Ekonomi Kreatif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  14 Januari 2024

Erwin Soeriadimadja, Kepala BI Bali :  Pertumbuhan Ekonomi Bali, diperlukan Diversifikasi  Sektor Pertanian dan Ekonomi Kreatif

 

BI Bali gelar  Diseminasi Perkembangan Perekonomian Terkini Provinsi , Selasa  14 Januari 2025.

Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Provinsi Bali menawarkan kawasan investasi di luar Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) sebagai upaya mengurangi kesenjangan pertumbuhan ekonomi antar daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja dalam sambutanya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi Bali pada triwulan III 2024 tercatat mencapai 5,43% dan diprakirakan akan berada dalam mid range 5,1-5,8% untuk keseluruhan tahun 2024, atau lebih tinggi dibandingkan proyeksi nasional sebesar 4,7-5,5%. Capaian ini terutama didorong oleh kinerja sektor pariwisata yang kuat.

” Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Bali tetap berkelanjutan dan inklusif, diperlukan upaya diversifikasi ekonomi. Menurutnya, sektor-sektor yang potensial untuk dikembangkan ke depan, yaitu pertanian, infrastruktur, dan ekonomi kreatif,” terang Erwin dalam kegiatan Diseminasi Perkembangan Perekonomian Terkini Provinsi Bali yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada 14 Januari 2025.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, menyoroti adanya kesenjangan pembangunan yang cukup signifikan antar wilayah dan sektor di Bali. Konsentrasi pertumbuhan ekonomi yang dominan terjadi di wilayah Sarbagita dan sektor pariwisata, menjadi tantangan utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Lebih lanjut dalam sesi diskusi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, G. A. Diah Utari, memaparkan pertumbuhan ekonomi Bali 2025 perlu didukung oleh 2 hal, yakni penguatan kinerja konsumsi rumah tangga dan percepatan investasi yang berkualitas. Penguatan kinerja konsumsi rumah tangga memerlukan pengendalian inflasi khususnya volatile food melalui peningkatan produktivitas pertanian dan efisiensi rantai pasok untuk menjaga daya beli masyarakat.

Disamping itu, strategi yang dapat dilakukan untuk mendukung percepatan investasi yang berkualitas yakni mendorong pemerataan investasi di wilayah Bali Utara yang didukung dengan peningkatan kualitas infrastruktur.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, menyampaikan bahwa realisasi investasi di Bali terus mengalami peningkatan, terutama didorong oleh minat investor asing. Kepercayaan investor terhadap proyek-proyek strategis di Bali menjadi salah satu faktor pendorong utama. Namun demikian, Sumarajaya juga menyoroti adanya ketimpangan dalam distribusi investasi, di mana sebagian besar investasi terkonsentrasi di Kabupaten Badung.

Oleh karena itu, upaya yang telah dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi Bali adalah dengan mendorong percepatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) online terintegrasi melalui OSS di Provinsi Bali.

Dally Ramdhan Sugandria, Senior Manager – Guidance & Consultation PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali dapat mempertimbangkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Dengan skema ini, pemerintah dapat berperan sebagai contracting agency, sementara penyediaan dana dan pembangunan infrastruktur diserahkan kepada pihak swasta. Skema KPBU menawarkan sejumlah keuntungan, seperti percepatan penyelesaian proyek, minimnya risiko pembengkakan biaya (cost overrun), peningkatan kualitas layanan publik, serta tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD).

Dengan demikian, skema KPBU dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kesenjangan pembangunan di berbagai wilayah di Bali dengan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Pangdam IX Udayana, Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, jajaran Forkopimda, para kepala daerah dan pimpinan perangkat daerah di Provinsi Bali, pimpinan perbankan, akademisi, serta para pelaku usaha dan media.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minimalisir Penyebaran Covid-19 diLingkungan Samsat Jakarta Utara, setiap Pengunjung akan mendapatkan Vaksin Astra Zaneca

    Minimalisir Penyebaran Covid-19 diLingkungan Samsat Jakarta Utara, setiap Pengunjung akan mendapatkan Vaksin Astra Zaneca

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 22 Juni 2021   Minimalisir Penyebaran Covid-19 diLingkungan Samsat Jakarta Utara, setiap Pengunjung akan mendapatkan Vaksin Astra Zaneca   Kanit samsat jakarta utara. AKP. Didit Sugama   Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta. Pemerintah Kota Jakarta Utara menargetkan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terhadap 3.500 orang per hari […]

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  27  Oktober  2024   Presiden Jokowi Gelar Rapat Kabinet Bahas Penanganan MPOX   Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas membahas Perkembangan Penanganan MPOX dan Periapan Penyelenggaraan Indonesia Afrika Forum di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (27/08/2024). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Rapat Terbatas terkait Perkembangan Penanganan MPOX dan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  28  Oktober 2022 Renungan  JOGER

  • Bank  Indonesia  Perketat  Pengawasan  KUPVA  BB Ilegal

    Bank  Indonesia  Perketat  Pengawasan  KUPVA  BB Ilegal

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  21  Januari  2020   Bank  Indonesia  Perketat  Pengawasan  KUPVA  BB Ilegal Kepala Divisi SP PUR, Layanan dan Administrasi KPwBI Provinsi Bali Agus Sistyo W     BALI,  INDEX  –  Bank Indonesia (BI) terus melakukan pengawasan terhadap Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) baik secara off site maupun on site (pemeriksaan […]

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  26  April  2021   Pj. Sekda Denpasar Hadiri Peringatan Hari Otda XXV Secara Virtual   “Bangkitkan Semangat Kerja, Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi” Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXV Tahun 2021 berlangsung secara virtual, Senin (26/4/2021). Pemerintah Kota Denpasar dihadiri Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Wakil Ketua […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis 23 Desember  2021   Renungan  JOGER  

expand_less