Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Rekomendasi Pansus TRAP DPRD, Soal BTID Ditunggu Publik, For HATI Bali :  Ujian Kesabaran Krama Bali

Rekomendasi Pansus TRAP DPRD, Soal BTID Ditunggu Publik, For HATI Bali :  Ujian Kesabaran Krama Bali

  • account_circle 072
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  25  Juli  2026

Rekomendasi Pansus TRAP DPRD, Soal BTID Ditunggu Publik, For HATI Bali :  Ujian Kesabaran Krama Bali

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Desakan agar Pemerintah Provinsi Bali segera mengambil keputusan atas rekomendasi DPRD Bali terkait proyek di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BTID Pulau Serangan kembali menguat. Publik kini menanti langkah tegas Gubernur Bali dalam menindaklanjuti rekomendasi resmi DPRD Bali tertanggal 29 Juni 2026, yang lahir dari hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP).

Sorotan keras disampaikan mantan Anggota MPR RI Utusan Bali sekaligus Penasehat Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali), Jro Gede Sudibya. Ia mempertanyakan keberanian pengelola proyek membuka fasilitas usaha di tengah dugaan adanya pelanggaran hukum yang sebelumnya telah diungkap dalam temuan Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP).

“Mengapa berani membuka outlet, sementara pengelola proyek memiliki indikasi kuat melanggar hukum berdasarkan temuan Pansus TRAP DPRD Bali yang telah menjadi rekomendasi resmi DPRD kepada Gubernur Bali? Apakah investor ini kebal hukum dan mengabaikan protes masyarakat?” tegasnya.

Menurut Sudibya, kepercayaan publik terhadap komitmen pembangunan pariwisata berkelanjutan akan sulit terbangun apabila dugaan pelanggaran terhadap kawasan yang dilindungi tetap dibiarkan tanpa kepastian penegakan hukum.
Ia menilai proyek tersebut kini berada dalam kondisi yang disebut sebagai “anomali”, karena persoalan hukum dan sosial yang berlarut-larut belum memperoleh keputusan final dari pemerintah daerah.

Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Prov. Bali memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Ia meminta nilai-nilai Tri Hita Karana dan Sad Kerthi Loka Bali diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan sekadar menjadi slogan.

Selain itu, ia meminta pemerintah tidak terus menunda penyelesaian polemik Pulau Serangan yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.

“Sangat keliru bila mengabaikan kesabaran masyarakat Bali. Kepastian hukum harus ditegakkan agar tidak muncul persepsi bahwa ada perlakuan istimewa terhadap investor tertentu,” ujarnya.

Sudibya juga mengingatkan bahwa kepastian hukum merupakan salah satu faktor utama dalam menarik investasi berkualitas. Menurutnya, apabila terdapat dugaan pelanggaran yang tidak ditindak secara adil, maka akan muncul persepsi adanya perlakuan berbeda di antara para investor.

Ia mencontohkan sejumlah negara yang dinilai berhasil menarik investasi karena konsisten membangun birokrasi yang efisien, menekan praktik korupsi, dan memberikan kepastian hukum yang sama bagi seluruh pelaku usaha.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa masyarakat Bali memiliki tradisi panjang dalam menghormati hukum, termasuk melalui sistem awig-awig di desa adat yang telah dijalankan secara turun-temurun selama ratusan tahun.

Karena itu, ia berharap penyelesaian polemik proyek BTID dilakukan secara transparan, adil, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga kepercayaan masyarakat maupun dunia usaha terhadap Bali sebagai destinasi investasi dan pariwisata dapat tetap terjaga.

Tempat ibadah bukanlah sekadar tuntutan moral.Perlindungan itu merupakan kewajiban konstitusional negara, berbagai regulasi nasional secara tegas menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah.

Mulai dari Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Penataan Ruang, hingga berbagai aturan mengenai kawasan pesisir dan pengelolaan ruang.

Langkah Gubernur Bali terhadap pelaksanaan rekomendasi DPRD kini menjadi perhatian publik. Banyak pihak berharap keputusan yang diambil mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keseimbangan antara investasi, perlindungan lingkungan, serta penghormatan terhadap nilai budaya dan kearifan lokal Bali.

(080)

  • Penulis: 072
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 31 Agustus 2022  

  • Komisi III DPR  Minta Pemberhentian Siswa di SPN Polda Jabar Ditinjau Ulang

    Komisi III DPR  Minta Pemberhentian Siswa di SPN Polda Jabar Ditinjau Ulang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  06  Pebruari  2025 Komisi III DPR  Minta Pemberhentian Siswa di SPN Polda Jabar Ditinjau Ulang   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Anggota Komisi III DPR RI, Widya Pratiwi, menyampaikan keprihatinannya terkait kasus pemberhentian seorang siswa dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat, atas nama Valyano Boni Raphael. Ia turut merasakan kesedihan seorang Ibu yang […]

  • Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali

    Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 05 Januari 2022 Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali  

  • Krisis Tata Ruang : Pansus TRAP DPRD  Bali Bongkar 21 Pelanggar PERDA

    Krisis Tata Ruang : Pansus TRAP DPRD  Bali Bongkar 21 Pelanggar PERDA

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  10  Januari  2025 Krisis Tata Ruang : Pansus TRAP DPRD  Bali Bongkar 21 Pelanggar PERDA   Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali   BALI, indonesiaexpose.co.id   — Pulau Dewata berada di ambang krisis ruang hidup. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali membongkar […]

  • Peringkat Getting Electricity Meningkat Tajam

    Peringkat Getting Electricity Meningkat Tajam

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  15  November  2020   Peringkat Getting Electricity Meningkat Tajam   JAKARTA,  INDEX  – Sepanjang 75 tahun Indonesia telah merdeka, hampir selama itu pula PLN hadir menerangi Indonesia, terus berupaya menyediakan layanan listrik berkualitas demi memajukan bangsa. Upaya tersebut dibuktikan dengan terus meningkatnya peringkat Getting Electricity (kemudahan mendapatkan akses listrik) yang dikeluarkan oleh World […]

  • Inovasi dan Kolaborasi Era e-commerce JNE berdampak positip pada usaha Pabrik Kata kata Joger

    Inovasi dan Kolaborasi Era e-commerce JNE berdampak positip pada usaha Pabrik Kata kata Joger

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kuta, Senin 9 September 2019 Inovasi dan Kolaborasi Era e-commerce JNE berdampak positip pada usaha Pabrik Kata kata Joger   Mr.Joger diacara bersih-bersih Pantai Jerman menyambut Hutnya yang ke 68 th.di Kuta,Bali,Senin (9/9/2019).(Foto/indonesiaexpose.co.id/2019) BALI, INDEX – Inovasi dan strategi kolaborasi berkelanjutan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) di era digitalisasi dan e-commerce berperan penting atas […]

expand_less