Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 16 Januari 2022

Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Kota Denpasar, Pembiayaan Gunakan CSR Dengan Mekanisme NFT

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Beragam terobosan terus dioptimalkan guna mempercantik wajah kota. Kali ini Pemkot Denpasar akan mendirikan patung monumen “Sita Kepandung” yang pembiayaanya digalang dari dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Coorporate Social Responsibility (CSR) melalui mekanisme Blockchain dan Non Fongible Token (NFT). Mekanisme ini dipilih sebagai perwujudan dari semangat Vasudhaiva Kutumbakam (gotong royong) yang diusung Pemkot Denpasar dalam memajukan warganya. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, SE, saat menerima tim gabungan pembangunan Monumen “Sita Kepandung”, di Ruang Rapat Kantor Walikota Denpasar, beberapa waktu lalu.

Menurut Jaya Negara, pembangunan monumen “Sita Kepandung” selain untuk mempercantik wajah kota yang secara artistik menyehatkan warga, juga memberi vibrasi positif bagi setiap orang yang melintas atau berada di sekitarnya melalui simbol, filosofi, dan makna yang dikandungnya. Vibrasi tersebut akan turut mendorong siapa saja yang melintas atau berada di sekitarnya untuk bertindak lebih produktif dan konstruktif.

“Yang terpenting, pembangunan monumen ini dilakukan secara gotong-royong sesuai semangat Vasudhaiva Kutumbakam. Semangat ini relevan dengan semangat kolaborasi yang sangat kuat di era milenial, juga relevan diterapkan dalam berbagai kondisi di tengah masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Adapun pemilihan mekanisme blockchain, kata Jaya Negara, adalah implementasi dari spirit Denpasar Maju yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan jaman.

Ketua Yayasan Kepeng Artha Semesta, IGP Rahman Desyanta, memaparkan bahwa untuk penggalangan dana bagi pembangunan Monumen “Sita Kepandung” pihaknya akan menerbitkan empat jenis NFT. Jenis pertama adalah Blue Mark NFT diberikan kepada para kolaborator yang ikut serta dalam pengembangan monumen dari tahap ide hingga eksekusi. Jenis kedua adalah Red Mark NFT, diterbitkan untuk institusi atau komunitas dengan nilai donasi besar. Jumlah NFT jenis ini diterbikan sangat terbatas yakni sekitar empat sampai tujuh NFT. Institusi atau komunitas yang memegang NFT ini identitasnya akan diabadikan dalam lempeng logam yang dipajang pada dinding pedestal monumen.

Jenis ketiga dan keempat adalah Purple Mark NFT dan Yellow Mark NFT yang diterbitkan untuk perseorangan dengan nilai donasi Rp.5 juta dan Rp1 juta. Nama-nama pemegang NFT ini akan ditulis dalam prasasti logam yang diletakkan di area strategis di sekitar monumen.

“Dari dana yang terkumpul itulah pembangunan monumen “Sita Kepandung” ini dilaksanakan. Setelah tuntas, barulah Yayasan Kepeng atas nama publik menyerahkan monumen tersebut kepada Pemkot Denpasar,” papar Anta.

Secara spesifik, lanjut Rahman Desyanta “Sita Kepandung” yang menjadi tajuk monumen yang akan dibangun di Kawasan Simpang Enam, Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, itu adalah nukilan dari Aranyaka Kanda, bab ketiga dari Epos Ramayana yang sangat akrab dalam kehidupan masyarakat Bali.

Dimana, tinggi total monumen 12 meter yang terdiri dari patung setinggi delapan meter yang disangga dengan pedestal setinggi empat meter. Material dan teknik patung menggunakan beton sedangkan pondasinya menggunakan gaya pasangan bata Bebadungan.

Tokoh di balik rancangan “Sita Kapandung” ini adalah Nyoman Gede Sentana Putra yang akrab disapa dengan panggilan Kedux. Ia adalah perupa pembuat Ogoh-ogoh sekaligus motor builder yang karyanya kerap menjuarai berbagai kompetisi internasional. Rancangan tersebut kemudian diwujudkan sebagai bangunan oleh arsitek kenamaan Bali, I Ketut Siandana.(Adv).

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  27 Februari 2022   Wagub Cok Ace Hadiri Deklarasi Pembentukan Forum Komunikasi Masyarakat Flores Timur dan Lembata “Titehena Bali”       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi terbentuknya Forum Komunikasi Masyarakat Flores Timur dan Lembata, yang bertujuan untuk membangun lalulintas hubungan antar warga Flores Timur […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  13  Desember  2023 Renungan  Joger

  • Babak 16 Besar Liga 4 Indonesia,  Perseden Denpasar Taklukan Persikoba Malang 1-0

    Babak 16 Besar Liga 4 Indonesia,  Perseden Denpasar Taklukan Persikoba Malang 1-0

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Surakarta, Minggu 11  Mei 2025 Babak 16 Besar Liga 4 Indonesia,  Perseden Denpasar Taklukan Persikoba Malang 1-0   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  Mengawali babak 16 besar liga 4 Indonesia, Perseden Denpasar berhasil mengkandaskan perlawanan Persikoba Batu Malang dengan skor tipis 1-0, Minggu (11/5/2025) di stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Di mana gol penentu kemenangan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  3  Februari  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  10  Agustus  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  14  November  2025 Renungan  Joger  

expand_less