Supartha Apresiasi Respon Cepat Koster Pulihkan Angseri
- account_circle 080
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tabanan, Senin 30 Maret 2026
Supartha Apresiasi Respon Cepat Koster Pulihkan Angseri
Bali, indonesiaexpose.co.id — Angin puting beliung yang menerjang Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada 5 Maret 2026 lalu, sempat melumpuhkan aktivitas keagamaan masyarakat setelah merusak sejumlah bangunan suci di Pura Luhur Pucak Tinggah. Kini, harapan baru muncul setelah Pemerintah Provinsi Bali bergerak cepat menggelontorkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1 miliar untuk pemulihan kawasan pura.
Bantuan yang disalurkan melalui BPBD Provinsi Bali tersebut merupakan kebijakan langsung Gubernur Bali Wayan Koster sebagai respons cepat terhadap dampak bencana yang tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga mengguncang kehidupan spiritual masyarakat setempat. Dana tersebut difokuskan untuk percepatan rekonstruksi bangunan utama yang ambruk akibat terjangan angin kencang.
Empat bangunan penting dilaporkan mengalami kerusakan serius, yakni bale paruman berukuran 18 x 7 meter dengan 24 pilar, bale murdamanik berukuran 5 x 5 meter, lumbung kelingking berukuran 2,5 x 2 meter, serta pelinggih penegtegan merta berukuran 1 x 1 meter. Kerusakan tersebut sempat menghambat kegiatan persembahyangan dan aktivitas adat masyarakat.
Anggota DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha S.H.,M.H , menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat pemerintah provinsi. Ia menilai bantuan dana BTT ini sangat berarti bagi masyarakat dalam mempercepat pemulihan sekaligus menjaga keberlangsungan fungsi pura sebagai pusat kehidupan religius.
Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya mempercepat rekonstruksi fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong warga untuk menjaga warisan budaya dan nilai-nilai spiritual Bali.
Langkah cepat ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi tempat suci dan adat istiadat masyarakat Bali dari dampak bencana alam. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pemulihan berjalan optimal.
Dengan bantuan tersebut, masyarakat Banjar Angseri kini optimistis proses perbaikan dapat segera rampung. Aktivitas persembahyangan di Pura Luhur Pucak Tinggah diharapkan kembali berjalan normal dan khidmat, sekaligus memperkuat ketahanan spiritual masyarakat pascabencana.
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
