Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Hari Teknologi Nasional ke-24 : Pusdatin Iptek Dikti Luncurkan Sistem Informasi Iptek Nasional 

Hari Teknologi Nasional ke-24 : Pusdatin Iptek Dikti Luncurkan Sistem Informasi Iptek Nasional 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Selasa 27  Agustus  2019

 

Hari Teknologi Nasional ke-24 : Pusdatin Iptek Dikti Luncurkan Sistem Informasi Iptek Nasional

 

 

BALI,  INDEX  – Pusat Data dan Informasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Pusdatin Iptek Dikti), sebagai unit di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, mengadakan Seminar Nasional Integrasi Data Iptek dan Peluncuran Sistem Informasi Iptek Nasional, di Grand Inna Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, pada Senin (26/8/2019).

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati mengatakan, pentingnya data iptek untuk pengembangan Iptek Nasional.

Data-data iptek tersebut, terkait dengan anggaran dan belanja Litbang dapat dihitung Gross Expenditure on Research and Development (GERD), yang merupakan penghitungan yang berlaku secara internasional untuk menghitung total belanja Riset dibagi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia secara nasional.

GERD ini akan digunakan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) sebagai salah satu indikator didalam penghitungan Global Competitiveness Indeks (CGI) suatu negara, termasuk Indonesia.

“Kita sangat berkepentingan sekali terhadap data tersebut, sehingga nantinya diharapkan CGI Indonesia meningkat, dengan sumbangan indeknya dari GERD tersebut,” ujar Dimyati di sela-sela Seminar Nasional Integrasi Data Iptek dan Peluncuran Sistem Informasi Iptek Nasional, Senin (26/8/2019) sore di Denpasar-Bali.

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) ke-24 yang tahun ini dipusatkan di Kota Denpasar, Bali.

Dikatakan Dimyati dari Data Iptek ini juga digunakan di dalam Perencanaan Riset Nasional (PRN), dalam kaitannya dengan pengukuran Indikator Kinerja Utama (IKU).

Selain GERD, ada juga indikator yang mencakup jumlah SDM iptek setiap sejuta penduduk, rasio kandidat SDM Iptek, dan produktivitas SDM Iptek per 100 peneliti. “Indikator inilah yang nantinya diharapkan akan menjadikan visi Indonesia berdaya saing dan berdaulat berbasis iptek menjadi lebih terukur, serta dapat berproses menjadi keunggulan negara Indonesia di tengah-tengah masyarakat dunia,” harapnya.

Dirjen menambahkan Indonesia sesungguhnya mempunyai SDM dengan background IT yang cukup banyak. Namun sering salah dalam menempatkannya. “Jadi ke depan perlu menatanya sehingga bisa saling support dan bersinergi,” tambahnya.

Kepala Pusdatin Iptek Dikti Andika Fajar mengatakan kondisi data iptek saat ini masih belum tersedia secara baik. Hal ini dikarenakan data tersebut tersebar di masing-masing produsen data yaitu unit lembaga pelaku kegiatan iptek belum terintegrasi secara baik.

Sehingga informasi yang seharusnya dapat digunakan dalam proses pemajuan dan pengembangan Iptek, sekaligus sebagai desiminasinya ke masyarakat tidak tersampaikan secara baik.

“Kita tidak dapat menjawab secara lugas, ketika ditanya terkait hasil apa saja yang didapat dari kegiatan Iptek atau Litbang ini. Karena kita tidak mempunyai basic data yang lengkap, valid, dan tepat,” ujar Andika.

Kehadiran Undang – Undang (UU) Nomor 11 tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Iptek, sebenarnya bisa dijadikan momentum, terkait dengan data iptek yang lengkap dan terintegrasi satu sama lainnya. Hal inilah yang akhirnya diharapkan, persoalan menyangkut kurangnya ketersediaan data iptek dapat terurai dengan baik.

Kehadiran UU ini, utamanya pada pasal 78, yang menyatakan keharusan untuk membuat suatu Sistem Informasi Iptek Nasional yang terintegrasi menjadi suatu keniscayaan, dalam melengkapi data-data Iptek yang sebenarnya sudah tersedia, namun belum terkoordinasi secara baik. “Sehingga diharapkan akan melahirkan suatu data iptek yang lengkap, utuh, dan valid agar memudahkan dalam perumusan kebijakan dan pengukuran Indikator iptek,” ungkapnya.

Nara sumber lainnya yang hadir dalam seminar ini, adalah Deputi II Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis, Yanuar Nugroho yang menyampaikan pentingnya data Iptek dan Pendidikan Tinggi dalam menunjang visi SDM Unggul Indonesia.

“Saat ini pembangunan SDM menjadi prioritas pembangunan secara nasional, tentu saja Data dan Informasi terutama di Sektor Iptek dan Pendidikan Tinggi menjadi suatu hal yang penting, serta menjadi kunci ke arah kebijakan yang mendukung outcome riset dan inovasi,” jelasnya.

Pemerintah dalam hal ini telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Dengan dikeluarkan Perpres ini, diharapkan data yang masing-masing dimiliki oleh Kementerian/Lembaga dengan sendirinya akan meningkatkan kualitas data dalam menunjang pembangunan bangsa, menghilangkan duplikasi dan kebingungan terkait data, dan memperkuat peran Wali data (Pusdatin) menjadi satu-satunya pintu keluar masuk data instansi pemerintah.

“Ketiga tujuan inilah yang diharapkan dapat tercapai, dengan adanya kehadiran Perpres tersebut, sehingga gap data yang ada dengan kebijakan yang akan dikeluarkan menjadi kecil,” ungkapnya.

Kepala Sub Direktorat Riset dan Pengembangan Iptek, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Ade Faisal, sebagai nara sumber terakhir memaparkan pentingnya ketersediaan data untuk pembangunan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (Iptekin) berkelanjutan. Dia menyorot perlunya ketersediaan data dalam melakukan pemetaan yang meliputi SDM, Sarana dan Prasarana, Kegiatan, dan Jaringan Litbang guna menunjang pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ketersediaan empat jenis data ini yang menjadi tulang punggung untuk menentukan arah dalam pembuatan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 -2024 di Bidang Iptek,” pungkas Ade Faisal.

Peserta yang hadir dalam acara seminar ini berasal dari perwakilan dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian dan Daerah, serta dari Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang berbasis Penelitian, Pengembangan, Pengkajian, dan Penerapan Teknologi (Litbangjirap).

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gelar Pegadaian Peduli Khitan Massal 2025

    PT. Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gelar Pegadaian Peduli Khitan Massal 2025

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  24  Juni  2025 PT. Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gelar Pegadaian Peduli Khitan Massal 2025   PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra menggelar Pegadaian Peduli Khitan Massal tahun 2025  bertempat di Halaman dan Aula Kantor Renon,Denpasar pada Minggu, 22 Juni 2025 Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra menggelar Pegadaian Peduli Khitan Massal […]

  • Trisno Nugroho Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali :  Cinta Rupiah Dalam Atraksi Ogoh-ogoh 

    Trisno Nugroho Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali :  Cinta Rupiah Dalam Atraksi Ogoh-ogoh 

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22 Maret  2023 Trisno Nugroho Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali :  Cinta Rupiah Dalam Atraksi Ogoh-ogoh   Trisno Nugroho Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali di acara pawai ogoh-ogoh di Denpasar, Bali , Selasa (21/3/2023)malam.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Untuk pertama kalinya Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Bali ikut berpartisipasi membuat ogoh ogoh […]

  • Hj. Nurponirah, Sos. MM Anggota DPRD Sultra : Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Harus segera Direvisi

    Hj. Nurponirah, Sos. MM Anggota DPRD Sultra : Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Harus segera Direvisi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Konawe, Selasa 08  Juli  2025 Hj. Nurponirah, Sos. MM Anggota DPRD Sultra : Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Harus segera Direvisi   Acara Sosialisasi Perda Bersama Anggota Komisi II DPRD Prov Sultra Hj. Nurponirah di Desa Amandete, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe , Selasa (8/7/25) foto Hartono indonesiaexpose.co.id Sulawesi Tenggara, indonesiaexpose.co.id – Anggota DPRD Provinsi […]

  • Sekda Dewa Indra Terima Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman

    Sekda Dewa Indra Terima Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  Januari  2024 Sekda Dewa Indra Terima Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Setelah akhir tahun Pemprov Bali mendapatkan anugerah Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik kategori tingkat Pemerintah Provinsi, Ombudsman Provinsi Bali menyerahkan Hasil dan Piagam Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 yang diterima langsung […]

  • Hut Bhayangkara Ke-75, Bakti Sosial Polres Gianyar Di Desa Adat Kesian

    Hut Bhayangkara Ke-75, Bakti Sosial Polres Gianyar Di Desa Adat Kesian

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Gianyar, Senin 28 Juni 2021   Hut Bhayangkara Ke-75, Bakti Sosial Polres Gianyar Di Desa Adat Kesian   Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, S.I.K., M.H saat menyerahkan  sembako bertempat di Kab.Gianyar-Bali, Senin (28/6/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Serangkaian menyambut Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021 yang jatuh pada 1 Juli 2021 mendatang, Polres Gianyar […]

  • Revitalisasi Pasar Gede Klaten ,Telan Anggaran Rp102 Miliar

    Revitalisasi Pasar Gede Klaten ,Telan Anggaran Rp102 Miliar

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Klaten,  Kamis  07  Oktober  2021 Revitalisasi Pasar Gede Klaten ,Telan Anggaran Rp102 Miliar   Revitalisasi Pasar Gede Klaten,Jateng.(Foto/Ist)     Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Revitalisasi Pasar Gede Klaten akan kembali dimulai November 2021 mendatang. Ditargetkan pembangunan pasar tersebut rampung akhir 2022 dengan menelan anggaran APBN sebesar Rp102 miliar. Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop […]

expand_less