Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  26  Oktober  2021

 

Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Sederet polemik terjadi akibat peraturan baru ketika harus naik pesawat. Aturan penumpang pesawat terbang harus menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) ditentang banyak kalangan.

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan aturan baru soal syarat perjalanan dalam negeri yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021.

Dalam aturan itu, penumpang pesawat yang melakukan perjalanan, baik berasal maupun bertujuan ke daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama).

Kemudian, penumpang juga harus melampirkan hasil tes PCR negatif yang diambil kurun waktu 2×24 jam.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun menyarankan kebijakan tes PCR untuk penumpang pesawat dibatalkan.
Ketua Umum YLKI Tulus Abadi menyebutkan, kebijakan PCR untuk penumpang pesawat ini sebaiknya dibatalkan atau direvisi.

“Revisi yang dimaksud misalnya, waktu pemberlakuan PCR menjadi 3×24 jam, mengingat di daerah-daerah tidak semua tes PCR cepat,” ucap Ketua Umum YLKI Tulus Abadi melalui siaran tertulisnya yang di terima redaksi, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya,  syarat perjalanan dengan angkutan udara cukup antigen saja, tapi harus vaksin 2x.
Tulus juga menyebutkan, bahwa kebijakan PCR ini diskriminatif karena memberatkan dan menyulitkan konsumen.

“Diskriminatif, karena sektor transportasi lain hanya menggunakan antigen bahkan tidak pakai apapun. Maka dari itu kebijakan ini diskriminatif,” sambung Tulus.

Selain itu Tulus juga mengingatkan, jangan sampai kebijakan tersebut kental aura bisnisnya dan pihak-pihak tertentu yang diuntungkan.

Hal itu juga dikomentari oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021. Inmendagri yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali itu mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes polymerase chain reaction (PCR) 2×24 jam.

“Beberapa hari ini banyak masyarakat bersuara karena bingung dengan aturan baru PCR sebagai syarat semua penerbangan ini. Masyarakat mempertanyakan kenapa dalam kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, tapi justru tes perjalanan semakin ketat,” tambah Puan.

“Kenapa dulu ketika Covid-19 belum selandai sekarang, justru tes antigen dibolehkan sebagai syarat penerbangan. Kalau sekarang harus PCR karena hati-hati, apakah berarti waktu antigen dibolehkan, kita sedang tidak atau kurang hati-hati? Pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat seperti ini harus dijelaskan terang benderang oleh pemerintah,” ujar Puan.

Menurut Puan, tes PCR seharusnya digunakan hanya untuk instrumen pemeriksaan bagi suspect corona. Ia mengingatkan, fasilitas kesehatan di Indonesia belum merata dan akan semakin menyulitkan masyarakat yang hendak bepergian dengan transportasi udara.

“Masyarakat juga bertanya-tanya mengapa PCR dijadikan metode screening, padahal PCR ini alat untuk diagnosa Covid-19. Dan perlu diingat, tidak semua daerah seperti di Jakarta atau kota-kota besar yang tes PCR bisa cepat keluar hasilnya,” kata politisi PDIP ini.

“Di daerah belum tentu hasil tes PCR bisa selesai dalam 7×24 jam, maka kurang tepat ketika aturan tes PCR bagi perjalananan udara berlaku untuk 2×24 jam,” sambungnya.

Bekas Menko PMK ini mengatakan, jika memang alasan kebijakan mobilitas diperbaharui karena semakin luasnya pembukaan operasional sektor sosial kemasyarakatan, maka seharusnya berlaku untuk semua moda transportasi.

“Tapi di aturan terbaru, syarat perjalanan bagi transportasi darat, laut, dan kereta api masih tetap memperbolehkan tes antigen 1×24 jam. Kebijakan yang tidak merata dan terkesan ada diskriminasi, harus di-clear-kan pemerintah,” ujar Puan.

Didukung Susi

Komentar Puan Maharani ternyata didukung oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani yang meminta pemerintah menekan tarif tes PCR.

Pasalnya, hasil tes PCR kini menjadi syarat wajib bagi penumpang pesawat di Jawa-Bali.

“Betul Mbak Puan… Ayo teriakin yang kenceng.. Harusnya PCR tidak boleh lebih dari Rp 275.000,” cuit Susi di akun @susipudjiastuti, Jumat, 22 Oktober 2021.

Cuitan Susi mengomentari sebuah pemberitaan yang memuat pernyataan Puan mengenai harga tes PCR tersebut. Berdasarkan keterangan tertulis di laman dpr.go.id, Puan sebelumnya menyoroti ketentuan pemerintah yang mewajibkan penumpang pesawat di wilayah Jawa-Bali untuk menunjukkan hasil PCR dengan pengambilan sampel 2×24 jam sebelum keberangkatan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satukan Tekad Untuk Perubahan, Para Pemuda Desa Panjer dan Desa Sidakarya Siap Menangkan Paslon AMERTA Jadi Walikota

    Satukan Tekad Untuk Perubahan, Para Pemuda Desa Panjer dan Desa Sidakarya Siap Menangkan Paslon AMERTA Jadi Walikota

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  08  November  2020   Satukan Tekad Untuk Perubahan, Para Pemuda Desa Panjer dan Desa Sidakarya Siap Menangkan Paslon AMERTA Jadi Walikota (Foto/ist) BALI,  INDEX  –   Kini para tokoh dan pemuda di Desa Panjer dan Desa Sidakarya mulai menyatukan tekad untuk milih Pasangan Calon (Paslon) AMERTA Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan […]

  • Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan

    Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Klungkung,  Selasa 23 Februari 2021   Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan     “Dorong Kantor MDA Kabupaten & Kota menjadi pusat solusi dan koordinasi bagi Desa Adat” BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Klungkung, menjadi bagian dari proses pembangunan Gedung MDA Kabupaten […]

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Bangli, Selasa 10 Januari  2022 Pelayanan IGD Dan Poliklinik Gedung Baru RSUD Bangli Dibuka, Bupati Sedana Arta Pimpin Apel Disiplin     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pasca diresmikannya gedung baru 1A dan 1B RSUD Bangli pada 30 Desember lalu oleh Gubernur Bali Wayan Koster, pelayanan IGD dan Poliklinik Rawat Jalan dibuka hari ini Senin (9/1/2023). Kegiatan […]

  • Wujudkan Posyandu Berkualitas, Pemkot Denpasar Gelar Peningkatan Kapasitas Para Kader

    Wujudkan Posyandu Berkualitas, Pemkot Denpasar Gelar Peningkatan Kapasitas Para Kader

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02  September  2024 Wujudkan Posyandu Berkualitas, Pemkot Denpasar Gelar Peningkatan Kapasitas Para Kader   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar, menggelar peningkatan kapasitas Kader Posyandu Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Utara, di Hotel Grand Shanti, Jalan Patih Jelantik, Senin (2/9/2024). Kegiatan […]

  • Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif

    Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 02 Pebruari 2025 Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif   Pameran photo ‘Alat Bantu ADAPTIF’ penyandang disabilitas mulai dari 2 hingga 9 Februari 2025 Bali, indonesiaexpose.co.id – Kursi roda adaptif adalah alat bantu mobilitas yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas. Dengan menggunakan […]

  • Berbagi Kasih, Pemerintah  Kota  Denpasar  beri  sumbangan  makanan  kepada  Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar

    Berbagi Kasih, Pemerintah  Kota  Denpasar  beri  sumbangan  makanan  kepada  Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02 Agustus. 2021   Berbagi Kasih, Pemerintah  Kota  Denpasar  beri  sumbangan  makanan  kepada  Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar yang dipimpin langsung Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai turut berbagi kasih menyasar panti asuhan. […]

expand_less