Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali, Kamis 21 April 2022

 

Gubernur Bali, Wayan Koster Minta Keppres Nomor 69 Tahun 1994 Direvisi, Karena Tidak Berpihak ke Garam Tradisional Lokal Bali

Acara Talkshow dengan tema ‘ Badan Riset dan Inovasi (BRIDA) untuk Percepatan dan Daya Saing Inovasi Daerah’ di Auditorium Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat , Rabu ( 20/4/2022). 

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali, Wayan Koster memperjuangkan produk lokal sebagai kekuatan ekonomi dengan memohon Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Laksana Tri Handoko untuk membantu memberikan masukan ke Pemerintah Pusat agar regulasi yang dibuat memberikan keberpihakan kepada petani lokal dan mampu menahan laju impor.

Permohonan tersebut disampaikannya saat Gubernur Bali, Wayan Koster didaulat menjadi narasumber pada acara Talkshow dengan tema ‘ Badan Riset dan Inovasi (BRIDA) untuk Percepatan dan Daya Saing Inovasi Daerah’ di Auditorium Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat , Rabu ( 20/4/2022).

Acara tersebut  menghadirkan narasumber lainnya seperti Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Gubernur Sulawesi Tenggara, All Mazi, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi, dan Anggota Dewan Pengarah, Ir. Tri Mumpuni, serta disaksikan secara langsung oleh Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Indonesia secara daring.

“Saya mau curhat, ada BRIN dan BRIDA akan mendorong kemajuan pembangunan di daerah, termasuk di dalamnya akan meningkatkan produk lokal di masing – masing daerah. Tapi Kita juga harus melihat sistem secara keseluruhan harus sinkron dengan kebijakan di Pemerintah Pusat. Sekarang ini terus terang saja Pak, bahwa regulasi Kita kurang berpihak pada produk lokal dan terlalu ramah dengan produk impor,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster saat  menjadi narasumber pada acara Talkshow dengan tema ‘ Badan Riset dan Inovasi (BRIDA) untuk Percepatan dan Daya Saing Inovasi Daerah’,  di Auditorium Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat , Rabu ( 20/4/2022).

Menurutnya, kekurangan berpihakan regulasi di Pemerintah Pusat terhadap produk lokal dan terlalu ramah dengan produk impor, dicontohkan langsung oleh Wayan Koster seperti terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 1994 tentang Pengadaan Garam Beriodium.

Akibat Keppres ini dan ada turunan Peraturan Menteri, kata Gubernur Bali telah membuat Garam Tradisional Lokal Bali yang khas citarasanya sampai disukai oleh pasar ekspor, ternyata tidak bisa masuk ke Pasar Swalayan, Pasar Modern di Bali. “Kita bisa ekspor, tapi malah untuk Pasar Lokal dimasuki produk impor, karena produk lokal Garam Tradisional Lokal Bali ini dibilang yodiumnya kurang, padahal Garam Tradisional Lokal Bali ini bagus banget, hingga diminati di luar negeri,” curhat Gubernur Koster yang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali sebagai keseriusannya untuk membangkitkan produksi garam yang dilakukan oleh para petani di Bali dengan menggunakan cara yang tradisional.

Dengan niatnya yang fokus, tulus, dan lurus, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini kemudian dengan tegas meminta agar Keppres Nomor 69 Tahun 1994 supaya direvisi hingga keturunannya, termasuk ada sejumlah regulasi Peraturan Menteri yang terlalu ramah terhadap produk impor. “Kalau regulasinya tidak berubah, namun Kita di daerah bersemangat untuk meningkatkan produk lokal, itu akan terbentur oleh produk impor yang harganya lebih murah. Jadi mohon BRIN membantu memberikan masukan ke Pemerintah Pusat, supaya regulasi nasionalnya itu berpihak pada produk lokal,” tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Dihadapan Gubernur Se-Indonesia yang disaksikan secara daring dan melalui Live Streaming YouTube #Setahun BRINteraksi, Gubernur Bali jebolan ITB ini kemudian menyatakan jangan mengorbankan produk lokal hanya karena alasan produk impor itu lebih murah dari pada produk lokal.

“Kapan petani Kita ini akan sejahtera. Malu menurut Saya, karena Indonesia sebagai negara agraris malah impor beras, sebagai negara maritim malah impor garam. Dimana letaknya dan ngak sinkron Kita ini. Jadi di Pusat ini harus sinkron terhadap di daerah,” tandas Mantan Anggota DPR- RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

(Adv)

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Ulang DTW Bedugul

    Penataan Ulang DTW Bedugul

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Tabanan,  Minggu  22  Juni  2025 Penataan Ulang DTW Bedugul   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Kabupaten Tabanan sedang menyiapkan penataan ulang kawasan wisata Bedugul yang berlokasi di sebelah selatan Danau Beratan. Selain menyiapkan desain penataan, nantinya kawasan ini akan dilengkapi parkir bertingkat. Untuk lebih cepatnya Pemkab Tabanan menarget akhir tahun 2025 ini sudah rampung bisa dipinang […]

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29  Desember  2020

  • Walikota Jaya Negara : Denfest Jadi Ruang Rekreasi Wujudkan Kebahagiaan Masyarakat

    Walikota Jaya Negara : Denfest Jadi Ruang Rekreasi Wujudkan Kebahagiaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  26  Desember  2022 Walikota Jaya Negara : Denfest Jadi Ruang Rekreasi Wujudkan Kebahagiaan Masyarakat   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat menghadiri hari terkahir pelaksanaan Denfest di Kawasan Catur Muka Denpasar, Minggu (25/12/2022).     “Pengunjung Membludak, […]

  • Bali Menjadi Provinsi Dengan Destinasi Berkualitas Terbaik dalam Ajang ABBWI 2024.

    Bali Menjadi Provinsi Dengan Destinasi Berkualitas Terbaik dalam Ajang ABBWI 2024.

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Tabanan, Jumat  20  Desember  2024 Bali Menjadi Provinsi Dengan Destinasi Berkualitas Terbaik dalam Ajang ABBWI 2024.       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam ajang Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia (ABBWI) tahun 2024 Provinsi Bali mendapat predikat sebagai provinsi dengan Destinasi Wisata Berkualitas terbaik bersama sama dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jawa Timur. Ajang ABBWI […]

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 12 September 2022 Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara tinjau Renovasi Pura Batu Arca   Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara meninjau pembangunan Pura Batu Arca di Pelabuhan Benoa Bali, Senin (12/09/2022). Pembangunan Pura Batu Arca dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III dalam konsep Bali Maritime Tourism Hub […]

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  08  Oktober  2022

expand_less