Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 13 Mei 2020

 

Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

 

BALI, INDEX  – Sempat masuk daftar pencarian orang (DPO), Titian Wilaras (55), tersangka kasus dugaan tindak pidana perbankan, akhirnya ditahan Kejari Denpasar, Selasa (12/5/2020). Pria yang Pemegang Sahan Pengendali (PSP) alias bos PT BPR Legian ini kemudian dititip di ruang tahanan (rutan) Polresta Denpasar.

Tersangka Titian Wilaras dan barang bukti ini dilimpahkan penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke Kejari Denpasar pada Selasa siang. Saat dilimpahkan, tersangka yang juga pemilik Diskotek Sky Garden di Kuta ini didampingi kuasa hukumnya. Setelah dilakukan proses administrasi, jaksa yang menangani perkara ini langsung menahan Titian. Pertimbangan penahanan ini karena tersangka tidak kooperatif dan menghilang hingga masuk DPO Mabes Polri saat disidik di OJK.

“Penahanan dilakukan di Rutan Polresta Denpasar karena LP Kerobokan belum menerima tahanan baru akibat covid-19,” tutur  Kasi Pidum Kejari Denpasar, Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi di Denpasar,Bali, Rabu (13/5/2020).

Titian Wilaras yang juga sekaligus pemilik hiburan malam Sky Garden ini ditahan terkait kasus Korupsi uang BPR Legian dan sebelumnya ditangkap di salah satu Kamar Hotel Bintang Lima di Belanda, Selasa (12/5/2020).

” Kasusnya tersangka sudah tahap dua dan sudah menjadi kewenangan jaksa. Sebenarnya sel tahanan kami sudah penuh. Tetapi ini adalah bentuk sinergi kami menerimanya karena di lapas tidak terima tahanan,” ungkap Mantan Kapolsek Kuta Utara ini .

Diketahui Mabes Polri menerbitkan DPO terhadap bos BPR Legian bernomor DPO/09/PPNS/XII/2019/Bareskrim. Dalam lembaran DPO yang tersebar berisi keterangan bahwa surat perintah penangkapan Titian Wilaras dikeluarkan oleh Kabareskrim Polri bernomor SP.KAP/29/PPNS/XII/2019/Bareskrim tertanggal 4 Desember 2019.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan tersangka Titian Wilaras ditahan di sel tahanan Mapolresta Denpasar.

“Sejak Selasa, (12/5)dititip di tahanan Polresta oleh pihak Kejari Denpasar,” ucapnya. Sukadi memastikan bos PT BPR Legian itu tidak mendapatkan perlakukan istimewa.

Setiap tahanan, terangnya mendapat perlakuan yang sama sesuai aturan yang berlaku. Disinggung perihal pemeriksaan Titian Wilaras untuk kasus berbeda oleh penyidik Polresta Denpasar, Sukadi mengaku pihaknya belum memperoleh laporan.

Dikonfirmasi terpisah, Kasipidum Kejari Denpasar I Wayan Eka Widanta membenarkan bos BPR Legian, Titian Wilaras ditahan selama 20 hari ke depan.

“Benar kita telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” katanya.

Ia menerangkan, tersangka dititip di Rutan Polresta Denpasar, sejak Selasa (12/5/20) sore dan saat ini dalam proses pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke PN Denpasar.

Tersangka Titian Wilaras diduga melanggar Pasal 50A UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. “Tahap 2 tersangka Titian Wilaras dilaksanakan Selasa (12/5/2020). TW dibawa ke Polresta Denpasar untuk ditahan pukul 17.10,” ungkap pria murah senyum itu.

Diketahui Mabes Polri menerbitkan DPO terhadap bos BPR Legian bernomor: DPO/09/PPNS/XII/2019/Bareskrim. Dalam lembaran DPO yang tersebar berisi keterangan bahwa surat perintah penangkapan Titian Wilaras dikeluarkan oleh Kabareskrim Polri bernomor SP.KAP/29/PPNS/XII/2019/Bareskrim tertanggal 4 Desember 2019.

Sehari sebelumnya, Direktur Penyidikan Sektor Jasa Keuangan (DPJK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menerbitkan surat bernomor: S-R/554/XII/2019/DPJK tanggal 3 Desember 2019 perihal permohonan bantuan teknis pencarian orang (DPO) atas nama tersangka Titian Wilaras.

Pemilik nomor KTP 5171042705650001 dan passport bernomor B 4982067 itu diduga kuat melakukan pelanggaran tindak pidana perbankan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50A Undang-undang Republik Indonesia No. 7 tahun 1992 tentang perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 tahun 1992 tentang perbankan.

Dalam laporannya, Brigadir Jenderal Polisi Prasetijo Utomo, menyebut laporan yang menjerat Titian Wilaras bernomor LKTP-SJK/16/VIII/2019/DPJK tertanggal 9 Agustus 2019. Disebutkan pula bahwa berkas perkara sang DPO Titian Wilaras perkaranya telah P21 dan akan tahap 2 ke Jampidum Kejagung.

Titian Wilaras yang diduga memiliki perusahaan sekaligus peternakan Kuda di Belanda ini diamankan di salah satu Hotel Bintang 5 di kawasan di Belanda, Selasa (12/5/2020). Setelah itu, ia digiring ke Bali dan diserahkan ke kejaksaan dan kini, ia ditahan di Mapolresta Denpasar.

Pria kelahiran Medan, 13 Mei 1965 yang tercatat sebagai warga Jalan Tukad Unda No. 8/6 Denpasar, Sasih Panjer, Denpasar Selatan itu diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi yakni, dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Oktober 2018 di PT BPR Legian, di Jalan Gajah Mada, Denpasar.

Modus sang pemegang saham pengendali (PSP) PT BPR Legian dengan sengaja menyuruh direksi atau pegawai bank untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan bank tidak melaksanakan hal yang tidak taat. Yakni langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan bank terhadap ketentuan dalam undang-undang dan ketentuan perundang-undangan lainnya yang berlaku bagi bank.

Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan “Pro Justisia” sesuai sampul berkas perkara nomor: SBP/19/XI/2019/DPJK pada 13 November 2018 juga mengungkapkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan titian wilaras.

Dijabarkan, Titian Wilaras menyuruh direksi dan pegawai bank menggunakan telepon seluler atau pesan singkat whatsapp dan komite yang dibentuknya (terdiri dari Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Kepala Bisnis, dan General Affair dan HRD) untuk membayar dan mengirimkan atau transfer sejumlah uang.

Titian Wilaras menggunakan uang atau dana PT BPR Legian untuk keperluan pribadinya. Terhadap perbuatan tersebut tersangka TW selaku pemegang saham patut diduga melanggar Pasal 50 A UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

” Rontoknya BPR Legian ini duduga berkaitan dengan kepemilikan saham Titian Wilaras di Sky Garden, Kuta. Dana para nasabah dari BPR Legian diduga sebagian digunakan untuk membeli saham Sky Garden, di samping banyak digunakan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  20  Mei 2024 Renungan  Joger  

  • Sinergi   BI Bali  Dan  Media  Dorong  Optimisme  Ekonomi  Dan  Stabilitas  Harga  Jelang  HBKN Nyepi  Dan  Idul  Fitri

    Sinergi   BI Bali  Dan  Media  Dorong  Optimisme  Ekonomi  Dan  Stabilitas  Harga  Jelang  HBKN Nyepi  Dan  Idul  Fitri

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle 112
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  06  Maret  2026 Sinergi   BI Bali  Dan  Media  Dorong  Optimisme  Ekonomi  Dan  Stabilitas  Harga  Jelang  HBKN Nyepi  Dan  Idul  Fitri     Bali, indonesiaexpose.co.id —  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan “Bincang dengan Media” di Kantor Bank Indonesia Bali pada hari Kamis 5 Maret 2026 yang dipimpin oleh Kepala Perwakilan […]

  • Menpar Widiyanti Putri  Buka BBTF 2025, Dihadiri 45 Negara

    Menpar Widiyanti Putri  Buka BBTF 2025, Dihadiri 45 Negara

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Rabu  11  Juni  2025 Menpar Widiyanti Putri  Buka BBTF 2025, Dihadiri 45 Negara   Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana (tengah) pada opening ceremony BBTF 2025, di The Westin Hotel Nusa Dua Bali . Bali, indonesiaexpose.co.id – Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 mengangkat tema “Indonesia: Preserving Green Nature and Cultural Heritage […]

  • Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

    Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2018
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 27 November 2018 Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama Neeta Malhotra (tengah)saat jumpa media diawal acara perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 di Ballroom Hotel 100 Sunset, Bali, Minggu (25/11/2018).(Foto/INDEX/007) BALI, INDEX – Ratusan undangan yang hadir ikut meramaikan  perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 yang berlangsung di Ballroom Hotel 100 […]

  • Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Korupsi

    Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Korupsi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  23  Pebruari  2025 Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Korupsi     Andra Soni usai dilantik sebagai Gubernur Banten periode 2025 – 2030 oleh Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/2/2025).(Foto/hms)   Banten,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Banten Andra Soni tegaskan untuk tidak melakukan korupsi. “Banten adil maju merata, syaratnya tidak korupsi,” kata Andra […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  04  Desember  2023 Renungan  Joger

expand_less