Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
  • visibility 358
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Selasa 26  Maret  2019

 

Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

 

BALI, INDEX  – Menindaklanjuti temuan dalam program audit dan monitoring yang dilaksanakan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menggelar Pelatihan Inspektur Keamanan Penerbangan Nasional di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai – Bali. Kegiatan bertajuk National Inspector Course tersebut bertempat di Hotel Novotel I Gusti Ngurah Rai Airport, Senin (25/03).

Direktur Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Dadun Kohar mengatakan, program ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti adanya temuan dari audit Universal Security Audit Programme Continuous Monitoring Approach (USAP-CMA) yang telah dilaksanakan oleh ICAO pada tanggal 29 Oktober – 5 November 2017 lalu. Dalam program audit dan monitoring yang dilaksanakan terhadap keamanan penerbangan Indonesia tersebut, hal yang menjadi perhatian utama adalah terkait jumlah inspektur keamanan penerbangan.

“ICAO telah melaksanakan Universal Security Audit Programme Continuous Monitoring Approach terhadap Indonesia. Salah satu temuan yang paling signifikan adalah terkait jumlah inspektur keamanan penerbangan,” jelas Dadun.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melaksanakan program National Inspector Course yang dibagi menjadi 2 batch, dengan pelaksanaan batch pertama yang digelar di Bali, 25 Maret – 2 April 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari perwakilan dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 6, 7, 8 9 dan 10, serta PT. Angkasa Pura I (Persero).

Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta pelatihan mendapatkan beberapa materi meliputi kegiatan pengawasan keamanan penerbangan yang tercantum dalam program pengawasan keamanan penerbangan nasional; kriteria dan kewenangan inspektur keamanan penerbangan; metodologi, teknik dan persiapan dalam melaksanakan inspeksi; covert test, dan investigasi.

Nantinya, praktik akan dilaksanakan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Peserta yang telah menyelesaikan kegiatan ini akan memiliki lisensi sebagai instruktur sehingga dapat melakukan inspeksi terkait pengawasan keamanan internal di masing-masing instansinya, atau yang biasa disebut internal quality control.

Materi dalam kegiatan National Inspector Course ini dibawakan oleh dua orang instruktur. ICAO mengirim Ross Lockie, Lead Instructor dari Tim ICAO Asia Pacific, sedangkan Kementerian Perhubungan mengirimkan Tuti Handayani selaku 2nd instructor dari Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Penerbangan Udara yg sudah memiliki lisensi ICAO.

Kegiatan National Inspector Course juga dilakukan dalam memenuhi target Global Aviation Security Plan Roadmap, di mana dalam roadmap tersebut juga disebutkan bahwa di tahun 2020, 80% dari negara anggota harus sudah dapat mencapai tingkat compliance di atas 65%.

“Kami bertujuan supaya setiap negara anggota telah secara efektif mengimplementasikan 65% dari elemen penting pada tahun 2020 nanti. Pada akhir tahun 2023, implementasi diharapkan mencapai angka 80%, dan 100% pada tahun 2030. Hal ini cukup ambisius, dan pengawasan terhadap kualitas merupakan hal yang sangat penting,” papar Ross.

 

Sedangkan untuk batch 2 akan dilaksanakan di Medan pada tanggal 4 – 12 April 2019 yang akan diikuti oleh 20 peserta dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 8, 9, 10, sejumlah maskapai penerbangan, PPSDM Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).

(016)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini dia daftar upah di Jawa Timur

    Ini dia daftar upah di Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 16 Nov 2018
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Surabaya, Jumat 16 November 2018 Ini dia daftar upah di Jawa Timur Foto/Ist   JATIM, INDEX – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2019 yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2019 untuk 38 daerah di Jatim. “Pengumumannya melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/665/KPTS/013/2018 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  4  Desember  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Bali, Senin  02  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  Februari  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bali, Senin  26  Januari  2026 Renungan JOGER  

  • Perumdam  Tirta  Jungporo

    Perumdam  Tirta  Jungporo

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jawa Tengah, Rabu  11 Desember 2024 Perumdam  Tirta  Jungporo  

expand_less