Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

  • account_circle 080
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  19  Juli  2026

Golkar Mundur dari Pansus TRAP : Preseden buruk Tinggalkan Gelanggang Sebelum Pertempuran Berakhir

 

Bali, indonesiaexpose.co.id —  Polemik Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali semakin memanas. Instruksi Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), yang meminta seluruh anggota Fraksi Golkar di Pansus TRAP menghentikan keikutsertaan dalam inspeksi mendadak (sidak) maupun rapat dengar pendapat (RDP), menuai kritik tajam dari berbagai kalangan.

Sorotan keras datang dari dr. Sayoga, Ketua DPD Prajaniti Bali sekaligus Penasehat For Hati Bali. Ia menilai keputusan menarik anggota dari Pansus TRAP merupakan langkah yang tidak mencerminkan sikap kenegarawanan dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap partai politik maupun lembaga legislatif.

“Sangat disayangkan sikap tidak ksatria yang meninggalkan gelanggang sebelum pertempuran berakhir. Semestinya anggota pansus dan seluruh anggota dewan mendukung penuh kerja Pansus TRAP sampai tuntas,” tegas dr. Sayoga di Denpasar, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, intervensi terhadap kerja Pansus TRAP dapat dipersepsikan masyarakat sebagai tindakan yang sarat kepentingan.

“Intervensi semacam itu bisa dianggap sarat kepentingan. Ini menjadi preseden buruk dan dapat berimplikasi pada semakin melemahnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan anggota dewan,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat berhak mempertanyakan alasan di balik penarikan tersebut, terlebih Pansus TRAP sedang menangani berbagai dugaan pelanggaran tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang menjadi perhatian publik.

“Wajar masyarakat bertanya-tanya bahkan menaruh curiga. Sebagai ‘ Wakil Rakyat yang di Pilih Rakyat ‘ semestinya seluruh anggota dewan menunjukkan kekompakan dan tekad yang kuat untuk menyelamatkan serta membela kepentingan Bali, khususnya kawasan Pulau Serangan beserta seluruh aset dan kawasan sucinya,” tegasnya.

dr. Sayoga menegaskan dirinya tidak menolak investasi. Namun, menurutnya investasi harus berjalan sesuai hukum dan tidak boleh merusak Bali.

“Investasi tidak ada salahnya. Yang harus dilawan adalah perilaku serakah yang akhirnya merusak Bali. Jika dalam perjalanannya investasi terbukti merusak lingkungan, merugikan warga lokal, apalagi sampai menerjang pura dan membatasi akses krama untuk beribadah, maka investasi tersebut harus dihentikan,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar dilakukan dialog ulang dengan investor untuk memperjelas batas-batas aktivitas yang diperbolehkan dan yang dilarang sesuai ketentuan hukum dan kepentingan masyarakat Bali.

Lebih jauh, dr. Sayoga menilai keputusan menarik anggota dari Pansus TRAP merupakan langkah yang buruk, baik secara etika politik maupun dampaknya terhadap kehidupan demokrasi.

“Sikap penarikan semacam itu sangat buruk, baik dari sisi etika politik maupun dampaknya di masyarakat. Semua anggota Pansus TRAP dan seluruh anggota DPRD Bali semestinya mendukung penuh seluruh rekomendasi pansus. Mau investor besar atau kecil, kalau melakukan pelanggaran, aturan harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kebebasan menjalankan ibadah telah dijamin oleh konstitusi sehingga setiap bentuk pembatasan terhadap akses masyarakat ke tempat suci tidak boleh ditoleransi apabila terbukti melanggar hukum.

Menutup pernyataannya, dr. Sayoga menyampaikan pesan moral kepada para pejabat politik agar tetap memegang teguh amanat rakyat.

“Mereka yang berada di partai politik dan menjadi pejabat publik adalah kelompok ksatria. Tugasnya membela kepentingan rakyat, menjaga kesejahteraan masyarakat, serta memperjuangkan kebahagiaan bangsanya. Jangan sampai kehormatan itu turun karena lebih membela kepentingan pedagang atau pihak tertentu daripada kepentingan rakyat dan Bali,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut

    Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  April  2024. Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk telah memastikan kesiapan jaringannya guna melayani dan memudahkan arus mudik Lebaran tahun ini di semua lokasi yang akan dijangkau oleh Masyarakat, termasuk jalur transportasi darat dan […]

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu 23 Oktober 2022

  • Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  02  Juli 2022   Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran   (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Subsidi pada dasarnya ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk meringankan beban hidup mereka. Tapi faktanya berbeda dengan Subsidi BBM. Pertamina mengungkap 60 persen masyarakat yang menggunakan BBM subsidi adalah termasuk kalangan kaya. […]

  • Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024

    Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  02  Maret  2024  Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ada tendensi peningkatan inflasi di Provinsi Bali sebesar 2,98% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,75% (yoy) namun masih dalam rentang sasaran inflasi 2024 sebesar 2,5±1 %. Berdasarkan rilis BPS Provinsi […]

  • Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

    Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021   Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, […]

  • Pegadaian mengEMASkan Indonesia : Transformasi Digital Pegadaian Tak Sekadar Klik dan Simpan

    Pegadaian mengEMASkan Indonesia : Transformasi Digital Pegadaian Tak Sekadar Klik dan Simpan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 17 September 2025 Pegadaian mengEMASkan Indonesia : Transformasi Digital Pegadaian Tak Sekadar Klik dan Simpan   Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra, Arief Rinardi Sunardi.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tak lagi sekadar tempat gadai, Pegadaian kini hadir dalam genggaman tangan. Lewat transformasi digital, layanan keuangan berbasis emas semakin mudah diakses siapa saja—bahkan cukup […]

expand_less