Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  15  Maret  2025

Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, pada Sabtu (15/3/2025) di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung, Desa Adat Denpasar.

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekehe Teruna se-Desa Adat Denpasar menolak penggunaan sound system dalam pengarakan Ogoh-ogoh pada Hari Suci Nyepi Caka 1947. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, pada Sabtu (15/3) di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung, Desa Adat Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut, DPD RI Perwakilan Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Danramil 1611-07/Denbar, Danramil 1611-01/Dentim, dari Polresta Denpasar, Kapolsek Denpasar Utara dan Denpasar Barat. Hadir pula pimpinan OPD terkait Pemkot Denpasar, dan tokoh masyarakat setempat.

DPD RI Dapil Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mendukung pelaksanaan Perda No. 9 Tahun 2024 tentang pelestarian Ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Sebagai anggota Komite III DPD RI, Rai Mantra menekankan bahwa perda tersebut bertujuan untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai tradisi serta ritual, khususnya dalam rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi, termasuk Pengerupukan dan tradisi ogoh-ogoh.

Rai Mantra juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam pelaksanaan Pengerupukan, terutama terkait penggunaan sound system yang berpotensi menggeser makna budaya dan dapat mengganggu ketertiban umum. “Kami mengajak semua pihak, termasuk desa adat, perbekel, lurah, serta yowana, untuk menjaga esensi perayaan Nyepi,” ujar Rai Mantra.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi komitmen Sekehe Teruna se-Desa Adat Denpasar dalam menolak penggunaan sound system pada perayaan Pengerupukan.

“Kami juga mengapresiasi Sekehe Teruna yang telah berpartisipasi dalam Kesanga Festival dan mendukung pelaksanaan Pengerupukan sebagai bagian dari tradisi spiritual,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menambahkan bahwa Pemkot Denpasar telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung jalannya Pengerupukan, termasuk penyediaan gamelan bagi Sekaa Teruna yang tidak memiliki pengiring sendiri.

“Kami telah siapkan dua set baleganjur di kawasan Patung Catur Muka untuk mengiringi ogoh-ogoh yang tidak memiliki pengiring sendiri, fasilitas kesehatan untuk situasi darurat, penyediaan toilet di fasilitas Kantor Walikota, hingga pembagian 2.000 nasi jinggo gratis,” jelasnya.

Jaya Negara menegaskan bahwa Pemkot Denpasar mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari ritual dan tradisi di desa adat. Jaya Negara juga menekankan bahwa Pengerupukan memiliki nilai spiritual yang tidak selayaknya diiringi dengan sound system. Walikota Jaya Negara juga mengucapkan Rahajeng Rahina Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947 kepada seluruh masyarakat Denpasar.

Sementara Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah dalam mengatur pengarakan ogoh-ogoh guna menjaga ketertiban dan kelestarian budaya. Dengan adanya registrasi terhadap 87 Sekaa Teruna serta koordinasi dengan komunitas dan banjar setempat, diharapkan pengarakan ogoh-ogoh dapat berlangsung lebih teratur dan sesuai dengan Perwali serta Perda Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang pelestarian Ogoh-ogoh.

“Kami juga melakukan upaya untuk meminimalisir keamanan dan ketertiban ogoh-ogoh ke kawasan Catur Muka, yang telah mendapatkan dukungan dari ribuan pecalang, kepolisian, TNI, hingga Satpol PP dalam pengamanan, yang tentu akan sangat membantu kelancaran acara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sidak terhadap penggunaan sound system sebagai langkah menjaga esensi budaya ogoh-ogoh agar tetap berlandaskan tradisi. Alit Wirakesuma mendorong penggunaan gamelan, kulkul, atau alat musik tradisional lainnya sebagai pengiring ogoh-ogoh.

“Adanya peningkatan dana Rp 20 juta dari Pemkot Denpasar untuk penguatan kreativitas ogoh-ogoh juga menunjukkan komitmen dalam mendukung kebudayaan lokal. Dengan kolaborasi antara desa adat, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan pengarakan ogoh-ogoh bisa menjadi perayaan yang aman, tertib, dan tetap mencerminkan nilai-nilai budaya Bali,” tutupnya.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepekan Pelaksanaan Operasi Pasar Di Denpasar, Harga Bawang Merah dan Cabai Besar Turun

    Sepekan Pelaksanaan Operasi Pasar Di Denpasar, Harga Bawang Merah dan Cabai Besar Turun

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  29  Agustus  2022 Sepekan Pelaksanaan Operasi Pasar Di Denpasar, Harga Bawang Merah dan Cabai Besar Turun  Wakil Walikota Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau operasi pasar beberapa waktu yang lalu di Pasar Kreneng   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Harga Bawang Merah dan Cabai Besar mengalami penurunan selama sepekan pelaksanaan operasi pasar murah. Penurunan harga ini […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  30  Juli 2022   Renungan  JOGER  

  • Badung Gaspol Atasi Sampah: Hotel hingga Rumah Tangga Wajib Pilah

    Badung Gaspol Atasi Sampah: Hotel hingga Rumah Tangga Wajib Pilah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle 110
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  16  Maret  2026 Badung Gaspol Atasi Sampah: Hotel hingga Rumah Tangga Wajib Pilah   Bupati Badung Adi Arnawa saat memimpin Rapat Koordinasi ASPER PSBS Minggu, 15 Maret 2026. Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Badung Bergerak Cepat Atasi Sampah! Mulai 1 April 2026, TPA Suwung Hanya Terima Sampah Residu — Hotel, Restoran, Pasar hingga Rumah Tangga […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  14  April  2021   Renungan  JOGER  

  • Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi

    Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 2 Juni  2021   Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi   Jakarta,indonesiaexpose.co.id  –  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin video conference (vicon) kepada seluruh kapolda dalam rangka mengecek langsung upaya penanganan pandemi Covid-19 setelah Lebaran, Selasa (1/6/2021). Para kapolda yang dipilih memaparkan hasil penanganan Covid-19 diwilayahnya masing- […]

  • Angkasa Pura I dan PT JAS Resmi Kerja Sama Operasikan Terminal Kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

    Angkasa Pura I dan PT JAS Resmi Kerja Sama Operasikan Terminal Kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Mangupura,  Sabtu  11 Maret 2023 Angkasa Pura I dan PT JAS Resmi Kerja Sama Operasikan Terminal Kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali   Bali,  Index   – PT Angkasa Pura I bersama dengan perusahaan pelayanan ground handling di Indonesia, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk, resmi bekerja sama mengoperasikan Terminal Kargo dan Pos Internasional […]

expand_less