Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
  • visibility 298
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  04  Oktober  2021

 

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat bagi masyarakat untuk beraktivitas. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus Corona.

Pada aplikasi itu, Masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 bisa mengunduh sertifikat vaksin lewat fitur

Selain itu, pengguna PeduliLindungi akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau di kawasan zona merah. Pengguna juga akan mendapatkan peringatan jika di lokasi mereka berada terdapat orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Dengan adanya informasi lokasi pengguna yang dibagikan saat bepergian memudahkan pemerintah mengawasi dan mendeteksi pergerakan orang-orang yang terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang. Pemerintah jadi lebih mudah mengidentifikasi dan mendeteksi masyarakat melalui lacak data lokasi dan informasi secara digital.

Aplikasi ini sangat berguna bagi petugas di bandara, pusat perbelanjaan atau di tempat lainnya untuk mengetahui apakah seseorang sudah menjalani program vaksinasi atau belum. Hanya dengan menunjukkan atau lewat fitur pindai QR Code akan ditampilkan data vaksinasi Anda.

Melihat segudang manfaat dari aplikasi Pedulilindungi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya harapan lebih terhadap fungsi aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Luhut, PeduliLindungi bisa menjadi super app di mana di dalamnya terdapat fitur pembayaran digital.

“Nanti mungkin kita coba masukkan ke digital app PelindungiLindungi. Jadi, platform berbagai macam saja bisa masuk,” tutur Luhut.

Luhut melihat potensi PeduliLindungi memungkinkan untuk jadi super app karena masyarakat Indonesia sudah banyak menggunakan pembayaran digital melalui fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Luhut juga berharap Indonesia bisa membuktikan kepada dunia kalau negeri tercinta ini bisa jauh lebih berkembang dibandingkan kondisi ketika 7 hingga 10 tahun yang lalu.

Dia menambahkan, PeduliLindungi juga digunakan untuk mengendalikan jumlah pengunjung di berbagai tempat, seperti misalnya pusat-pusat perbelanjaan, perkantoran, restoran, dan tempat olahraga.

“Nantinya PeduliLindungi juga akan dikembangkan lebih lanjut menggunakan sistem artifisial intelijen (AI), dengan menggunakan face recognition untuk mengidentifikasi orang sesuai dengan identitasnya,” kata Luhut

Selain itu, Luhut juga memperkirakan investasi di sektor AI di Indonesia, nantinya masih akan terus meningkat. Hal itu karena semakin banyak organisasi yang ke depannya akan mulai memanfaatkan teknologi AI tersebut.

“Dari mulai menanamkan AI ke dalam bisnis mereka, dan bagaimana data serta analisis dapat membantu mengungkap wawasan baru dan hal-hal baru,” ujarnya.

Perlu diketahui, Kominfo mengungkapkan belum lama ini PeduliLindungi telah digunakan oleh 32,8 juta pengguna, dengan rata-rata penambahan pengguna per hari mencapai 500.000 pengguna.

Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti pusat perbelanjaan, industri, tempat olahraga, dan lainnya, telah mencapai 13,6 juta orang.

Angkasa Pura II mengungkapkan pada periode 1 Agustus – 19 September 2021 aplikasi PeduliLindungi sudah digunakan sekitar 1 juta kali oleh penumpang pesawat untuk memproses penerbangan (keberangkatan dan kedatangan).

Tingginya penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak bisa dilepaskan dari regulasi yang menjadikan platform ini sebagai syarat untuk mengakses layanan transportasi dan tempat-tempat publik.

Tentu saja dengan adanya “dorongan” berupa kewajiban dari regulasi, penggunaan aplikasi PeduliLindungi terus meroket karena diandalkan sebagai alat pengendalian selama pandemi.

Langkah aplikasi PeduliLindungi menjadi SuperApp disorot oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Menurut Puan, aplikasi lain bagi warga untuk menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil pemeriksaan COVID-19 harus segera diterapkan. Ini diperlukan untuk menunjang aktivitas warga.

“Setiap warga negara, baik yang punya smartphone canggih atau kurang canggih, atau bahkan yang tidak punya smartphone sekalipun harus memiliki hak yang sama untuk mengakses ruang dan transportasi publik. Jadi menyediakan opsi lain di luar aplikasi PeduliLindungi, urgent dilakukan pemerintah untuk menjamin hak warga negara,” kata Puan melalui siaran tertulisnya, di Jakarta, Senin (04/10/2021).

Puan menjelaskan, apapun opsi yang disediakan pemerintah di luar aplikasi PeduliLindungi, jaminan atas perlindungan data pribadi warga negara harus menjadi yang utama. Hal ini mengingat segala mekanisme pasti menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data utama.

“Apa pun nanti sistem atau alat baru yang akan digunakan nanti, pemerintah harus pastikan alat yang memuat data pribadi warga negara tersebut anti-bocor,” tandas Ketua DPP PDIP ini.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  16  Mei 2025 Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  17  November  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  22  Januari  2025 Renungan  Joger  

  • Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi  XL Axiata Salurkan Donasi Rp 100 Juta Melalui PMI

    Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi XL Axiata Salurkan Donasi Rp 100 Juta Melalui PMI

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  24 Juni 2020   Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi XL Axiata Salurkan Donasi Rp 100 Juta Melalui PMI   JAKARTA,  INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berkomitmen untuk memberikan bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Kali ini melalui program “Donasi Siaga Pandemi”, XL Axiata menyalurkan bantuan sebesar Rp 100 […]

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  12  Mei  2022   Walikota Jaya Negara Buka Rakerda TP PKK Kota Denpasar     Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Kamis (12/5/2022). Acara yang bertujuan untuk menyelaraskan program dari TP. PKK Pusat, TP. Provinsi Bali dan Kota Denpasar […]

  • Kapolda Jabar Bagikan Hasil Panen Program Ketahanan Pangan Polresta Cirebon Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

    Kapolda Jabar Bagikan Hasil Panen Program Ketahanan Pangan Polresta Cirebon Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  07  September  2020   Kapolda Jabar Bagikan Hasil Panen Program Ketahanan Pangan Polresta Cirebon Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19   JAWA   BARAT,  INDEX  – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi, membagikan sayuran dan ikan lele hasil panen program ketahanan pangan Polresta Cirebon di Asrama Polisi (Aspol) Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu […]

expand_less