Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
  • visibility 281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta, Jumat  17  Desember  2021

 

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

 

Daerah Istimewa Yogyakarta indonesiaexpose.co.id –   Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat koordinasi analisa dan evaluasi (Anev) Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, di Yogyakarta, Jumat (17/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), soal peran utama dari fungsi pengawasan adalah untuk tetap menjamin suatu organisasi berjalan sebagaimana mestinya agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

“Baik perencanaannya, kesiapan SDM-nya, logistiknya, bagaimana pemanfaatan penggunaan anggaran. Sehingga betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Karena memang basis dari kinerja berbasis anggaran bagaimana pertanggungjawabkan semua, sehingga akuntabel, efektif dan efisien,” kata Sigit mengawali pengarahannya.

Di dalam organisasi Polri, Sigit menekankan bahwa Itwasum Polri merupakan salah satu bagian yang sentral. Sigit mengibaratkan bahwa, Itwasum adalah seorang wasit di dalam pertandingan olahraga. Yang dimana, harus mampu bersikap tegas ketika adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.

“Ibarat suatu pertandingan olahraga rekan-rekan adalah seorang wasit yang mampu menjadi wasit yang tegas. Sehingga pertandingan bisa berjalan dengan baik, berjalan dengan fair, tidak ada pemain yang melakukan pelanggaran, offside atau bahkan kita ikut larut ke dalam salah satu klub pemain,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Sebagai wasit yang tegas, kata Sigit, harus tahu kapan mesti mengeluarkan kartu kuning dan kartu merah. Bahkan, juri lapangan itu juga bisa mengeluarkan pemain dalam suatu pertandingan apabila melakukan pelanggaran yang keras.

“Sehingga pada saat waktunya melihat kapan ini harus diberikan kartu kuning. Rekan-rekan juga tidak ragu-ragu kapan diberikan kartu merah. Bahkan rekan-rekan juga bisa meminta pemain keluar,” ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Analogi itu, kata Sigit, Itwasum harus berperan sebagai pihak yang memastikan bahwa Polri sudah sesuai dengan tugas pokoknya yakni, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Sehingga, tingkat kepercayaan masyarakat akan terus meningkat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

“Sehingga betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya melindungi, melayani dan mengayomi secara profesional. Kemudian muncul kepercayaan. Karena pelayanan yang baik dan kemudian harapan kita kepuasan publik yang tentunya akan makin meningkat. Kepercayaan publik akan semakin meningkat tentunya ini sangat baik untuk organisaisi kedepan. Penting sekali kepercayaan dan kepuasan publik. Sehingga Polri hadir dilapangan betul-betul dicintai masyarakat,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada Itwasum Polri untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis. Perkembangan teknologi informasi dan tantangan lainnya, kata Sigit, Polri harus bisa cepat beradaptasi dengan hal tersebut.

“Demikian juga disikapi seluruh personel Polri untuk betul-betul kemudian bisa atasi ini semua. Tentunya peran dari Itwasum Polri selalu mengingatkan dan memanfaatkan perkembangan lingkungan strategis yang ada. Seperti pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana mau tidak mau kita harus transparan dan akuntabel. Ini menjadi harapan publik yang terus berkembang dan kita mengawal serta menjaga agar organisasi betul-betul mencapai tujuan dengan baik,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan soal transformasi menuju Polri Presisi di bidang pengawasan yang mencakup pengawasan terhadap seluruh bidang transformasi organisasi, operasional dan pelayanan publik. Itwasum Polri harus memastikan mengawal hal itu berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.

Terkait manajemen pengawasan, Sigit menyampaikan harus meliputi, memberikan penjaminan kualitas, memberikan konsultasi, perumusan kebijakan, pengembangan dan perencanaan, memberikan arahan dan bimbingan teknis, serta pendampingan kegiatan.

Dari semua hal itu nantinya diharapkan, terjadinya pelaksanaan audit, reviu, pemantauan tindaklanjut, evaluasi, sosialisasi, dan asistensi serta pengendalian mutu. Sehingga dapat terwujud proses manajemen yang terlaksana dengan baik.

Terkait hal itu, Sigit mengungkapkan, Posko Presisi yang dibentuknya masih terus melakukan pengawasan terkait dengan hal tersebut. Penilaian itu dilaksanakan dalam rangka adanya satu ukuran baik dari kuantitas maupun kualitas.

“Terkait program transformasi di bidang pengawasan sudah disampaikan ada 3 hal, pengawasan oleh pimpinan pada setiap kegiatan, penguatan di fungsi pengawasan dan pembentukan fungsi pengawasan masyarakat. Dimana dari 3 program itu pencapaiannya hampir 100 persen jadi dalam hal ini saya ucapkan selamat ke rekan-rekan,” kata Sigit.

Sigit menekankan soal penanganan aduan masyarakat ke aparat kepolisian. Saat ini, kata Sigit, Polri telah memiliki wadah Dumas Presisi dan Dumas Surat. Karenanya, Ia meminta jajarannya agar melakukan tindaklanjut dari pengaduan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang responsif, komunikatif, manajemen pengaduan yang baik, petugas yang profesional, perkembangan penanganan dan Hotline pengaduan.

“Sehingga aduan masyarakat bisa kita tindaklanjuti. Bila kita melakukan langkah-langkah keliru maka muncul masalah baru. Yang tadinya aduan tidak benar tapi kita tidak pas menanggapinya itu jadi masalah baru. Harapan masyarakat harus bisa terjawab. Kalau bisa lakukan pengawalan, harapan masyarakat pasti aduan ditindaklanjuti,” ujar Sigit.

Sigit juga menyinggung fenomena di media sosial yang kerap mengangkat pelanggaran dari personel kepolisian. Ia juga membahas kemunculan beberapa tagar Bahkan, muncul stigma tidak viral maka proses hukum tidak berjalan.

Terkait fenomena itu, Sigit menekankan harus ada proses evaluasi untuk menghilangkan stigma yang berkembang di masyarakat. Menurut Sigit, evaluasi itu menjadi bagian dari Polri dewasa ini yang tidak anti-kritik terhadap masukan dari masyarakat.

“Ini waktunya kita berbenah untuk melakukan hal yang lebih baik. Bagaimana kita melihat perkembangan medsos terkait peristiwa yang diupload. Ini menjadi tugas kita semua,” jelas Sigit.

Menurut Sigit, semua personel kepolisian saat ini harus mampu keluar dari zona nyaman. Hal itu demi mewujudkan harapan masyarakat sebagai Polri yang dicintai dan diharapkan.

Oleh karena itu, Sigit menyebut, harus ada jiwa kepemimpinan yang kuat dan melekat di setiap personel Korps Bhayangkara. Pemimpin, kata Sigit, harus memberikan pelayanan, membawa visi-misi organisasi, memahami lapangan, cepat mengambil keputusan, dan memahami kesulitan anggota.

“Ini harus diberikan pemahaman. Sehingga level manager dari bawah sampai atas menyesuaikan. Harapan saya menjadi pemimpin melayani bukan dilayani. Jadi tolong dibantu mengawasi,” tutup Sigit.

(Tim-078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

    Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Banjanegara, Senin  01  April  2024 Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman   (foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Harga sejumlah bahan pangan di wilayah Banjarnegara cenderung stabil. Sebagai contoh, harga daging sapi yang masih stabil di kisaran Rp135 ribu-Rp140 ribu per kilogram. Informasi tersebut disampaikan salah seorang pedagang daging […]

  • KPU Gianyar,  Laksanakan  Program  Desa  Peduli  Pemilu  Dan  Pemilihan

    KPU Gianyar,  Laksanakan  Program  Desa  Peduli  Pemilu  Dan  Pemilihan

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  14  September  2022 KPU Gianyar,  Laksanakan  Program  Desa  Peduli  Pemilu  Dan  Pemilihan   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sebagai pelaksanaan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3), KPU Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara KPU Kabupaten Gianyar dengan Desa Batubulan selasa (13/09/2022). Acara dilaksanakan di ruang rapat kantor Desa Batubulan dihadiri Camat Sukawati, […]

  • Koster Buka Peluang Pelaku Usaha Pariwisata Jadi Mitra Manfaat dan Endpoint PWA

    Koster Buka Peluang Pelaku Usaha Pariwisata Jadi Mitra Manfaat dan Endpoint PWA

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  16  Agustus  202  Koster Buka Peluang Pelaku Usaha Pariwisata Jadi Mitra Manfaat dan Endpoint PWA     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Bali, Wayan Koster mengumpulkan seluruh pelaku usaha pariwisata se Provinsi Bali di Art Centre Denpasar, Jumat (15/8/2025). Hal tersebut terkait dengan pengarahan Gubernur Bali mengenai imbal jasa Pungutan Bagi Wisatawan Asing (PWA) […]

  • Triwulan I, Penerimaan Pajak Daerah Kota Denpasar Capai Rp. 381 Miliar Lebih.

    Triwulan I, Penerimaan Pajak Daerah Kota Denpasar Capai Rp. 381 Miliar Lebih.

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 02 Maret 2025 Triwulan I, Penerimaan Pajak Daerah Kota Denpasar Capai Rp. 381 Miliar Lebih.     Suasana Pelayanan pembayaran pajak di Kantor Bapenda Kota Denpasar. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah terus mengoptimaliasasi penerimaan pajak daerah. Pada Triwulan I Tahun 2025 atau sampai Bulan Maret, Penerimaan Pajak Daerah […]

  • Ni Putu Putri Suastini Koster : Narkoba dan HIV/AIDS Penjajahan dalam bentuk lain yang merusak masadepan Generasi

    Ni Putu Putri Suastini Koster : Narkoba dan HIV/AIDS Penjajahan dalam bentuk lain yang merusak masadepan Generasi

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  07  Maret  2020   Ni Putu Putri Suastini Koster : Narkoba dan HIV/AIDS Penjajahan dalam bentuk lain yang merusak masadepan Generasi   BALI,  INDEX  –  Dalam rangka HUT DPD PDI Perjuangan ke 47, partai berlambang moncong putih menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan barang terlarang dan HIV/AIDS, bertempat di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Sabtu (7 […]

  • Yasona Laoly, Menteri Hukum dan Ham : Inovasi yang Fleksibel, Cepat dan Efektif dalam Pelayanan Publik di tengah Pandemi Covid-19 tetap patuh pada Protokol Kesehatan

    Yasona Laoly, Menteri Hukum dan Ham : Inovasi yang Fleksibel, Cepat dan Efektif dalam Pelayanan Publik di tengah Pandemi Covid-19 tetap patuh pada Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Jumat  11  Desember  2020   Yasona Laoly, Menteri Hukum dan Ham : Inovasi yang Fleksibel, Cepat dan Efektif dalam Pelayanan Publik di tengah Pandemi Covid-19 tetap patuh pada Protokol Kesehatan   Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly pada acara Pengukuhan Revolusi Digital Layanan Publik Kemenkumham Tahun 2020 bertempat di Hotel Conrad, Tanjung Benoa, Bali […]

expand_less