Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Presiden Jokowi: Indonesia Ingin G20 Jadi Contoh Atasi Perubahan Iklim

Presiden Jokowi: Indonesia Ingin G20 Jadi Contoh Atasi Perubahan Iklim

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin 01  November  2021

 

Presiden Jokowi: Indonesia Ingin G20 Jadi Contoh Atasi Perubahan Iklim

Presiden Joko Widodo ketika berbicara dalam KTT G20 sesi II dengan topik perubahan iklim, energi dan lingkungan hidup di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu, 31 Oktober 2021.(Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Penanganan perubahan iklim dan lingkungan hidup, hanya bisa dilakukan dengan bekerja sama dalam tindakan nyata, bukan saling menyalahkan. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara dalam KTT G20 sesi II dengan topik perubahan iklim, energi dan lingkungan hidup di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu, 31 Oktober 2021.

“Indonesia ingin G20 memberikan contoh, Indonesia ingin G20 memimpin dunia, dalam bekerja sama mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata,” kata Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden menyampaikan bahwa G20 harus menjadi katalisator pemulihan hijau dan memastikan tidak ada satu pihak pun yang tertinggal.

“Penanganan perubahan iklim harus diletakkan dalam kerangka besar pembangunan berkelanjutan,” ucap Presiden.

Bahkan, ucap Presiden, penanganan perubahan iklim harus bergerak maju seiring dengan penanganan berbagai tantangan global lainnya seperti pengentasan kemiskinan dan pencapaian target SDGs.

“Saya paham, sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia, Indonesia memiliki arti strategis dalam menangani perubahan iklim. Posisi strategis tersebut kami gunakan untuk berkontribusi. Deforestasi di Indonesia dapat ditekan ke titik terendah dalam 20 tahun terakhir. Indonesia telah melakukan rehabilitasi 3 juta hektar critical land pada 2010-2019,” kata Presiden Jokowi melalui siaran tertulisnya di Jakarta, Senin (01/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia telah menargetkan Net Sink Carbon untuk sektor lahan dan hutan selambat-lambatnya tahun 2030 dan “Net Zero” di tahun 2060 atau lebih cepat. Kawasan Net Zero mulai dikembangkan termasuk pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara seluas 13.200 hektar, yang menggunakan energi baru terbarukan dan menghasilkan green product.

“Tata kelola yang baik di tingkat global untuk penerapan carbon pricing perlu segera agar sesuai dengan tujuan Persetujuan Paris dan memberikan insentif bagi partisipasi swasta dengan memperhatikan kapabilitas dan kondisi tiap negara. Saat ini Indonesia sedang dalam tahap akhir penyelesaian regulasi mengenai carbon pricing untuk mendukung pemenuhan komitmen target NDCs,” tutur Presiden Jokowi.

Dalam pidato di depan Sidang Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu, Presiden mengingatkan pentingnya mengenai pemberdayaan negara berkembang untuk melakukan transisi energi dan mendorong inovasi teknologi untuk membangun ekonomi dunia yang berkelanjutan.

“Saya ingin berikan perhatian besar terhadap teknologi-teknologi yang dapat ditawarkan negara G20 bagi negara berkembang dalam transisi energi,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga menyampaikan, pada saat presidensi Indonesia di forum G20 nanti, Presiden berharap akan terdapat sebuah platform yang dapat kita tawarkan melalui kemitraan global dan dukungan pendanaan internasional bagi transisi energi.

“Kita perlu pastikan bahwa transisi ke energi baru terbarukan berjalan seiringan dengan prinsip energy security, accessibility, and affordability,” tutup Presiden Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  14  Januari  2021

  • Pansus TRAP DPRD Bali Gerak Cepat Bongkar Pelanggaran Tata Ruang : Bali Harus Bersih dari Mafia Ruang dan Izin Nakal!

    Pansus TRAP DPRD Bali Gerak Cepat Bongkar Pelanggaran Tata Ruang : Bali Harus Bersih dari Mafia Ruang dan Izin Nakal!

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  07  November  2025 Pansus TRAP DPRD Bali Gerak Cepat Bongkar Pelanggaran Tata Ruang : Bali Harus Bersih dari Mafia Ruang dan Izin Nakal!   Pansus Tata Ruang dan Aset Pemerintah atau TRAP DPRD Bali, saat menyegel pabrik industri beton ‘Pionir Beton’ yang beroperasi di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, […]

  • Korupsi 7,7 Miliar Dana BPJS, Kepala dan Bendahara RSUD Lembang, Bandung Barat, Ditetapkan Jadi Tersangka

    Korupsi 7,7 Miliar Dana BPJS, Kepala dan Bendahara RSUD Lembang, Bandung Barat, Ditetapkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  06  Agustus  2019   Korupsi 7,7 Miliar Dana BPJS, Kepala dan Bendahara RSUD Lembang, Bandung Barat, Ditetapkan Jadi Tersangka   Jawa Barat,INDEX  –  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi dana klaim BPJS di Unit Pelayanan Teknis (UPT) RSUD Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam kasus […]

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  16  Desember  2021   Wakil Walikota Arya Wibawa Buka Muscab V Pertuni Denpasar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Cabang V Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Denpasar di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (16/12/2021). Acara Muscab diselenggarakan untuk melakukan kajian dan evaluasi […]

  • Walikota Jaya Negara : Masyarakat Kota Denpasar Jangan Bosan  Gencarkan Gertak 3 M Plus.

    Walikota Jaya Negara : Masyarakat Kota Denpasar Jangan Bosan  Gencarkan Gertak 3 M Plus.

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  28  Maret  2025 Walikota Jaya Negara : Masyarakat Kota Denpasar Jangan Bosan  Gencarkan Gertak 3 M Plus.   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri pelaksanaan Rapat Evaluasi DBD dan Kinerja Jumantik Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya pada Kamis (27/3/2025). Bali,  […]

  • Alarm Dunia untuk Jatiluwih: Wisata Anjlok 80 Persen, UNESCO Terancam Cabut Status Warisan

    Alarm Dunia untuk Jatiluwih: Wisata Anjlok 80 Persen, UNESCO Terancam Cabut Status Warisan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  08  Januari  2026 Alarm Dunia untuk Jatiluwih: Wisata Anjlok 80 Persen, UNESCO Terancam Cabut Status Warisan   Rapat Dengar Pendapat (RDP) perlindungan DTW Jatiluwih  bertempat  di Kantor DPRD Provinsi Bali, Kamis (8/1/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kegaduhan di kawasan Subak Jatiluwih, Tabanan, Bali, kini bukan lagi isu lokal. Lanskap persawahan yang diakui sebagai […]

expand_less