Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
  • visibility 299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  09  Oktober  2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Dari kiri: Nararya Narotama, Made Mangku Sulasa Jaya, Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda, Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda, dan I Made Sarjana.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Pusat kembali bekerja sama dengan ITB STIKOM Bali menggelar Dharmatula Nasional secara daring, bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Denpasar, Jumat (08/10/2021) dan diikuti ratusan warga Pasek di seluruh Indonesia. Dharmatula atau diskusi nasional ini bertemakan “Revitalisasi Nilai Budaya Melalui Peningkatan Literasi dan Moderasi Beragama Bagi Warga MGPSSR di Era Modern”.

Ketua Umum MGPSSRI Pusat Prof. Dr. I Wayan Wita, SPJ dalam sambutannya mengatakan kerja sama dengan ITB STIKOM Bali ini adalah yang ketiga kalinya, setelah menggelar doa bersama Shanti Puja Samgraha dan Pesamuan Agung tahun 2020 serta sekarang Dharmatula Nasional.

“Terima kasih kepada STIKOM Bali karena sudah menyediakan tempat dan fasilitas demi kemajuan umat,” kata Prof. Wita.

Disebutkan, karena dharmatula ini menyangkut agama Hindu, maka dikhususkan untuk warga Pasek, yang secara kuantitatif diperkirakan sebanyak 2,7 juta orang di Indonesia. “Jadi jangan salah tafsir, tapi kami ingin ke dalam dengan membangun SDM dulu, kami mulai dengan diri sendiri sebelum kami mengajak orang lain,” sebutnya.

Menurutnya, era pandemi telah meluluhlantakkan seluruh sendi kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan moral. Meski ekonomi terpuruk, mental dan spiritual kita tidak boleh terpuruk.

“Sebab kalau terpuruk, waduh hancur leburlah. Karena definisih sehat sekarang adalah sehat fisik, mental, spiritual dan inovatif ekonomi. Artinya bisa kreatif dan mengurus diri sendiri,” ucap Wita.

Masalahnya, lanjut Prof. Wita, di era digital ini masyarakat kita bukanlah masyarakat pembaca sehingga gempuran informasi melalui media sosial tidak disimak secara utuh. Seharusnya dipilah dan dipilih, mana yang baik mana yang tidak, jangan ditelan mentah-mentah karena berdampak pada moral dan etika. Itulah Dharmatula Nasional ini digelar untuk memberi pencerahan literasi sehingga nilai budaya dan agama tidak boleh luntur tetapi menjadi perekat kehidupan beragama, bermasyarakat, dan menghargai lingkungan sesuai ajaran Tri Hita Karana. “Kata kuncinya yang paling mendasar, kami ingin mempraktekan, bahwa kita semua bersaudara atau “Vasudhaiva Kutumbakam”, bukan saja sesama warga Pasek atau umat Hindu tetapi juga umat agama lain.

Wakil Rektor 3 Bidang Kerja Sama dan Inovasi ITB STIKOM Bali I Made Sarjana, SE., MM mengatakan, Kerja sama dengan MGPSSR untuk ketiga kalinya ini sebagai wujud kolaborasi Penta Helix (Pemerintah, media, komunitas, bisnis, dan akademisi) dalam meningkatkan pemahaman beragama umat Hindu khususnya warga MGPSSR didalam menghadapi perubahan zaman yang demikian dasyat dan cepat sehingga tercipta sikap toleran menuju keseimbangan dan keselarasan secara hirisontal maupun vertikal.

Dharmatula nasional ini dipandu oleh Dr. Nararya Narotama, SE., M.Par., M.Rech. menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda dengan materi “Arahan Sastra Agama Terkait Perubahan Budaya Beragama di Bali”, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda membawa materi “Fenomena Pergeseran Budaya Beragama”, dan Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda dengan materi “Keseimbangan, Moderasi Beragama dalam Hindu Nusantara”.

Menurut Mpu Acharya Vedananda, beberapa wujud perubahan beragama di Bali dan Nusantara tampak dalam aspek àcàra agama seperti pembuatan bangunan suci (pelinggih) di masa lalu tampak sederhana, kini tampak megah, sarana upacara pitrayajña seperti wadah (bade) dan patulangan lainnya, juga sarana upacara upacara dewayajña seperti penggunaan buah-buahan import.

“Melalui literasi revitalisisasi agar warga kita kembali kepada ajaran agama. Untuk itu perlu sikap moderasi beragama. Ini berkaitan dengan sikap kita seperti dua sisi dari sekeping uang logam. Satu sisi adalah dharma agama, bagaimana dia sebagai umat Hindu, di sisi lain adalah dharma negara yaitu umat Hindu menjadi warga negara yang baik,” sebutnya.

Bagi Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda Hindu memerlukan landasan dan berbagai jenis filosofi. Mengingat apa yang menarik bagi seseorang, belum tentu menarik bagi orang lain. Kemudian apa yang mudah bagi seseorang kemungkinan sulit bagi orang lain. Oleh karena itu diperlukan pandangan yang berbeda. Semua filsafat Hinduisme adalah sudut pandangan yang benar menurut cara mereka sendiri.

Ia menuntun para calon spiritual selangkah demi selangkah, setahap demi setahap, hingga mereka mencapai puncak kemuliaan spiritual.

“Egaliterian dan toleransi itu, menyebabkan Hindu hadir dengan berbagai kemasan sesuai tingkat pendukung kebudayaan suatu masyarakat,” katanya.

Menurut Mpu Jaya Brahmananda, moderasi ini penting karena ditengarai saat ini ada praktek beragama yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan, munculnya tafsir agama yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara pengetahuan, mulai terlihat cara beragama yang merusak ikatan kebangsaan.

“Karena itu moderasi bergama adalah konsepsi ‘jalan tengah’ di dalam melaksanakan ajaran agama, menghindari sikap dan perilaku ekstrim radikal, berisikan prinsip keseimbangan, dan memberi ruang-ruang bagi berbagai bentuk perbedaan. Moderasi beragama adalah prasyarat terjadinya kerukunan,” pungkasnya.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  24  Januari  2021   Renungan  JOGER  

  • Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali

    Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  19  September  2021   Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali   Screeshoot dialog virtual bersama Bapa Tua Flobamora Bali Mande Mangku Pastika.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Anggota DPD RI Made Mangku Pastika yang juga sebagai Bapa Tua warga Flobamora Bali meminta warga Flobamora Bali […]

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 22 Agustus 2022

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  03  Desember  2020   Walikota Rai Mantra Lantik Penjabat Perbekel Sidekarya Secara Virtual BALI,  indonesiexpose.co.id  – Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra resmi mengambil sumpah dan melantik I Made Adi Widiantara sebagai Penjabat Perbekel Desa Sidakarya pada Selasa (3/12) di selasar Gedung Dharma Negara Alaya secara virtual yang disaksikan para undangan terkait yang sangat terbatas. […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  19 Januari  2020   Renungan  JOGER  

  • IHC Siapkan Topping Off Bali International Hospital Akhir Juli 2023

    IHC Siapkan Topping Off Bali International Hospital Akhir Juli 2023

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  13  Juli 2023 IHC Siapkan Topping Off Bali International Hospital Akhir Juli 2023   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT Pertamina Bina Medika – Indonesia Healthcare Corporation (IHC) / Holding Rumah Sakit (RS) BUMN saat ini sedang melakukan pembangunan Bali International Hospital (BIH) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, Sanur Bali yang ditargetkan […]

expand_less