Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  14  januari  2020

 

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

 

BALI,  INDEX  – Kota Denpasar memiliki berbagai kebudayaan dan tarian yang sangat sakral di Denpasar. Salah satunya adalah Layangan Jangan yang sudah ada pada dokumentasi Banjar Bun pada tahun 1915. Sepuluh tahun sebelum Layangan Jangan ternyata sudah ada Sang Hyang Jaran yakni tepatnya pada tahun 1905. Namun saat ini tidak ada pragina dari Sang Hyang Jaran. Maka Banjar Bun membuat Sang Hyang Jaran baru untuk anak-anak.

Ketua Panitia Mangku Wayan Sugiana mengatakan, dalam sejarah tercatat yang membuat pertama kali Sang Hyang Jaran adalah Jero Mangku Selonog.

Mangku Selonog memberikan kepada anaknya yang bernama Made Ampug selaku pemangku pertama dari Sang Hyang Jaran.
Karena sebagai pemangku di Pura Natih, Made Ampug fokus dipura sehingga, tugasnya diberikan kepada adiknya yakni Jro Mangku Ketut Jambot.

Jro Mangku Ketut Jambot terus meneruskan mengemban tugasnya sebagai Jero Mangku Sang Hyang Jaran sampai tahun 1995. Dan diganti yang bukan keturunannya yakni Mangku Ketut Parka. Sekarang ini yang menjadi pemangku adalah Mangku Gede Antara merupakan keturunan generasi kelima dari mangku Selonog sampai sekarang.

“Karena preginanya yang dulu sudah tua warga Br. Bun membuat Sang Hyang Jaran yang baru untuk anak anak,” ungkap Mangku Wayan Sugiana saat audensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Walikota Denpasar Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan proses pembuatan telah berlangsung sejak tanggal 4 Oktober 2019 dan akan disolahkan pada tanggal 15 Januari mendatang. Menurut Mangku Sugiana dalam proses upacara pesolahan pihaknya berharap Walikota bisa hadir dan menyaksikannya. Mengingat Sang Hyang Jaran di Br. Bun berbeda dengan yang ada ditempat lain. Karena Sang Hyang Jaran yang ada di Banjar Bun adalah Sang Hyang Jaran yang sakral dan tidak dipertonton kan seperti yang lainnya. Bahkan Sang Hyang Jaran ini yang dipakai mesiram ini adalah api dari batok kelapa dan bukan api sambuk.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi kepada Br. Bun karena telah melestarikan warisan kebudayaan dan taksu Bali. Menurutnya tari sakral harus dilestarikan dan tercatat sebagai warisan budaya Denpasar.Tidak hanya Seni dan ritual yang ada harus dijaga dengan
Satyam Siwam Sundaram.Satyam artinya kebenaran Siwam artinya kebersihan, kesucian, kemuliaan
Sundaram artinya keindahan, kecantikan, keharmonisan.

“Menjalankan dengan hal ini niscara diberikan kerahayuan kepada umat semua,”tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  20  September  2019   Renungan JOGER  

  • PT Pegadaian Wilayah VII (Bali-Nusra) gelar Khitanan Massal Gratis dan Vaksin Booster

    PT Pegadaian Wilayah VII (Bali-Nusra) gelar Khitanan Massal Gratis dan Vaksin Booster

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Praya, Senin 15 Agustus 2022 PT Pegadaian Wilayah VII (Bali-Nusra) gelar Khitanan Massal Gratis dan Vaksin Booster PT Pegadaian Wilayah VII (Bali-Nusra)menggelar sunatan massal gratis dan vaksin booster bertempat di Praya, Kab.Lombok Tengah (Loteng), Jumat (12/8/2022) kemarin.(Foto/ist)   Nusa Tenggara Barat,  indonesiaexpose.co.id   – PT Pegadaian Wilayah VII (Bali-Nusra) bekerjasama dengan puskesmas kecamatan puyung kab lombok […]

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  07  Juli  2022 Bersinergi Dengan Pemkot Denpasar, PUSTERAD Pusat Laksanakan Sosialisasi Binter Satnonkowil     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tim Pusat Teritorial Angkatan Darat (PUSTERAD) bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Sosialisasi Binter Satnonkowil kepada Forum Koodirnasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Denpasar, serta diikuti organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat dan lain lain pada Kamis (7/7/2022) […]

  • Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang

    Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  03  Oktober  2020   Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali menunjukan tren peningkatan. Pada hari Sabtu (3/10) tercatat […]

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 26 November 2021

  • Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 23 Orang, Kasus Meninggal Dunia Nihil

    Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 23 Orang, Kasus Meninggal Dunia Nihil

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  03  Juli  2022   Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 23 Orang, Kasus Meninggal Dunia Nihil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Bahkan, penambahannya melampaui kasus positif harian. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 […]

expand_less