Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  01  Desember  2021

Terima Kepala BKKBN, Wapres Minta Percepat Penanganan Stunting untuk Capai Target Angka Prevalensi 14%

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima audiensi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo beserta jajarannya di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Selasa sore (30/11/2021).

Disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, dalam pertemuan ini Wapres memberikan arahan terkait upaya percepatan penanganan stunting untuk mencapai target angka prevalensi 14% pada 2024.

“Pertama, Wapres memerintahkan kepada BKKBN untuk melakukan langkah-langkah percepatan (penanganan stunting), dengan target (angka prevalensi) 14% selesai dalam dua tahun setengah, sampai akhir masa periode (Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin),” tutur Masduki dalam siaran tertulisnya, di Jakarta, Rabu (01/12/2021).

Terkait hal ini, Wapres meminta BKKBN agar lebih intensif melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan juga dengan pemerintah daerah khususnya daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi.

“Lalu juga harus dilakukan konvergensi (program) antara kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah kabupaten/kota. Kalau bisa terkoordinasi dengan baik, itu adalah kunci keberhasilan. Itu menjadi syarat utama yang diharapkan oleh Wapres,” tegas Masduki.

Adapun kedua, lanjut Masduki, Wapres meminta agar BKKBN memetakan daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi agar dapat dilakukan penanganan secara khusus.

“Terpetakannya daerah-daerah yang tinggi stunting-nya, penting agar dapat dilakukan rencana aksi secara lebih khusus per wilayah sesuai dengan karakter daerah masing-masing,” ujarnya.

Selanjutnya yang ketiga, kata Masduki, Wapres meminta upaya penanganan stunting dilakukan sedini mungkin bahkan sejak pra nikah. Di samping juga meminta agar pemenuhan gizi anak dapat menggunakan pendekatan kearifan lokal. Dalam hal ini Wapres mencontohkan penggunaan biskuit dari daun kelor sebagai makanan tambahan anak di Nusa Tenggara Timur.

“Masing-masing daerah (tentu) punya kearifan lokal sendiri-sendiri. Dengan demikian maka bagaimana Ibu-Ibu ataupun keluarga dapat mulai dari sejak dini, dengan kearifan lokalnya, memanfaatkan sumber-sumber gizi yang ada di sekitarnya secara maksimal,” jelas Masduki.

Lebih jauh, Masduki memaparkan bahwa dalam kesempatan ini Kepala BKKBN melaporkan kepada Wapres, berbagai program penanganan stunting sebagai wujud implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“BKKBN sekarang ini sudah menyiapkan Tim Pendamping Keluarga, yang terdiri dari Bidan, Kader-Kader Lapangan, Kader-Kader PKK untuk pelaksanaan sosialisasi agar masyarakat tidak terkena stunting,” sebutnya.

Salah satu program yang akan dilakukan BKKBN, lanjut Masduki, adalah pemberian pelatihan kepada sekitar 600 ribu tenaga lapangan secara bergelombang yang akan dimulai pada Januari 2022.

“Dari 600 ribu orang itu, nanti akan bergerak secara nasional ke setiap kecamatan terutama di daerah-daerah yang stunting-nya tinggi,” ujarnya.

Di samping itu, menurut Masduki BKKBN juga akan melakukan pendekatan terhadap calon-calon pengantin sebelum menikah.

“Karena ternyata tiap tahun itu ada sekitar 2 juta orang pengantin, yang setiap tahunnya juga ada sekitar 1,6 juta orang hamil setelah menikah. Dari yang hamil tersebut, rata-rata 400 ribu itu kena stunting,” paparnya.

Untuk itu, kata Masduki, terhadap para calon pengantin akan dilakukan pendekatan termasuk pemberian pelatihan.

“Kemudian juga diberikan catatan-catatan penting bagaimana dirinya, seperti penyakit yang dimiliki, anemia atau tidak dan seterusnya, itu akan dilakukan pendekatan-pendekatan sejak dini,” jelasnya.

Kemudian, Masduki menuturkan bahwa BKKBN juga akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

“Dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat misalnya untuk koordinasi pembangunan jamban dan penyediaan air bersih. Dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemetaan di kecamatan-kecamatan,” urainya.

Terakhir, Masduki menyebutkan bahwa kehadiran Kepala BKKBN di Istana Wapres selain melaporkan berbagai program penanganan stunting juga mengundang Wapres untuk menghadiri acara pencanangan Gerakan Pengentasan Stunting pada pertengahan Desember 2021.

“Mulai pertengahan Desember nanti itu akan ada semacam peresmian, (sehingga) mengundang Wapres untuk melakukan Gerakan Pengentasan Stunting,” pungkasnya.

Turut hadir bersama Kepala BKKBN, Sekretaris Utama Tavip Agus Rayanto, Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Sukaryo Teguh Santoso, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti, serta Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga Wahidah.

Sementara, selain Jubir Masduki Baidlowi, Wapres didampingi oleh Plt. Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika serta Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  08  November 2022 Presiden Joko Widodo Resmikan Gedung VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Sekaligus Meresmikan Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul Bali, indonesiaexpose.co.id  – Presiden RI, Bapak Ir, Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Bali, Wayan Koster meresmikan Gedung VVIP Bandara Internasional […]

  • Cuti Bersama Idul Fitri 2022 di Kota Denpasar, Kesehatan, Kegawatdaruratan dan Pelayanan Publik Tetap Buka

    Cuti Bersama Idul Fitri 2022 di Kota Denpasar, Kesehatan, Kegawatdaruratan dan Pelayanan Publik Tetap Buka

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  28  April   2022   Cuti Bersama Idul Fitri 2022 di Kota Denpasar, Kesehatan, Kegawatdaruratan dan Pelayanan Publik Tetap Buka   Suasana pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Sewakadarma Kota Denpasar beberapa waktu lalu.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelayanan Kesehatan, Kegawatdaruratan dan Mal Pelayanan Publik di Kota Denpasar dipastikan tetap beroperasi saat cuti bersama […]

  • PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi  Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi

    PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  14  November  2019     PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi     BALI,  INDEX  –  Keberhasilan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (KKBPK–Kes) dan Gerak PKK Desa Sanur Kaja dalam merancang beragam inovasi mendapatkan apresiasi berbagai pihak. Tak heran, tahun 2019 ini KKBPK–Kes […]

  • Dr.Somvir Ketua Fraksi Nasdem- Demokrat DPRD  Bali 

    Dr.Somvir Ketua Fraksi Nasdem- Demokrat DPRD  Bali 

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle 080
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  15  Agustus  2026 Dr.Somvir Ketua Fraksi Nasdem- Demokrat DPRD  Bali  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  27  April  2025 Renungan  Joger

  • BI Bali : Pebruari 2025 Penjualan Ritel Bali Tumbuh di Tengah Normalisasi Kunjungan Wisatawan

    BI Bali : Pebruari 2025 Penjualan Ritel Bali Tumbuh di Tengah Normalisasi Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  25  Maret  2025 BI Bali : Pebruari 2025 Penjualan Ritel Bali Tumbuh di Tengah Normalisasi Kunjungan Wisatawan   Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pada bulan Februari 2025, penjualan eceran di Provinsi Bali diprakirakan terus bertumbuh yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali yang diprakirakan sebesar […]

expand_less