Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
  • visibility 673
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Selasa 26  Maret  2019

 

Tingkatkan Kompetensi Personel, PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Gandeng Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

 

BALI, INDEX  – Menindaklanjuti temuan dalam program audit dan monitoring yang dilaksanakan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menggelar Pelatihan Inspektur Keamanan Penerbangan Nasional di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai – Bali. Kegiatan bertajuk National Inspector Course tersebut bertempat di Hotel Novotel I Gusti Ngurah Rai Airport, Senin (25/03).

Direktur Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Dadun Kohar mengatakan, program ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti adanya temuan dari audit Universal Security Audit Programme Continuous Monitoring Approach (USAP-CMA) yang telah dilaksanakan oleh ICAO pada tanggal 29 Oktober – 5 November 2017 lalu. Dalam program audit dan monitoring yang dilaksanakan terhadap keamanan penerbangan Indonesia tersebut, hal yang menjadi perhatian utama adalah terkait jumlah inspektur keamanan penerbangan.

“ICAO telah melaksanakan Universal Security Audit Programme Continuous Monitoring Approach terhadap Indonesia. Salah satu temuan yang paling signifikan adalah terkait jumlah inspektur keamanan penerbangan,” jelas Dadun.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melaksanakan program National Inspector Course yang dibagi menjadi 2 batch, dengan pelaksanaan batch pertama yang digelar di Bali, 25 Maret – 2 April 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari perwakilan dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 6, 7, 8 9 dan 10, serta PT. Angkasa Pura I (Persero).

Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta pelatihan mendapatkan beberapa materi meliputi kegiatan pengawasan keamanan penerbangan yang tercantum dalam program pengawasan keamanan penerbangan nasional; kriteria dan kewenangan inspektur keamanan penerbangan; metodologi, teknik dan persiapan dalam melaksanakan inspeksi; covert test, dan investigasi.

Nantinya, praktik akan dilaksanakan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Peserta yang telah menyelesaikan kegiatan ini akan memiliki lisensi sebagai instruktur sehingga dapat melakukan inspeksi terkait pengawasan keamanan internal di masing-masing instansinya, atau yang biasa disebut internal quality control.

Materi dalam kegiatan National Inspector Course ini dibawakan oleh dua orang instruktur. ICAO mengirim Ross Lockie, Lead Instructor dari Tim ICAO Asia Pacific, sedangkan Kementerian Perhubungan mengirimkan Tuti Handayani selaku 2nd instructor dari Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Penerbangan Udara yg sudah memiliki lisensi ICAO.

Kegiatan National Inspector Course juga dilakukan dalam memenuhi target Global Aviation Security Plan Roadmap, di mana dalam roadmap tersebut juga disebutkan bahwa di tahun 2020, 80% dari negara anggota harus sudah dapat mencapai tingkat compliance di atas 65%.

“Kami bertujuan supaya setiap negara anggota telah secara efektif mengimplementasikan 65% dari elemen penting pada tahun 2020 nanti. Pada akhir tahun 2023, implementasi diharapkan mencapai angka 80%, dan 100% pada tahun 2030. Hal ini cukup ambisius, dan pengawasan terhadap kualitas merupakan hal yang sangat penting,” papar Ross.

 

Sedangkan untuk batch 2 akan dilaksanakan di Medan pada tanggal 4 – 12 April 2019 yang akan diikuti oleh 20 peserta dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 8, 9, 10, sejumlah maskapai penerbangan, PPSDM Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).

(016)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  10  Agustus  2024

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  26  Pebruari  2020   Om Swastyastu, Pinandita/Pemangku memiliki peran yang sangat penting di masyarakat tidak saja sebagai pemuput wali dalam upacara, namun bisa berperan sebagai Dharma Duta penyebaran ajaran-ajaran Hindu Dharma kepada masyarakat. Mengingat kedua peran tersebut, pemahaman yang mendalam tentang Sanatana Hindu Dharma merupakan keniscayaan bagi seorang Pinandita/Pemangku sehingga apa yang menjadi […]

  • Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata

    Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  29  Juni  2023 Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata       Bali, indonesiaexpose.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama dengan Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk Penggunaan […]

  • Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.?

    Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.?

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 04 Januari 2019   Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.? (Foto/ilustrasi)   JAKARTA , INDEX – Fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS. […]

  • Rentan Terpapar, Pemprov Bali Fasilitasi Ratusan Wartawan Vaksinasi Covid-19

    Rentan Terpapar, Pemprov Bali Fasilitasi Ratusan Wartawan Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  6  Maret  2021   Rentan Terpapar, Pemprov Bali Fasilitasi Ratusan Wartawan Vaksinasi Covid-19   268 wartawan yang ada di Provinsi Bali  melaksanakan vaksinasi Covid-19, bertempat di Gedung Wanita, Nari Graha, Denpasar   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mensukseskan gerakan vaksinasi nasional, Sabtu (6/3) pagi Pemerintah Provinsi Bali memfasilitasi para awak media atau wartawan yang […]

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  02  September  2020     Evaluasi Penanganan Covid 19 Di Denpasar. Rai Mantra Minta GTPP Lebih Gencar Edukasi Dan Pengawasan Protokol Kesehatan   BALI, INDEX – Guna mengoptimalkan penanganan serta mengevaluasi perkembangan covid-19 di Kota Denpasar agar dapat diminimalisir sesuai dengan yang diharapkan Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra meminta Gugus Tugas Percepatan […]

expand_less