Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Melubernya Sampah di TPS, Dampak Terhambatnya Armada Masuk TPA

Melubernya Sampah di TPS, Dampak Terhambatnya Armada Masuk TPA

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 14 Feb 2019
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 14 Februari 2019

 

Melubernya Sampah di TPS, Dampak Terhambatnya Armada Masuk TPA


I Ketut Wisada, Kadis DLHK Kota Denpasar

BALI, INDEX – Kondisi sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) bukan karena minimnya jumlah TPS. Namun, semua ini akibat mobilitas armada yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung masih terhambat. Truk pengangkut sampah ke TPA belum lancar, akibat adanya alat berat yang rusak. Selain itu, luasan areal untuk membuang sampah di TPA semakin menyempit sejak adanya penataan dari pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Wisada, saat dikonfirmasi Rabu (13/2) kemarin.

Lebih lanjut dikatakan, bila kondisi di TPA sudah berjalan normal, maka semua angkutan sampah dari TPS ke TPA dipastikan lancar. “Ini kendalanya di pengangkutan ke TPA. Bukan karena kurang armada, tetapi karena masuknya ke TPA terhambat.

Dikatakan, pelayanan yang telah dilaksanakan selama ini sudah optimal. Bahkan, perubahan penanganan sampah oleh masing-masing swakelola sudah optimal. DLHK dinilai sudah sangat siap dalam penerapan program penghentian pengangkutan sampah dari pinggir jalan ini. Sehingga penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti halnya swakelola yang dilaksanakan di masing-masing desa dapat terus dimaksimalkan.

Wisada mengatakan untuk menanaganani pengangkutan sampah dari TPS menuju TPA, DLHK menyiagakan sedikitnya 70 truk angkut yang tersebar di 17 TPS di Kota Denpasar. Namun pihaknya tak menampik bahwa masih banyak laporan masyarakat yang mengatakan pasca adanya penghentian pengangkutan pinggir jalan ini menyebabkan sampah di TPS menumpuk bahkan meluber hingga ke jalan.

“Dari sisi personel, fasilitas dan armada pengangkurtan kita sudah siap, dan itu sudah optimal, mengingat saat volume sampah di Denpasar jumlahnya kurang lebih 800 ton per hari,” paparnya.

Wisada menekankan bahwa sampah yang menumpuk di TPS tersebut bukan karena ketidaksiapan DLHK terkait penghentian pengangkutan pinggir jalan, melainkan adanya permasalahan teknis di TPA. Dimana, saat ini di TPA Suwung sedang dilaksanakan penataan serta fasilitas alat eskavator di TPA Suwung kurang memamadai. Sehingga memungkinkan terjadinya penumpukan kendaraan menuju ke TPA Suwung. Hal ini tentu sangat mempengaruhi sirkulasi pengangkutan yang sudah terpola menjadi sedikit terhambat, khususnya mengenai waktu.

“Truk sampah harus mengantre jika hendak menuju TPA Suwung, dan itulah yang menjadikan pengangkutan cenderung molor, namun tetap bisa di atasi, hanya saja waktunya agak molor, hal inilah yang menjadikan sampah menumpuk agak lama di TPS,” jelas Wisada.

Wisada berharap masyarakat dapat memaklumi kondisi ini sementara waktu. Hal ini dikarenakan kewenangan akan TPA Suwung terdapat di Pemprov Bali. “Kami berharap masyarkat untuk bersabar dan maklum serta mentaati aturan pembuangan sampah dan ikut serta mengurangi sampah dengan memilah dan mengolah sampah itu sendiri,” ungkapnya. (014)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Sapa Pelanggan Premium

    PLN Sapa Pelanggan Premium

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

      Mangupura,  Rabu  18  Desember  2019   PLN Sapa Pelanggan Premium Manager PLN UP3 Bali Selatan I Made Suamba(foto/hms)   BALI,  INDEX  – PLN Unit Induk Distribusi Bali melalui PLN UP3 Bali Selatan melakukan sosialisasi tentang Fenomena Kedip dan Solusi kepada para pelanggan Premiumnya pada Selasa (17/12). Pada kesempatan tersebut, PLN juga mesosialisasikan tentang Promo […]

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB  Stikom  Bali

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 28 Juli  2021 ITB  Stikom  Bali      

  • Komisi 1 DPRD Bali Kecewa Berat atas Ketidak hadiran KasatPol PP Bali dalam menindak tegas Pelanggar Perda

    Komisi 1 DPRD Bali Kecewa Berat atas Ketidak hadiran KasatPol PP Bali dalam menindak tegas Pelanggar Perda

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Jimbaran, Sabtu  14 Juni  2025 Komisi 1 DPRD Bali Kecewa Berat atas Ketidak hadiran KasatPol PP Bali dalam menindak tegas Pelanggar Perda   Koordinator Sidak Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai membacakan surat rekomendasi penutupan Proyek Step up di Jimbaran,Bali ,Jumat (13/6/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Langkah tegas Presiden Prabowo Subianto […]

  • BPJAMSOSTEK Memberikan berbagai Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Kepada Seluruh Pekerja yang konsisten menjadi Peserta

    BPJAMSOSTEK Memberikan berbagai Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Kepada Seluruh Pekerja yang konsisten menjadi Peserta

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 30 November 2022   BPJAMSOSTEK Memberikan berbagai Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Kepada Seluruh Pekerja yang konsisten menjadi Peserta   Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Opik Taufik  saat ditemui jurnalis indonesiaexpose.co.id  di Kantor BPJS TK Denpasar, Rabu (30/11/2022).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) semakin memantapkan perannya dalam memberikan […]

  • Terkepung ASF, Pengawasan Karantina Diperketat Dengan Libatkan Instansi Terkait

    Terkepung ASF, Pengawasan Karantina Diperketat Dengan Libatkan Instansi Terkait

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kuta,  Selasa  10  Desember  2019   Terkepung ASF, Pengawasan Karantina Diperketat Dengan Libatkan Instansi Terkait   BALI, INDEX – African Swine Fever(ASF) atau lebih dikenal dengan flu babi Afrika sedang mengancam peternakan babi di Indonesia khususnya Bali. Hal ini melihat status penyakit ASF yang sudah mewabah dibeberapa negara tetangga dan yang terakhir di bulan September […]

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Banten, Rabu 16  Februari 2022

expand_less