Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Minggu  07  Desember  2025

UNESCO WARNING :  Made Urip Dukung Pansus TRAP Selamatkan Jatiluwih

 

Drs. I Made Urip, M.Si.Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP), memberikan tanggapan keras dan menegaskan perlunya langkah cepat sebelum Indonesia benar-benar kehilangan salah satu ikon dunia.

Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan “Jatiluwih”, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Kawasan yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (World Cultural Heritage/WBD) sejak 2012 itu tengah menghadapi tekanan serius akibat pembangunan pariwisata yang tidak terkendali. Alih fungsi lahan yang kian masif dikhawatirkan mengancam kelestarian sistem “subak” yang menjadi tulang punggung penetapan WBD tersebut.

Status WBD Bukan Sekadar Gelar, Ini Warisan Leluhur yang Tidak Boleh Rusak

Made Urip menegaskan, status WBD yang diperoleh melalui proses panjang merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat Bali. Jika status itu sampai dicabut oleh UNESCO akibat pelanggaran tata ruang, maka kerugian budaya, ekonomi, dan citra Bali akan sangat besar.

“Jika status WBD dicabut, kerugiannya tidak terhitung. Ini ikon dunia yang diwariskan leluhur, bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi untuk dijaga bersama,” ujarnya.

Iklan

Menurutnya, ajaran Hindu melalui konsep “Tri Hita Karana” menegaskan pentingnya keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. Jatiluwih sebagai kawasan pertanian berteras yang unik merupakan perwujudan nyata dari prinsip tersebut.

Alih Fungsi Lahan dan Pembangunan Komersial Diwaspadai

Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemprov Bali, Madyudut, juga menyoroti masifnya alih fungsi lahan dan pembangunan fasilitas komersial di Jatiluwih yang dinilai melampaui batas kewajaran.

Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi merusak struktur lanskap budaya subak yang menjadi dasar utama penetapan Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia.

“Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat mengancam predikat itu. Ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi soal keberlanjutan subak dan kelestarian alam,” tegasnya.

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Ekonomi Warga Terdongkrak

Sejak ditetapkan sebagai WBD oleh UNESCO, Jatiluwih memang mengalami lonjakan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Keindahan hamparan sawah berundak dan sistem irigasi tradisional subak menjadi daya tarik utama dunia.

Made Urip mengakui, pariwisata telah memberi dampak positif pada ekonomi warga.

“Wisatawan datang karena ingin melihat sawah, subak, dan kehidupan tradisi di Jatiluwih. Ini membawa berkah bagi masyarakat. Karena itu justru harus dijaga, bukan diubah menjadi kawasan beton,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan agar ekonomi tumbuh tanpa merusak lingkungan dan warisan leluhur.

“Jangan sampai Jatiluwih Menjadi Kebun Beton”

Politisi senior Bali itu mengingatkan bahwa pembangunan berlebihan justru dapat menghapus karakter utama Jatiluwih sebagai lanskap budaya pertanian.

“Tugas kita adalah menjaga agar tidak terjadi konversi lahan berlebihan. Jangan sampai Jatiluwih menjadi kebun beton. Kalau alam rusak, wisata pun ikut mati,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat, pemerintah, dan pelaku pariwisata harus bersatu menjaga kelestarian kawasan ini agar tetap menjadi kebanggaan dunia dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Harapan untuk Pemerintah dan Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Made Urip mengapresiasi langkah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan yang turun langsung menemukan pelanggaran di lapangan. Ia mendorong agar penertiban dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pembinaan kepada masyarakat.

“Saya sangat mendukung Pansus. Penertiban harus dilakukan tegas, karena menyelamatkan kawasan WBD berarti menyelamatkan masa depan Bali,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten meningkatkan pengawasan agar Jatiluwih tetap terjaga sesuai nilai-nilai budaya dan ketentuan UNESCO.

Kelestarian Jatiluwih adalah Tanggung Jawab Bersama

Sebagai warisan budaya dunia, Jatiluwih bukan hanya milik Tabanan atau masyarakat subak, melainkan aset budaya global yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Kelestarian Jatiluwih menentukan masa depan pertanian Bali dan citra Bali sebagai destinasi budaya dunia. Ini tanggung jawab kita semua,” tutup Made Urip.

Jatiluwih bukan sekadar sawah berundak. Ini adalah identitas Bali, warisan dunia, dan sumber hidup ribuan petani.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  08  Maret  2023 Selesaikan Konflik Pertanahan, Gubernur  Bali Koster  Terima  Penghargaan  Dari  Menteri ATR/ Kepala BPN Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto memberikan Piagam Penghargaan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster pada, Selasa (Anggara Paing, Medangkungan) 7 Maret 2023 di Jakarta. […]

  • Optimalisasi Percepat Penurunan Stunting, Gebyar Pelatihan Model Ginalatrik Sasar Masyarakat Desa Mengesta, Tabanan.

    Optimalisasi Percepat Penurunan Stunting, Gebyar Pelatihan Model Ginalatrik Sasar Masyarakat Desa Mengesta, Tabanan.

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  13   Mei 2025 Optimalisasi Percepat Penurunan Stunting, Gebyar Pelatihan Model Ginalatrik Sasar Masyarakat Desa Mengesta, Tabanan.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, menjadi tuan rumah Gebyar Pelatihan Model Ginalatrik dalam upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali yang digelar pada Selasa, (6/5/2025) lalu. Kegiatan yang dikemas lewat program One […]

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  September  2020   Intensitas Penyebaran Covid-19 di Denpasar Meningkat, Walikota Keluarkan SE, Sistem Kerja ASN Ikuti Zona Resiko Wilayah Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Intensitas penyebaran Covid-19 belakangan ini mengalami tren peningkatan di Kota Denpasar. Guna mendukung percepatan penangana dan pengendalian […]

  • Bersama I Gusti Bagus Saputera,  Melakoni Jiwa Kshatria

    Bersama I Gusti Bagus Saputera,  Melakoni Jiwa Kshatria

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  30  Juli  2022 Bersama I Gusti Bagus Saputera,  Melakoni Jiwa Kshatria   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Lahir pada tanggal 17 September 1930 dari keluarga Kshatria, I Gusti Bagus Saputera, Ketua Legiun Veteran RI Bali, tidak hanya berhenti sebatas keturunan saja. Pada Zaman Revoulusi bergabung dalam kesatuan kelaskaran Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia, Resimen Ngurah Rai, […]

  • Kembangkan Teknologi Katalis secara Mandiri, Pertamina Tingkatkan Produksi Produk Migas Bernilai Tinggi

    Kembangkan Teknologi Katalis secara Mandiri, Pertamina Tingkatkan Produksi Produk Migas Bernilai Tinggi

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Plaju,  Minggu  27 Februari 2022   Kembangkan Teknologi Katalis secara Mandiri, Pertamina Tingkatkan Produksi Produk Migas Bernilai Tinggi   (foto/ist)   Sumatra Selatan,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan inovasi untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan, salah satunya yaitu pengembangan teknologi untuk memproduksi katalis Fluid Catalytic Cracking (“FCC”). Saat ini, Fungsi Research Technology & Innovation […]

  • Komunitas Pecinta Sepeda Onthel Gowes Keliling Jabar, Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Bahaya Narkoba

    Komunitas Pecinta Sepeda Onthel Gowes Keliling Jabar, Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Bahaya Narkoba

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bandung,  Rabu  02  September  2020   Komunitas Pecinta Sepeda Onthel Gowes Keliling Jabar, Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Bahaya Narkoba   JAWA   BARAT, INDEX  – Sejak terjadinya pandemi wabah Virus Corona (Covid-19) melanda dunia, khususnya di lndonesia, menjadi perhatian serius pemerintah dalam menanganinya, semua intansi dilibatkan dalam pencegahan melalui himbauan hingga bantuan untuk menanggulangi penyebaran wabah […]

expand_less