Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu 26 Pebruari 2025

PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

 

(foto/hms)

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Hak Jawab PDI Perjuangan Terkait Retret Kepala Daerah.

Juru Bicara PDIP Ahmad Basarah mengatakan,  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak pernah melarang para kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retret yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). PDIP beralasan yang diinstruksikan Megawati agar para kepala daerah turun langsung ke rakyat.

Basarah menjelaskan instruksi harian Megawati yang diterbitkan pada 20 Februari 2025 hanya meminta para kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2024 untuk menunda keberangkatan mereka ke Magelang, Jawa Tengah, hingga ada arahan lebih lanjut dari Ketua Umum PDIP.

“Perlu kami tegaskan bahwa Ibu Megawati tidak pernah melarang para kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk ikut acara retret,” kata  Juru Bicara PDIP Ahmad Basarah dalam siaran resminya , di Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.

Basarah menyampaikan Megawati meminta para kepala daerah PDIP yang belum berangkat ke Magelang untuk tetap berada di daerah masing-masing dan langsung bekerja melayani rakyat setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Basarah menyebut kehadiran kepala daerah sangat penting dalam menjalankan program-program prioritas seperti pengentasan kemiskinan, mitigasi bencana, penciptaan lapangan kerja, pencegahan stunting, hingga pemenuhan hak rakyat atas makanan bergizi.

“Bagi PDIP, pemimpin yang turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi rakyat adalah langkah efektif dalam menjalankan pemerintahan,” ujar Basarah.

PDIP juga menegaskan sistem desentralisasi dalam pemerintahan telah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola wilayahnya secara mandiri. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Oleh karena itu, para kepala daerah dari PDIP diinstruksikan untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat tanpa mengabaikan kebutuhan spesifik di daerah masing-masing,” ujar Basarah.

Terkait kepala daerah PDIP yang telah mengikuti retret di Magelang, Basarah mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 200.5/628/SJ tertanggal 11 Februari 2025.

Namun, PDIP memberikan sorotan terhadap surat edaran tersebut, di mana kenyataannya kegiatan itu bernama “Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.

“Jadi, kalian bisa lihat, kalau berdasarkan Surat Edaran Menteri tanggal 11 Februari 2025 tersebut, nomenklatur kegiatan retret tersebut sebenarnya bernama Kegiatan Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Tetapi di publik,  populer memberi nama kegiatan itu dengan nama kegiatan retret. Tetapi setelah kami periksa Surat Edarannya, nama atau nomenklatur kegiatan tersebut adalah Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025,” ujar Basarah.

Selain itu, Basarah menyebut surat tersebut menyebutkan kepala daerah yang berhalangan hadir dapat diwakili oleh wakil kepala daerah atau sekretaris daerah.

Berdasarkan instruksi Megawati, PDIP memberikan beberapa arahan terbaru terkait retret yaitu:

1. Kepala daerah yang belum mengikuti retret diminta kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan tugasnya.

2. Kepala daerah yang belum mengikuti retret dapat bergabung dalam angkatan kedua.

3. Jika kepala daerah tidak bisa hadir dalam retret, maka dapat diwakili oleh sekretaris daerah.

4. Kepala daerah yang sudah mengikuti retret angkatan pertama diminta menyesuaikan dengan agenda yang sudah berjalan.

5. Wakil kepala daerah yang pasangannya sudah mengikuti retret diminta hadir dalam penutupan acara.

Edaran Megawati pada Kamis (20/2/2025) lalu,

DPP PDIP menerbitkan surat instruksi harian Ketua Umum dengan nomor 7294/IN/DPP/II/2025. Dalam surat itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan para kader PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah terpilih agar menunda partisipasinya dalam orientasi atau retreat di Magelang.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” demikian bunyi poin 1 dalam surat instruksi yang dirilis DPP PDIP dan ditandatangani Megawati tersebut.

Pada poin kedua, Megawati memerintahkan agar para kader PDIP yang menjadi kepala daerah/wakil kepala daerah terpilih untuk siaga. “Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” katanya.

Dalam surat instruksi tersebut, PDIP menjelaskan, pertimbangan keputusan penundaan partisipasi kader PDIP dalam retreat kepala daerah di Magelang adalah karena adanya kriminalisasi hukum kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto diketahui ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis lalu dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OJ).

Pramono Anung selaku Gubernur Jakarta yang ditugaskan secara khusus oleh Ketua Umum PDI Perjuangan sebagai Koordinator KepalaKepala Daerah dari PDI Perjuangan telah melakukan komunikasi dan koordinasi kepada Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Dalam Negeri. Dalam mengambil langkah-langkah teknis di lapangan, Bapak Pramono Anung terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri dan pengurus DPP Partai lainnya.

Dengan demikian, kehadiran  Pramono Anung dan kawan-kawan kepala daerah lainnya yang berasal dari PDI Perjuangan sudah diketahui dan dilaporkan kepada Ketua Umum dan pengurus DPP PDI Perjuangan. Di samping itu, para Kepala Daerah dari PDI Perjuangan lainnya juga terus menerus melakukan koordinasi dengan DPP PDI Perjuangan hingga hari ini.

Demikian beberapa penjelasan yang dapat kami sampaikan, mengenai keikutsertaan Kepala Daerah yang berasal dari PDI Perjuangan dalam agenda retreat yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

(02)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indikasi Eksekutif  bela Investor, Rekomendasi Pansus TRAP DPRD belum Ditindaklanjuti

    Indikasi Eksekutif  bela Investor, Rekomendasi Pansus TRAP DPRD belum Ditindaklanjuti

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle 002
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Buleleng, Kamis  09  Juli  2026 Indikasi Eksekutif  bela Investor, Rekomendasi Pansus TRAP DPRD belum Ditindaklanjuti   Jro Gede Sudibya, mantan anggota MPR RI Utusan Bali sekaligus Penasehat Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Polemik mega proyek PT BTID di Pulau Serangan kembali memanas dan kini menjadi sorotan nasional. Publik mulai […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  04  Mei 2025 Renungan  Joger

  • Jaya Negara Hadiri Karya Melapas, Mendem Pedagingan Lan Mecaru Rsigana Pemerajan LPD Desa Adat Kesiman

    Jaya Negara Hadiri Karya Melapas, Mendem Pedagingan Lan Mecaru Rsigana Pemerajan LPD Desa Adat Kesiman

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  09  Maret  2022   Jaya Negara Hadiri Karya Melapas, Mendem Pedagingan Lan Mecaru Rsigana Pemerajan LPD Desa Adat Kesiman   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bertepatan dengan Rahina Buda Cemeng Klawu (Bhatara Rambut Sedana), LPD Desa Adat Kesiman melaksanakan upacara Melaspas, Mendem Pedagingan lan Mecaru Rsigana di Pemerajan Kantor LPD Desa Adat Kesiman, Rabu (9/3). […]

  • Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan

    Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Kuta, Rabu 31 Mei 2023 Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan   Ketua Umum Serikat Pekerja Pegadaian Ketut Suhardiono (kiri) bersama Sekjen SP PT Pegadaian, Rosid Hamidi (kanan) di Kuta-Bali, Rabu (31/5/2023).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Serikat Pekerja PT Pegadaian menggelar […]

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  12  Oktober  2022

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 13  Mei 2022 May Day Kota Denpasar Berlangsung Meriah Dan Tertib.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Peringatan hari buruh sedunia (May Day) tahun 2022 di Kota Denpasar berlangsung meriah dan tetap tertib serta menerapkan prokes dengan ketat May Day kali ini diadakan di obyek wisata Muntig Siokan, Pantai Mertasari Sanur, Kota Denpasar, Jumat (13/5/2022). […]

expand_less