Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.

Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 14  Maret  2024

Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.

 

 Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana serta Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana saat menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (14/3/2024).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar mulai menjajaki pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pelestarian ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Hal ini merupakan lanjutan dari penerapan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 29 Tahun 2020 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh. Sehingga nantinya pelaksanaan ogoh-ogoh serangkaian Nyepi di Kota Denpasar dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan, pakem, dan dresta yang disesuaikan dengan pararem Desa Adat masing-masing. Demikian terungkap saat pelaksanaan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (14/3/2024).

Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana dalam kesempatan tersebut mejelaskan, secara umum, pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 di Kota Denpasar telah berjalan lancar dan aman. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang menjadi catatan dan harus ditindaklanjuti secara serius.

Lebih lanjut dijelaskan, usulan pembentukan Ranperda Pelestarian Ogoh-ogoh ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga adat dan tradisi Bali, salah satunya adalah ogoh-ogoh. Hal ini dimaksudkan guna menghindari adanya pergeseran makna dan pelaksanaan ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Terlebih sebagaimana kita ketahui bahwa Denpasar merupakan ibukota dengan penduduk yang heterogen.

Dikatakannya, dengan adanya Perda ini nantinya pelaksanaan pembuatan ogoh-ogoh, pawai, pengarakan hingga lomba ogoh-ogoh akan berlangsung secara sistematis. Termasuk juga maraknya penggunaan soundsystem saat pengarakan ogoh-ogoh yang disinyalir tidak sesuai dengan adat, budaya dan tradisi Bali.

“Jadi nanti dengan adanya Perda ini maka setiap stakeholder dapat melaksanakan penertiban, dan pawai atau arak-arakan ogoh-ogoh dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan tradisi,” ujarnya

Selain usulan Ranperda, kata Sudiana, juga turut disepakati beberapa hal penting sebagai evaluasi pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 Tahun 2024. Yakni kedepan pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh di wilayah Kota Denpasar khususnya dititik Nol Catur Muka dikordinasikan bersama oleh Majelis Desa Adat Kota Denpasar, Sabha Upadesa, Pasikian Yowana, Parisadha Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar bersama Forkopimda Kota Denpasar. Serta Pengamanan Pawai Ogoh-Ogoh di Kawasan Catur Muka dikoordinir oleh perwakilan Pecalang Desa Adat se-Kota Denpasar berjumlah 70 (tujuh puluh) orang, bersama dengan Satua Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar dan Forkopimda Kota Denpasar.

“Dan yang tak kalah penting adalah Lomba/Parade Ogoh-Ogoh yang dilaksanakan di tingkat Desa Adat bersama Desa/Kelurahan tetap dilaksanakan sesuai dengan awig- awig/pararem/keputusan Desa Adat setempat,” ujar Sudiana.

Bendesa Adat Denpasar, AA Ngurah Alit Wirekusuma mendukung penuh pembentukan Perda ini. Bahkan, sejalan dengan Perda tersebut, pihaknya bersama jajaran di Desa Adat Denpasar akan mencetuskan awig-awig atau pararem yang akan mengatur proses pembuatan hingga pengarakan ogoh-ogoh di wilayah Desa Adat Denpasar.

“Tentunya kami sangat setuju, dan ini dapat menjadi dasar dan pedoman bagi semua pihak agar tidak menyalahgunakan momentum rangkaian Nyepi ini, termasuk ogoh-ogoh yang menyimpang dari nilai-nilai adat Bali,” ujarnya

Kabag Hukum Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusumadewi menjelaskan, menyikapi berbagai usulan dari pemangku kepentingan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar akan menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah yang mengatur Pedoman Pelestarian Ogoh-Ogoh sehingga diharapkan Pengerupukan Tahun Caka 1947/Tahun Masehi 2025. Dimana, Perda ini nantinya menjadi Pedoman Pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh serta sebagai Pendamping Keputusan Bersama Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kota Denpasar dan Sabha Upedesa Kota Denpasar tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi.

Dikatakannya, sebagai antisipasi apabila Rancangan Peraturan Daerah belum rampung, dalam jangka pendek akan disusun Perubahan Perwali Nomor 29 Tahun 2020 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh oleh Dinas Kebudayaan bersama Bagian Hukum. Sehingga secara bersamaan juga dapat menjadi Pedoman Pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh dan mengkomodir pelibatan bersama Majelis Desa Adat Kota Denpasar, Sabha Upadesa, Pasikian Yowana, Parisadha Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar.

“Pedoman akan memuat kriteria teknis, jalur pawai, pembinaan, pengawasan dan pemuatan Sanksi Administratif berupa Penghentian Sementara, Penyegelan dan penyitaan sementara Ogoh-Ogoh dan sarananya dan/atau berupa denda administratif, semoga nantinya proses ini dapat berjalan lancar dan pelaksanaan rangkaian Nyepi Caka 1947 tahun 2025 mendatang dapat berjalan lancar,” tutupnya

Hadir langsung dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, Ketua FKUB Kota Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Budiana, Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar, I Wayan Butuantara, Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar dan AA Made Angga Harta Yana. Tampak hadir pula Bendesa Adat Denpasar, AA Ngurah Alit Wirekusuma, Pimpinan OPD serta camat se-Kota Denpasar.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sanajaya  Hadiri Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Tabanan Masa Jabatan 2024-2029

    Bupati Sanajaya  Hadiri Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Tabanan Masa Jabatan 2024-2029

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  18  September  2024 Bupati Sanajaya  Hadiri Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Tabanan Masa Jabatan 2024-2029   Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri peresmian Pengangkatan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan untuk masa jabatan 2024-2029, Selasa (17/9/2024). (Foto: Prokopim Tabanan) Bali, indonesiaexpose.co.id – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri peresmian […]

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  02  November  2022 Gubernur  Bali  Koster  Ajak  Manajer  Hotel  Hidangkan  Produk  Lokal  Bali  ke  Delegasi  Presidensi G20   Bali, indonesiaexpose.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster secara khusus mengumpulkan sekaligus memberikan arahan kepada 24 manajer hotel terkait akomodasi yang akan digunakan oleh Delegasi Presidensi G20, pada Selasa 1 Nopember 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, […]

  • Desa  Adat  Giayar  Selenggarakan  Bulan  Bahasa  Bali

    Desa  Adat  Giayar  Selenggarakan  Bulan  Bahasa  Bali

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis  24  Februari  2022   Desa  Adat  Giayar  Selenggarakan  Bulan  Bahasa  Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bertempat di wantilan Pura Hyang Api Sampiang Gianyar, Desa Adat Gianyar menyelenggarakan bulan Bahasa Bali Rabu, (23/2/2022). Acara Bulan Bahasa Bali diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Hyang Api oleh Prejuru Desa Adat Gianyar bersama 36 anak anak […]

  • Bali Virtual Run 2020 Meriahkan Denfest Ke-13 Dibuka Rai Mantra Secara Virtual, Ajak Peserta Terapkan Prokes dan Jaga Imunitas

    Bali Virtual Run 2020 Meriahkan Denfest Ke-13 Dibuka Rai Mantra Secara Virtual, Ajak Peserta Terapkan Prokes dan Jaga Imunitas

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  15  November  2020   Bali Virtual Run 2020 Meriahkan Denfest Ke-13 Dibuka Rai Mantra Secara Virtual, Ajak Peserta Terapkan Prokes dan Jaga Imunitas   Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Perhubungan Ketut Sriawan serta Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai membuka secara resmi di kediaman Walikota Denpasar yang ditandai dengan […]

  • Idul Adha 1444 H, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Bagikan 717  Daging Kurban di Bali, NTT dan NTB

    Idul Adha 1444 H, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Bagikan 717  Daging Kurban di Bali, NTT dan NTB

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  03 Juli 2023  Idul Adha 1444 H, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Bagikan 717  Daging Kurban di Bali, NTT dan NTB     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menyambut hari raya Idul Adha 1444 H yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2023 kemarin, Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VII Denpasar menunjukkan semangat berbagi yang luar biasa dengan melaksanakan aksi kurban […]

  • Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung Ingatkan Jajaran Anggota nya Agar Tetap Kompak dan Jaga Kesehatan

    Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung Ingatkan Jajaran Anggota nya Agar Tetap Kompak dan Jaga Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Neglasari, 14  Maret  2020   Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung Ingatkan Jajaran Anggota nya Agar Tetap Kompak dan Jaga Kesehatan (Foto/ist) BANTEN,  INDEX   – Kapolsek Neglasari, Kompol R. Manurung SH, mengatakan bahwa sampai saat ini situasi kamtibmas di wilayah Neglasari berlangsung kondusif serta kejadian menonjol memasuki kategori nihil. “Giat masyarakat yang perlu mendapat perhatian adalah lompetisi […]

expand_less