Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  07  November  2019

 

Memasuki Era Ekonomi Keuangan Digital : Optimalisasi Pendapatan Daerah melalui transaksi Nontunai

 

 

BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya mendorong implementasi ETP sebagaimana telah didorong melalui penerbitan Surat edaran Mendagri Nomor 910/1866/SJ tanggal 17  April  2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Propinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara, Ketua DPRD Denpasar, Pimpinan OJK, Pimpinan Pemerintah Daerah, Direktur Utama BPD Bali, serta Direktur Utama Perbankan.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, ETP dapat menjadi upaya untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, membantu peningkatan keuangan inklusif to the last mile, serta tentunya langkah nyata mendukung Indonesia memasuki era ekonomi keuangan digital.

“Penerapannya di Bali kita akan buatkan Pergubnya supaya bisa berjalan dengan baik,” tutur Koster usai membuka rakornas di Prama Sanur Beach, Sanur,Denpasar-Bali, Kamis (7/11/2019).

Lanjut Gubernur Bali I Wayan Koster, pihaknya menyambut baik Rapat Koordinasi Nasional Transaksi Non Tunai dengan tema “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Non Tunai”, sembari berharap pendapatan daerah bisa naik dengan menggunakan ETP.

“Jadi bukan PHR aja yang menggunakan ETP, yang lain juga,” tukasnya.

Sementara , Kepala KPw Bali, Trisno Nugroho mendorong penggunaan ETP di lingkungan Pemda Bali termasuk kabupaten/kota.

” Dengan menggunakannya ETP maka lebih akuntable, transparan dan mudah. Pasalnya dana yang masuk langsung ke kas negara, tidak ada lagi yang tercecer,” jelas Trisno.

Menurutnya,  ketika pendapatan daerah naik, artinya buat masyarakat juga bagus karena prosesnya sangat mudah dan tentu hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat karena hasil dari pendapatan daerah yang meningkat, di Bali implementasi Qris telah dikerjasamakan dengan BPD Bali.

” Disamping itu transaksi ETP ini lebih murah. Kalau menggunakan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) macam kartu debet kena biaya 1 persen, ETP hanya 0,7 persen. Karena aplikasi ini berbasis jaringan, pihak penyelenggara juga sudah menyiapkan jaringan bekerjasama dengan provider yang ada,” ungkap Kepala Group Sistem Pembayaran Ritel dan Pegelolaan Uang Rupiah, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky Purnomo Wibowo didampingi Ira Hayatunnisma dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Bali, salah satu provinsi yang kita jadikan pilot project ETP. Dan 1 Januari 2020 serentak di seluruh Indonesia akan mulai menggunakan Qris,” kata Pungky.

Pungky menambahkan, ETP bisa membantu pembayaran pemda, untuk retribusi pasar, pajak daerah seperti PHR, semuanya harus menggunakan Qris sebagai fasilitas transaksi. Paling tidak katanya dari segi infrastruktur jadi lebih murah, tidak perlu ada EDC dan lain sebagainya, lebih murah, lebih transparan, akuntable, efisien dan tercatat.

“Dengan mulai digunakannya Qris, tidak ada lagi monopoli, semua standar menggunakan Qris, semua uang elektronik harus menggunakan Qris,” harapnya.

Pemerintah berharap agar ada komitmen dari para kepala daerah, para Sekda, serta seluruh OPD terkait, untuk segeraa merealisasikan transsksi non tunai, terutama untuk potensi PAD yang strategis seperti pajak, retribusi daerah dan sebagainya. Sektor ini diyakini bisa menaikkan PAD dan mencegah kebocoran-kebocoran baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja atau human eror.

” Tantangan yang dihadapi adalah jaringan internet, kondisi listrik yang belum memadai dan banyak daerah yang masih mengalami black spot,” tutupnya.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  27  April  2020

  • Komisi I DPRD Kab. Gianyar, datangi Bawaslu Kab.Gianyar

    Komisi I DPRD Kab. Gianyar, datangi Bawaslu Kab.Gianyar

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  24  Mei  2022   Komisi I DPRD Kab. Gianyar, datangi Bawaslu Kab.Gianyar   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Guna mematangkan persiapan menyongsong Pemilu serentak Tahun 2024, Komisi I DPRD Kabupaten Gianyar melaksanakan Monitoring dan Evaluasi pada Bawaslu Kabupaten Gianyar. Tim monev yang dipimpin Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Gianyar, I Nyoman Kandel didampingi oleh Anggota […]

  • Bendesa Adat Gianyar tantang pihak pihak untuk me “upasaksi ” di Pura Desa, Desa Adat Gianyar”

    Bendesa Adat Gianyar tantang pihak pihak untuk me “upasaksi ” di Pura Desa, Desa Adat Gianyar”

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Gianyar,  Rabu 17 Februari 2021   Bendesa Adat Gianyar tantang pihak pihak untuk me “upasaksi ” di Pura Desa, Desa Adat Gianyar”     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Untuk tidak berkepanjangn polemik di media masa terkait dengan keberadaan tanah pasar umum Gianyar, Bendesa Adat Gianyar dengan didampingi Pimpinan Sabha Desa Adat Gianyar, Prejuru, Ketua dan Anggota […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  29  Mei 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  07  Juni 2022   Renungan  JOGER  

  • Plt  Bupati Badung  Suiasa : PAD  2025  Dirancang Rp 10,4 triliun lebih

    Plt  Bupati Badung  Suiasa : PAD  2025  Dirancang Rp 10,4 triliun lebih

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  09  Oktober  2024 Plt  Bupati Badung  Suiasa : PAD  2025  Dirancang Rp 10,4 triliun lebih   Plt. Bupati Badung, I Ketut Suiasa usai menghadiri Rapat Paripurna Penjelasan Raperda APBD 2025, di Ruang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, Rabu (9/10/2024).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Badung, I Ketut Suiasa menyampaikan penjelasan Bupati […]

expand_less