Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Surat Edaran Gubernur Bali No.09/Thn 2021 tentang Pelaksanakan PPKM Darurat, Menurut DPRD Prov.Bali dari Fraksi Demokrat, membingungkan Masyarakat

Surat Edaran Gubernur Bali No.09/Thn 2021 tentang Pelaksanakan PPKM Darurat, Menurut DPRD Prov.Bali dari Fraksi Demokrat, membingungkan Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
  • visibility 263
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu   07  Juli  2021

 

Surat Edaran Gubernur Bali No.09/Thn 2021 tentang Pelaksanakan PPKM Darurat, Menurut DPRD Prov.Bali dari Fraksi Demokrat, membingungkan Masyarakat

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bali mulai tanggal 3-20 Juli 2021, mendapat kritikan tajam dari DPRD Bali.Hal ini terlihat saat Sidang Paripurna DPRD Bali digelar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali, Selasa (6/7 /2021).

Pada sidang yang mengambil agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana TA 2020 itu, dijadikan ajang kritik partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk meminta penjelasan Gubernur Bali, Wayan Koster terhadap pelaksanaan kebijakan itu.

Pasalnya, adanya penerapan tersebut dikeluhkan oleh masyarakat lantaran akan berimbas pada perekonomian masyarakat itu sendiri. Ddalam penerapan PPKM Darurat tercantum aturan mengenai jam operasional tempat-tempat usaha, termasuk penutupan sementara pusat perbelanjaan/perdagangan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra saat membacakan pandangan fraksinya mengatakan, bahwa pelaksanaan PPKM Darurat secara umum mendukung adanya PPKM Darurat tersebut.

“Mengingat semakin meningkatnya kasus baru covid-19 per hari di Provinsi Bali dan semakin pentingnya bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan bagi masyarakat Bali,” ucapnya.

Menurut Nova, kebijakan yang memiliki tujuan baik tersebut justru malah membuat masyarakat bingung mau berbuat apa dalam mempertahankan hidupnya akibat Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, saat ini banyak masyarakat cenderung semakin kehilangan harapan hidup.

Sehingga  membutuhkan kehadiran seorang pemimpin yang dapat memberikan solusi, bukan malah menimbulkan rasa takut dan tidak nyaman akibat kehilangan kepercayaan.

“Dampak Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia maupun Indonesia yang paling terdampak adalah dari sektor pariwisata khususnya di Bali, sehingga pemberlakuan PPKM Darurat saat ini sangat membebani masyarakat karma Bali, khususnya masyarakat kecil atau IKM-UKM,” ungkap Nova Sewi Putra saat membacakan pandangan fraksinya Sidang Paripurna DPRD Bali digelar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali, Selasa (6/7 /2021).

Oleh sebab itu, pihaknya meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk dapat memberikan solusi terhadap keluh kesah masyarakat saat ini, apalagi, saat ini masyarakat Bali dihadapkan diantara dua pilihan, yakni antara kesehatan dengan perekonomian dan kebutuhan.

“Fraksi Partai Demokrat menyarankan Saudara Gubernur untuk duduk bersama mencari solusi yang bijak untuk kepentingan krama bali yang saat ini sudah 1,5 tahun lebih merasakan menangis tak bisa, tertawa terpaksa. Karena hampir kehilangan harapan hidup sehingga mana yang menjadi lebih penting antara sakit karena Covid atau sakit karena kelaparan,” saran dia.

Dengan adanya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19, menurut Fraksi Demokrat malah semakin menjadi kebingungan di masyarakat.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  27  Juli 2022   Renungan  JOGER

  • Tingkatkan Hygienitas Olahan Pangan Masyarakat.Diskes Denpasar Gelar Bimtek  Keamanan Pangan Bagi Industri Rumah Tangga.

    Tingkatkan Hygienitas Olahan Pangan Masyarakat.Diskes Denpasar Gelar Bimtek  Keamanan Pangan Bagi Industri Rumah Tangga.

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  25  Oktober  2021   Tingkatkan Hygienitas Olahan Pangan Masyarakat.Diskes Denpasar Gelar Bimtek  Keamanan Pangan Bagi Industri Rumah Tangga. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr.  Luh Putu Sri Armini   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) memiliki peranan penting dalam sistem keamanan pangan di Indonesia. Untuk meningkatkan pengetahuan Pemilik atau Penanggung Jawab IRTP […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Bali, Senin  26  Desember  2022 Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Bali, Senin  07  April  2025 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  18  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • Distan Denpasar Panen Perdana Jagung Ketan Hitam, Waktu Pertumbuhan Singkat, 1 Hektar Hasilkan 17 Ton

    Distan Denpasar Panen Perdana Jagung Ketan Hitam, Waktu Pertumbuhan Singkat, 1 Hektar Hasilkan 17 Ton

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  21  September  2020   Distan Denpasar Panen Perdana Jagung Ketan Hitam, Waktu Pertumbuhan Singkat, 1 Hektar Hasilkan 17 Ton     BALI,  INDEX  –  Ditengah Pandemi Covid-19 saat ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar tak henti untuk berinovasi, utamanya dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kali ini, pihaknya berhasil mengembangkan Jagung Ketan Hitam yang […]

expand_less