Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton

Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 594
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 15  September  2025

Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton

 


salah satu Ahli fungsi lahan sawah di Bali , 2025

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali, Made Krisna Dinata alias Bokis menegaskan bahwa alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan telah menjadi pemicu utama rentannya Bali terhadap bencana hidrometeorologi belakangan ini. Degradasi lingkungan, terutama hilangnya sawah di kawasan metropolitan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan), dinilai memperburuk daya dukung lingkungan di Pulau Dewata.

Catatan WALHI Bali menunjukkan degradasi lingkungan di Pulau Dewata semakin nyata. Lahan Sawah di kawasan metropolitan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) menyusut drastis antara 2018 hingga 2023.

  1. Denpasar kehilangan 784,67 hektare lahan sawah atau 6,23% dari luas wilayah.
  2. Badung berkurang 1.099,67 hektare
  3. Gianyar 1.276,97 hektare, dan
  4. Penyusutan terbesar terjadi di Tabanan dengan 2.676,61 hektare hilang.

“Alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan di duga salah satu penyebab bencana banjir bandang yang menerjang Bali , 10 September 2025 kemarin.Kita melihat banjir, krisis air, hingga ancaman pangan, itu semua terkait langsung dengan hilangnya sawah dan subak,” tegas Ketua WALHI Bali Bokis saat di konfirmasi by phone.

Bokis menegaskan, kalau ahli fungsi lahan terus dibiarkan dan tidak ditindak secara tegas, tentu Pulau Bali akan kembali terjadi banjir.

Bukan hanya angka yang mencemaskan, tetapi juga lokasi proyek. WALHI menyoroti pembangunan yang menabrak aturan tata ruang seperti :

  • Hotel Vasa Ubud di Payangan
  • Treetop Hotel di Ubud yang berdiri dekat bantaran sungai.
  • Bahkan, proyek strategis nasional Kawasan Terintegrasi Sangsit di Bali Utara disebut akan melabrak lahan pertanian produktif dan berdampak pada sedikitnya empat titik subak.

Menurut Prof Windia (Pakar Subak) setiap 1 hektar sawah mampu menampung 3000 ton air apabila tinggi airnya 7 cm. Apabila lahan pertanian dan subak semakin banyak berubah atau beralih fungsi menjadi bangunan, tentu hal tersebut akan mengganggu sistem hidrologis air alami yang ada, air menjadi tidak tertampung dan teririgasi dengan baik, sehingga timbulah banjir seperti yang kita lihat ini.

“Penerapan tata ruang Bali amat buruk. Itu kami lihat ketika mendapati berbagai rencana pembangunan yang sering melabrak tata ruang,seperti  pembangunan akomodasi pariwisata yang mengalih fungsikan lahan sawah dan perkebunan menjadi bangunan, atau pembangunan yang melabrak sempadan pantai dan sempadan Sungai,” jelasnya.

I Made Sutama (56), seorang petani dari Lodtunduh, Gianyar sejak kecil menggarap sawah warisan leluhurnya, menatap hamparan hijau yang kini mulai terpotong oleh tembok bangunan baru. “Dulu di sini mata saya segar melihat hijau semua. Sekarang setiap bulan ada saja lahan yang dijual, lalu muncul villa atau hotel,” keluhnya Made Sutama  sambil menunjuk ke arah bangunan beton yang berdiri di tepi sawah.

Sutama mengaku khawatir anak cucunya tidak lagi bisa menikmati hidup sebagai petani. “Kalau sawah makin habis, subak hilang, Bali ini mau makan apa? Kita bukan hanya kehilangan tanah, tapi juga kehilangan budaya,” ujarnya lirih.

Suara-suara seperti Sutama menjadi penanda, bahwa Bali kini berada di persimpangan jalan: memilih menjaga tanah dan tradisi, atau tenggelam dalam derasnya investasi yang kerap mengabaikan daya dukung lingkungan.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 01 Mei 2024

  • Kick Off Baligivation 2025 Resmi di Buka, Pemkot Denpasar Dukung Digitalisasi di Berbagai Lini

    Kick Off Baligivation 2025 Resmi di Buka, Pemkot Denpasar Dukung Digitalisasi di Berbagai Lini

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  30  April  2025 Kick Off Baligivation 2025 Resmi di Buka, Pemkot Denpasar Dukung Digitalisasi di Berbagai Lini     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Bali Digital Innovation Fest (Baligivation) 2025 bertempat  di Gedung Ksirarnawa Art Centre, Denpasar Rabu(30/4/2025). Acara ini dibuka dengan tema “Mewujudkan Bali pulau digital untuk meningkatkan inklusivitas” digelar […]

  • Jaya-Wibawa Resmi Dilantik, Lanjutkan Pembangunan Wujudkan Denpasar Maju

    Jaya-Wibawa Resmi Dilantik, Lanjutkan Pembangunan Wujudkan Denpasar Maju

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 20  Pebruari  2025  Jaya-Wibawa Resmi Dilantik, Lanjutkan Pembangunan Wujudkan Denpasar Maju   Pelantikan I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa sebagai Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Periode 2025-2030 yang dilaksanakan secara serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Walikota Denpasar, I […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 30 April 2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  28  April   2024 Renungan  Joger  

  • Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan

    Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Beijing, Minggu  22 Oktober 2023 Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan   China,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) menggandeng Tebian Electric Apparatus (TBEA) Co., Ltd, China untuk penjajakan kerja sama studi pengembangan bisnis manufaktur kelistrikan dalam rangka mendorong percepatan transisi energi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum […]

expand_less