Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Spanduk Sindiran Muncul di Kawasan Mangrove Mati Bali, Diduga Terkait Dugaan Kebocoran Pipa BBM

Spanduk Sindiran Muncul di Kawasan Mangrove Mati Bali, Diduga Terkait Dugaan Kebocoran Pipa BBM

  • account_circle 080
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 557
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  13  Maret  2026

Spanduk Sindiran Muncul di Kawasan Mangrove Mati Bali, Diduga Terkait Dugaan Kebocoran Pipa BBM

 

 

Bali , indonesiaexpose.co.id  –  Munculnya sejumlah spanduk bernada sindiran di kawasan mangrove yang mati di pesisir Bali memicu perhatian publik. Spanduk-spanduk tersebut ditemukan terpasang di sekitar area mangrove yang mengalami kerusakan, diduga berkaitan dengan polemik dugaan kebocoran pipa bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Pelabuhan Benoa.

Ketua Gasos Bali, Lanang Sudira, mengatakan keberadaan spanduk tersebut menunjukkan meningkatnya kegelisahan masyarakat terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan mangrove. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam spanduk itu menggambarkan kekecewaan sekaligus tuntutan agar pihak terkait segera memberikan penjelasan dan tanggung jawab.

“Ini bentuk kegelisahan masyarakat. Mangrove merupakan benteng ekologis Bali yang harus dijaga bersama. Ketika ada kerusakan, tentu publik mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab,” kata Lanang Sudira.

Salah satu spanduk yang terpasang di lokasi bertuliskan, “Mohon Maaf Perjalanan Terganggu, Ada Mangrove Mati.”

Kalimat tersebut dinilai sebagai sindiran tajam terhadap kondisi mangrove yang rusak di kawasan itu.
Spanduk lain juga memuat tulisan “Ditunggu tanggung jawabnya. #SaveMangrove.” Pesan tersebut mempertegas tuntutan agar ada pihak yang memberikan klarifikasi dan langkah nyata terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi.
Muncul dugaan bahwa sindiran dalam spanduk tersebut berkaitan dengan laporan dugaan kebocoran pipa BBM di wilayah KSOP Benoa yang sebelumnya menyeret nama Pertamina Patra Niaga. Perusahaan tersebut dilaporkan ke aparat penegak hukum di Bali karena diduga terkait insiden yang berdampak pada kerusakan ekosistem mangrove di sekitar kawasan pelabuhan.

Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk-spanduk bernada kritik tersebut. Tidak ada identitas maupun keterangan resmi yang menjelaskan asal-usul pemasangan spanduk di lokasi mangrove yang mati tersebut.

Sementara itu, aktivis lingkungan menilai kejadian ini menjadi alarm penting bagi semua pihak agar lebih serius menjaga ekosistem mangrove Bali. Kawasan mangrove memiliki peran vital sebagai pelindung pesisir, habitat berbagai biota laut, sekaligus penyangga keseimbangan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang diduga terkait dalam polemik tersebut. Publik kini menunggu penjelasan dan langkah konkret untuk mengungkap penyebab kerusakan mangrove sekaligus memastikan upaya pemulihan lingkungan di kawasan pesisir Bali.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  30  Juni 2024 Renungan  Joger  

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  08  Juli  2020   IDI Denpasar : Percepat Penanganan Covid 19, Lakukan Test Lebih Masif dan Terus Menerus   Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar, dr. IGA Ngurah Anom, MARS   BALI,  INDEX  –  Peningkatan angka kasus di Kota Denpasar memang memberikan rasa khawatir di masyarakat. Namun demikian, masyarakat diminta tidak langsung […]

  • index

    index

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  19  Agustus  2023

  • Tekan Laju Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Operasi Pasar.

    Tekan Laju Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Operasi Pasar.

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 19 Agustus 2022 Tekan Laju Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Operasi Pasar. Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Untuk menekan laju inflasi Pemkot Denpasar dalam strategi jangka pendek akan segera menggelar Operasi Pasar. Hal ini disampaikan Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara saat melakukan rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi (TPID) Kota Denpasar di Kantor […]

  • Erupsi Gunung Semeru  Karyawan XL Axiata Kirim Bantuan untuk Korban

    Erupsi Gunung Semeru Karyawan XL Axiata Kirim Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Lumajang, Senin  13 Desember 2021.   Erupsi Gunung Semeru Karyawan XL Axiata Kirim Bantuan untuk Korban SMR3,4,5 : Pengurus Majlis Taklim XL Axiata (MTXL) menyerahkan donasi kepada warga yang terdampak Erupsi Gunung Semeru di Dusun Poncosumo dan Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (11/12). Dalam penyaluran donasi, MTXL bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  8  Februari  2021   Renungan  JOGER  

expand_less