Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali

Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  18  Juli  2020

 

Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali

 

 

BALI,  INDEX  –  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyatakan, selalu ada hikmah di balik setiap musibah. Seperti halnya pandemic Covid-19 ini, pariwisata Bali memang terpuruk sangat dalam, namun ia menekankan ini saatnya berbenah, karena ke depan pariwisata Bali harus mementingkan kualitas di atas kuantitas. Demikian dia jelaskan dalam acara webminar via zoom yang diselenggarakan oleh Bali Tourism Board (BTB) bertemakan “Bali next Normal – Will Chinese Travels to Bali Again” pada Jumat (17/7/2020).

 

Apalagi menurutnya, wisatawan dari negeri Tiongkok tersebut terkenal dengan mass tourism-nya (atau wisatawan massal), karena mereka datang berbondong-bondong ke Bali.

 

“Hal ini perlu kita pikirkan, di satu sisi kita harus memberikan kenyamanan bagi mereka, namun juga harus memperhatikan alam Bali agar selalu terjaga dan tidak menjadi korban pariwisata,” jelasnya dalam acara yang menhadirkan narasumber seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Perwakilan dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Tiongkok Dino R. Kusnadi, Konsul Jenderal Tiongkok Gou Haodong, Direktur Marketing Reg II (Tiongkok Jepang Korea India) Sigit Witjaksono, Wakil Ketua Shenzhen travel serta GM BTB-China Rose Wu.

 

Dalam acara yang dipandu oleh CEO Bali CEB Levie Lantu, Wagub Cok Ace menekankan memang Wisatawan dari negeri tirai bambu itu memberikan pengaruh yang signifikan untuk pariwisata Bali.

 

“Hingga saat ini wisatawan Tiongkok selalu merajai jumlah kunjungan terbanyak di Bali, jadi kita harus benar-benar menyiapkan. Apa kebutuhan mereka, serta upaya untuk pelestarian lingkungan dan kebudayaan Bali juga,” imbuhnya.

 

Lanjutnya, Bali harus bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya.

 

“Kita harus bisa membuat pariwisata yang berkualitas untuk mereka, dan kita diberikan waktu oleh pandemi ini untuk membenahi pariwisata kita,” tegasnya.

 

Di samping itu, guru besar ISI ini juga mengajak pelaku pariwisata untuk jangan memiliki sifat optimisme terlalu besar.

 

“Jangan sampai terlalu percaya diri, kita harus menyiapkan segala kemungkinan nanti. Covid-19 ini mengajarkan kita untuk kembali ke nilai luhur, selalu mulat sarira,” tambahnya.

 

Akan tetapi, ia juga mengajak pelaku pariwisata untuk terus semangat meningkatkan kualitas pariwisata Bali.

 

“Pandemi ini jangan mejadikan semangat kita surut dalam menata pariwisata,” tambah tokoh puri Ubud ini yang telah lama juga berkecimpung di dunia pariwisata.

 

Ia mengibaratkan seperti tahun 1980 ketika Bali membuka pariwisata untuk wisatawan Jepang.

 

“Saat itu mereka hanya tau pantai dan Bali Beach saja, namun setelah kita tidak henti sosialisasi, baru mereka tahu tentang budaya, adat dan alam Bali secara keseluruhan,” jelas Cok Ace.

 

Hal itu juga diharapkan terjadi dalam mensosialisasikan pariwisata ke wisatawan Tiongkok. Mereka harus benar-benar bisa mengeksplor Bali secara keseluruhan, agar tidak kalah dengan pariwisata Thailand.

 

“Wisatawan dari China itu sangat banyak, dan sebagian besar dari mereka butuh pariwisata berkualitas seperti yang ditawarkan oleh Negara tetangga, mari kita berbenah untuk ke sana,” tandasnya.

 

Sementara sebelumnya Kepala Perwakilan BI Trisno Nugroho menjelaskan bahwa perekonomian di kuartal I tahun 2020 sangat terpuruk hingga di angka -1,14%, jauh di bawah nasional yang saat itu di angka 2,97%. Saat ini nasional sudah memprediksi penurunan ekonomi lagi pada kuartal kedua menjadi sekitar -0,4 s/d 1%.

 

“Dikhawatirkan perekonomian Bali akan makin terpuruk lagi menyusul penurunan nasional,” imbuhnya.

 

Apalagi, ia melanjutkan saat ini tingkat kemiskinan di Bali juga semakin besar menyusul bertambahnya pengangguran akibat industry pariwisata yang jalan di tempat.

 

Untuk itu, Trisno Nugroho sangat berharap kedatangan wisatawan dari Tiongkok ini bisa menggeliatkan ekonomi lagi jika pariwisata internasional dibuka September mendatang. Ketika perekonomian babak belur karena pandemi ini, Tiongkok menurutnya malah menunjukkan pertumbuhan yang cukup positif beberapa bulan ini, sehingga diprediksi akan menjadi penggerak perekonomian dunia pasca pandemi.

 

“Dan di tengah tumbuhnya perekonomian China, banyak warganya yang inging berwisata kembali, hal itu dilihat dari hasil survey yang menyatakan 60% dari mereka akan berwisata tahun 2020 ini,” jelasnya.

 

Ia menambahkan dari yang ingin berwisata, sekitar 58% nya memilih untuk berlibur ke pulau tropis, dengan kata lain Bali menjadi salah satu kategori tersebut. Sehingga ia berharap, Bali bisa menangkap peluang ini dengan peningkatan kualitas, infrastruk, dll. Ia menambahkan jika bisa dijalankan dengan optimal, maka perekonomian Bali bisa digerakkan hingga keluar dari angka minus tersebut.

 

Dalam acara webminar ini, pihak travel dari Tiongkok juga menanyakan kemungkinan Bali membuka penerbangan langsung ke negaranya September mendatang, mengingat angka kasus Covid-19 di Bali relative jauh dari kasus secara nasional. Hal itu memberikan kepercayaan internasional untuk Bali. Merespon hal tersebut, Wagub Cok Ace menjelaskan kemungkinan tersebut tetap ada, mengingat hubungan Tiogkok dan Bali sudah terjalin dengan baik sejak lama.

 

“Jika administrasi sudah lengkap dan sudah diijinkan oleh pusat, tentu hal tersebut bukan mustahil lagi,” tandasnya.

(076)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 03 Maret 2021   Tingkatkan Pelayanan Publik Secara Maksimal di Masa Pandemi.Wawali Arya Wibawa Tinjau Pelayanan di MPP Kota Denpasar   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan melakukan pemantauan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Rabu (3/3/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id   – Setelah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  23  Agustus   2025 Renungan  Joger  

  • Kasus Meninggal Dunia Nihil, Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 96,86 Persen

    Kasus Meninggal Dunia Nihil, Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 96,86 Persen

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  10 Oktober  2021   Kasus Meninggal Dunia Nihil, Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 96,86 Persen   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (10/10) diketahui […]

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Denpasar , Selasa 31 Mei 2022   Pemkot Denpasar Tandatangani Rencana Kerja Sinergi Pelayanan Publik Dengan Ombudsman RI Perwakilan Bali Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyaksikan penandatanganan Rencana Kerja Sinergi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemkot Denpasar dengan Ombudsman RI Perwakilan Bali oleh Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana bersama Kepala Ombudsman RI […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  15 Juli  2025 Renungan  Joger  

  • Disperindag Kota Denpasar Sosialisasikan PKM ke Pelaku Usaha

    Disperindag Kota Denpasar Sosialisasikan PKM ke Pelaku Usaha

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 14 Mei 2020   Disperindag Kota Denpasar Sosialisasikan PKM ke Pelaku Usaha   BALI, INDEX – Dalam upaya mempercepat pemutusan mata rantai pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Denpasar tanggal 15 Mei tahun 2020 mulai menerapkan Perwali Nomor 32 tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Sehari sebelum Perwali tersebut berlaku Dinas Perindustrian dan Perdagangan […]

expand_less